Diary Yesung Takes 2: Handyman Porridge Up Hajj

Author     : Sophie Maya

Title : Diary Yesung, takes 2: Handyman Porridge Up Hajj

Cast : Sebagian member Super Junior, terutama Yesung yang baru balik wamil tapi malah NYAMPAH update instagram.

Support Cast: binatang peliharaan super junior dan beberapa idol lain yang bayarannya kali ini sedikit diatas UMR.

Genre : comedy/?

Rated : PG-15

Type : straight

Summary  : Judulnya, ide dari Dong Hae, soalnya dia sekarang lagi berbakat banget jadi penulis lagu. Dan, kupikir dia juga bakat nulis judul fanfiction…—uhuk, dalam bahasa inggris (-_-)

yeye2e

Disclaimer : Super Junior isnt MINE. But this story is MINE. Lee Soo Man is mine, and SMEnt already be MINE!!! Hahahaha *ditabok readers*

Note       : this is far far far away from GOOD EYD.

 

Before take part 1:

“Serius, mau bikin Diary Yesung lagi?”

Yang bicara barusan namanya Dong Hae, Lee Dong Hae. Akhir-akhir ini dia lagi sering nongol di blog cewekcantik.3gp.

Nggak, nggak, bukan… aduh, salah ketik, maaf… Dong Hae bukan bibit cabe yang begitu.

Dong Hae itu lagi laris nongol di televisi, comeback-nya D&E, dia sering nyanyi di acara Mamah Dedeh, dan ikut pengajian di gelanggang masjid kampung.

Dong Hae, ini… temenku, sahabatku, tapi nggak sahabat-sahabat amat, kadang kita suka berantem rebutan colokan charger, kadang kita suka main praktek Smack Down pas nonton kartun Pororo; tapi habis itu kita baikan lagi, makan es krim bareng hasil nyolong supermarket depan gang. Terus kalau ketahuan sama pemiliknya, aku selalu ikhlas nunjuk Dong Hae sebagai pelaku utama sementara aku hanya korban polos tanpa baju, eh, tanpa dosa.

Kita sahabat akrab banget, pokoknya. Eh, tapi nggak akrab-akrab amat juga.

Pokoknya, kita sahabat aja. Tapi nggak sahabat-sahabat amat juga.

(-_-)

“Yesung…” Dong Hae menowel-nowel lenganku sambil menggembungkan pipi. “Bener mau bikin Diary Yesung lagi?”

“Ho-oh.”

Mata kelereng Dong Hae berbinar. “Kok bisa?”

“Disuruh Bebep,” jelasku.

“Tumben Bebep…”

“Kalau kamu, manggilnya harus Sophie Maya! Kagak perlu ikut-ikutan panggil ‘Bebep’!” hardikku kesal.

Dong Hae nyengir.

“Iya… maaf. Maksudku, tumben Sophie Maya mau bikin sekuel-sekuel apalagi Diary Yesung. Kan, pemeran utamanya, kamu. Enek banget pasti. Emang, ratingnya bagus?”

Aku melirik sadis Dong Hae. “Kamu ragu sama kemampuan dan kelihaianku?!”

Dong Hae nyengir penuh rasa bersalah. “Maaf, deh.. emang apa kemampuan dan kelihaianmu?”

Aku mikir bentar. “Main bekel.”

“Wah, keren!” seru Dong Hae, polos, bego, dan penuh terhura-haru. “Kalau gitu, aku dukung bikin Diary Yesung, deh!”

Aku senyum-senyum

“Terus, sekarang, kenapa kamu manggil aku mojok di toilet ini?”

Ucapan Dong Hae bikin aku lirik kanan lirik kiri, dan tepok jidat. Iya, aku lupa! Tadi memang aku sengaja nyari tempat rahasia untuk membicarakan misi penting demi menyelamatkan persediaan air di Papua pakai Aqua (-_-).

Jadi, kita lagi di dalam toilet; kubikel pojok belakang; yang pintunya warna putih; yang dindingnya penuh coretan ‘Taeyon Love Baekyun’, ‘Muhidin Minta Maaf’, dan ‘Sulam Kapan Hidup Lagi?’; yang closetnya duduk; yang tissuenya habis. Yang… mendadak, aku jadi pengin buang hajat.

“Dong Hae… perut… perut… perutku…”

“Kenapa? Kenapa? Kenapa? Kamu hamil ya?!” Dong Hae spontan panik. “Balik-balik dari wamil udah hamil?! Ternyata… pantas aku ngerasa familiar dengan kata-kata ‘wamil’! Itu sinonim dari kata ‘hamil’!”

Aku megang tutup kloset, sembari kepalaku geleng-geleng keras. “Ng… gak… bu…kan…”

“Siapa yang menghamili kamu!!!” lolong Dong Hae frustasi.

PLETAK

“Eh, aya aya wae! Teu! Mana mungkin saya hamil, atuh!” hardikku kesal.

Dan, inilah makanya aku nggak pernah mau bilang Dong Hae itu sahabatku. Dia suka geser otaknya, mungkin dulu waktu masih jadi ikan duyung, pernah jatuh dari sepeda terus keantuk batu kepalanya. Nggak diobatin sama orang tuanya, dibiarin gitu aja. Kasian, hidup di dunia perikanan memang kejam. Sekarang, Dong Hae tumbuh jadi pemuda yang suka telat-telat dikit kalau mikir.

Makanya, sekali lagi aku bilang… kita sahabat sih, tapi nggak sahabat-sahabat amat.

