[FF/Oneshot/ S/ In Front Of Your House]

6

-I’m in front of your house-

Dia meneleponku.

Malam itu.

Dan berkata,

“Aku di depan rumahmu.”

Aku menghentikan seluruh kegiatanku,

pun menghentikan napas dan detak jantungku.

“K-kau…”

“Jangan, jangan keluar dari rumah. Tetaplah di dalam. Jangan melihatku. Tetaplah bermain piano, aku ingin mendengar dentingan jemarimu dari bawah sini,” titahnya.

Aku menggigit bibir bawahku. Seperti biasa, dia selalu seenaknya sendiri.

Datang ke rumahku,

Mencuri dengar permainan pianoku

Dan memerintahku tak menyambutnya

“Mau apa kau kesini?” tanyaku.

“Besok aku mau pergi.”

“Ke mana?”

“Ke akademi militer.”

“Oke.”

Hening. Aku menahan napas. Jantungku meledekku dengan berkata, ‘bunuh saja aku jika masih menyuruhku berdebar-debar tak karuan begini, jalang!’

Aku tak peduli apa kata jantung. Persetan. Periblis.

“A-aku…” mataku melirik partitur di depanku yang tak tampak menarik lagi. “A-aku… apa harus aku ke bawah dan memberimu salam perpisahan?”

“Oh, tidak perlu…” dia terkekeh renyah. “Nanti ‘dia’ memergokimu.”

Pipiku merona mendengarnya menyebut kata ‘dia’.

Ugh, sial, dia tahu soal ‘dia’ rupanya.

“Mm… la…lalu… a-aku… ha-harus melakukan apa…?” aku tergagap-gagap bagai orang bodoh.

Dia terdengar bergumam sebentar. “Err, tetap bermain piano lah. Tidak kudengar lagi alunan piano. Kau berhenti memainkannya?”

“Ti-tidak!”

Ting!

Aku sengaja menekan salah satu tuts.

“A-ku… bermain piano nih.”

Dia tertawa. “Kau ini masih lucu seperti dulu, ya.”

“Lucuan mana dengan pemain Gag Concert?” aku berseloroh.

“Mm… lucuan mereka lah.” Dia menjawab terlalu jujur.

Aku ingin marah, tapi tidak bisa. Aku malah terkekeh salah tingkah.

“Aku pergi dulu, ya.”

“Iya, hati-hati…”

“Aku pergi dua tahun lho, masa cuma bilang ‘iya, hati-hati..’?”

Aku mengerucutkan bibir. “Ucapanku belum selesai.”

“Oh ya? Ada kelanjutannya?”

“Hati-hati ya di akademi, nanti senior-senior bisa menanyakanmu soal kita.”

“Buh! Sialan! Hahahaha.” Dia tertawa terbahak-bahak.

Aku juga tertawa. Dan jantungku berlompatan seperti trampolin.

“Oke, lumayanlah, kepergianku selama dua tahun diiringi dengan sebait nasehat darimu. Cukup setimpal.”

“Iya.”

Aku membayangkan dia tengah tersenyum saat ini.

“Aku juga ada nasehat untukmu,” katanya.

“Oh ya? Apa?”

“Jangan suruh ‘dia’ berfoto denganmu. Nanti kau upload pula ke twitter,” ujarnya dengan nada jenaka.

Aku ingin mengetoknya dengan godam saat ini juga.

“Iyaaaa…” aku memutar bola mata. “Siap! Tak akan ada lagi foto-foto. Nanti langsung rekaman video saja.”

Dia tertawa terbahak-bahak mendengar jawabanku. Kemudian dia menarik napas dalam-dalam.

“Aku pergi…” bisiknya.

Aku tersenyum. “Ya…”

“Pergi untuk semakin jauh darimu.”

Aku tersenyum lagi. “Ya…”

Aku berkomat-kamit dalam hati. Menyuruh seluruh kegugupanku sirna.

Dia akan pergi, wahai hatiku.

Dia akan pergi, duhai jantungku.

Jadi hidup damailah kalian. Jangan berdebar-debar lagi.

“Selamat tinggal…”

Kudengar suara mesin mobil menyala dari arah bawah. Tapi aku tak punya kuasa untuk beranjak dan mengintip keberadaannya. Aku tahu, aku tak boleh melakukan itu lagi atau akan berakhir dengan masalah besar.

“Selamat tinggal…” bisikku lembut. Mataku mulai berkaca-kaca, namun aku tahu aku bisa mengatasi rasa sedih ini. Aku dan dirinya sudah berpisah sebelum ini, jadi kata ‘selamat tinggal’ sudah pernah disebutkan pula jauh sebelum ini. Tak perlulah aku bersedih hati lagi. Aku tahu, aku pasti terbiasa.

“Akan kukirimkan fotoku nanti, kau bisa edit wajahmu di sampingku…” celetuknya lagi.

Aku mendelik. Dan kali ini memencet tuts-tuts pianoku dengan gemas. “Enough, kita tidak akan berfoto berdua lagi, Lee Hyuk Jae!”

Dan dia… Lee Hyuk Jae, mantanku itu, tertawa-tawa dengan amat sangat puas.

Aku hanya bisa mencelos, geleng-geleng kepala.

Seperti biasa, Lee Hyuk Jae memang selalu seenaknya sendiri.

Datang ke rumahku,

Mencuri dengar permainan pianoku

Memerintahku tak menyambutnya

Setelah itu pergi, dengan membawa hatiku

Bersamanya

Dan pura-pura tidak tahu pula

Mantanku, Lee Hyuk Jae… kau memang sialan

Tahu?

.

.

.

.

.

END

.

.

.

3

2

1

.

.

Hai, sebenernya pengin bikin ff ini udah lama bgt, tepatnya sejak keluar rumor kalo eunhyuk bakal ditanya2in soal IU pas wamil nanti xD disusul dgn kabar terungkapnya kabar dating IU yang ulalala ituuu xD selang beberapa hari sebelum eunhyuk brgkt wamil lagi HAHAHA . asyik bgt nih kisah dua orang ini. udah kayak drama aja xD

Aku mah biasa aja si eneng IU mau sama siapa aja. Mau sama Jang Ki Ha atau Hyuk Jae, mah aku ttp bakal delusional soal mereka berdua. peduli amat xD

cm pas ada kabar pelepasan militer nya eunhyuk, kepikir juga kalo cerita ff ini coba aja beneran kejadian

percakapan antara eunhyuk dan iu… yang ngebahas soal kepergian eunhyuk

dan nasehat dari eunhyuk kalo IU nggak boleh “foto foto” sama si dia… si cowok barunya ntuhhh xD

yang nggak suka sama cerita ini nyok fanwar~ xD

20 thoughts on “[FF/Oneshot/ S/ In Front Of Your House]

  1. Komenku belum beres udah kepencet dluan… Kekeke

    Ini berarti iu eunhyuk di sophiemorore resmi berakhir kah? *ditabok
    Perpisahanna nyaho banget sophie… Keke

  2. mbak sophie!!! tau gak sih, aku ikut berdebar-debar,ikut ketawa-ketiwi, ikut berkaca-kaca pas baca ini ><
    diawal gk tertulis nama Hyuk Jae jadi pas baca namanya diakhir tiba-tiba jadi baper :"""""""""v
    nice fic lah pokokya (y)

  3. Nyok war (ga pake fan).. gw mah ga peduli ama iu mo ngapa-ngapain..
    Daan.. Eunhyuk ga sebaik inilaah… dateng-dateng pamit ke pacar orang.. yang ada pamitlah ama gw.. titip segala atm dan kartu kredit.. hahaha.. makasih sayang..
    Aah, mana di atas ga ada muka Eunhyuk sama sekali pula.. padahal sosok dia dengan rambut cepak cakep banget.. trus yang pake seragam dan ban platoon leader juga cakep banget..
    Nahkan.. biarin deh yang punya blog ngambek.. gw mah ga komen suka ceriwis doang.. hehe..

  4. I WAITED FOR THIS! Tapii sedih bangettt, mereka pisah ya ampunnn, i ship this cute couple IU-Hyuk so much and aku bingung sendiri ngeliat kedua fans fanwar gitu, karena aku ini ELF dan i love IU Tapi yaudah bodo amat biarin aja aku tetap berdelusi tentang ini dua orang, and i lovee itt so much kak sophiee, thankyouuuu buat ff sederhana namun penuh feel inii

  5. maafkan aku kak yg gak bisa masuk dlm cerita ini karna iu bener2 bukan tipe idealku yg ku restui sebagai yayanh eunhyuk. tapiiiii aku tetep sangat suka sama isi cerita dan kata katanya. fresh banget😀 tetep berkarya yaaaa

  6. Huuuaaa… Kadian kunyuk akuuu…. Aku baca noohhh… Si iu dating sama jang ki ha,eh ujung2nya di kait2in lagi sama hyuk jae… Aaahh… Sudah laaahhh… Aku nggak mikirin lagi, agak cemburu aku baca ini, aku yg pacarnya aja nggak didatengin sebelum wamil, masak mantan di datengin 😂😂😂
    Aku kangen sama kunyuuk.. Apa lagi pas liat foto dia di celebriti magazine.. 😭😭😭😭😭

Just talking...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s