Jujur, aku agak malu sahabatan sama Dong Hae. Kalau dia sih bangga banget punya sahabat kayak aku; aku baik, pintar, tampan, mempesona, dan menggairahkan katanya. Aduh, baru sadar, pujian Dong Hae rada mengarah ke yaoi (-_-)

“Aduh, terus kamu kenapa?” Dong Hae gosok-gosok kepalanya yang sakit.

“Keluar bentar sana! Mau buang hajat nih!” teriakku.

Pintu kubikel kubuka paksa, seiring dengan tubuh Dong Hae yang serta merta aku dorong keluar. Terus, buru-buru kututup pintu kubikel.

Oke, saatnya buang hajat. Daddy is comiinggg~~~

“Sung…”

“Apa sih?!”

“Mau nanya, tadi kenapa ngajak aku ketemuan di toilet? Kenapa nggak di gereja atau namsan tower?”

“Buseeet… lo kata kita mau mengikat janji setia?!”

Dong Hae ketawa-ketiwi polos. “Maksudnya, ada apa ngajak ngobrol sok rahasia begini? Terus pake bawa-bawa Diary Yesung segala?”

“Begini…” aku duduk di atas kloset. “Kamu kan yang nyiptain lagu Growing Pains sama Mother, kan? Itu lagu kece banget.”

“Ho-oh.”

“Nah, aku rasa kamu punya bakat buat bikin sesuatu tampak dramastir!”

“Ho…. oh?”

“Gimana kalau kamu aku kasih tugas bikinin judul-judul sub Diary Yesung?”

“Hah?” ada jeda sejenak. “Boleh deh.”

Aku tersenyum lebar. “Nah, ada ide buat judul sub yang pertama?”

“Aku harus kasih sekarang?” Dong Hae terdengar terkejut.

“Iya lah! Sekarang…”

“Di sini?”

“Iya.”

“Di toilet?”

“Iya!!” ya oloh, besok aku mau ke laut, aku mau balas dendam pada bebatuan karang yang sudah membentur kepala Dong Hae!

“Handyman Porridge Up Hajj!” teriak Dong Hae.

Kedua alisku sontak berkerut. “A-apa?” itu tadi Dong Hae ngomong apa? Bahasa apa itu? Bahasa India ya? Sejenis Jodha Akbar? Chory Chory Chupke Chupke?

“Tukang Bubur Naik Haji, Sung.” Dong Hae berkata lagi, seolah menjawab kebingunganku. Meski, sebenarnya nggak menjawab-jawab amat. Ampun, maksudku, apa sih hubungannya Diary Yesung sama Tukang Bubur Naik Haji? Dia nyuruh aku mukul mangkok terus keliling komplek sambil teriak, “bubur… bubur… bubur ayamnya, Bu… Pak… buat umroh anak istri…”?

Oh-My-Yesung.

“Kenapa tukang bubur?” tanyaku.

“Jadi, Sung… sub-sub judul diary kamu dibuat persis kayak judul sinetron. Sinetron kan episodenya ratusan, ratingnya tinggi, dan penggemar alaynya buanyak banget. Sekalian jadi kode ke Sophie Maya biar bikin air time Diary Yesung yang agak panjangan.”

Aku mikir keras. Sumpah, itu ide Dong Hae cemerlang banget. Ya ampun, itu anak belajar alay di mana sih? Di Dahsyat, ya? Aku merinding banget sama penjelasannya soal rating, episode, dan penggemar. Dengan begini, aku yakin aku bisa merebut tampu kekuasaan Panembahan Senopati!

“Oke, deh.” Aku langsung setuju dengan cetusan luar biasa sahabat-tapi-bukan-sahabat-sahabatku-amat itu. “Itu tadi Handy… apa itu? Bahasa India-nya Tukang Bubur Naik Haji?”

“Bukan, itu Bahasa Inggrisnya.”

“Inggris?” Aku mengerjapkan mata tampanku. “Kok aneh?” aku jadi curiga, Dong Hae kan… Bahasa Inggrisnya kan…

“Percaya sama aku, katamu, aku berbakat? Ini judul yang dramastis, Sung. Ikutin aja apa kataku.” Perkataan Dong Hae memutus semua pikiran-pikiran raguku. Dan akhirnya, karena aku risih lama-lama buang hajat sambil cuap-cuap sama duyung satu ini, aku angguk-angguk setuju dan buru-buru menyuruh Dong Hae keluar toilet.

“Oke, aku tunggu kamu diluar terus habis itu kita dinner, ya!” seru Dong Hae.

“Ugh, oke,” jawabku malas.

“Aku udah siapin tempat romantis buat kita berdua.”

“Ugh, oke.” Dan seolah tersadar, aku langsung tersedak. “Woy! ANJIR! GUE NGGAK MAU DINNER ROMANTIS BARENG LO, DUYUNG!!!!”

.

.

.

.

.

.

.

 

Diary Yesung, takes 2: Handyman Porridge Up Hajj

trans: [Handyman: tukang; Porridge: bubur; Up: naik; Hajj: Haji]

 

Hari ini langitnya gelap, tapi nggak gelap-gelap amat. Kayaknya malam udah tiba, aku lihat ada matahari di lagi berantem sama burung-burung parkit di atas sana. Samar-samar ada suara ayam berkokok dan suara kucing cekikikan. Ada bintang-bintang juga, dan gelap sekali. Cuma, masalahnya, begitu aku bilang ke Bebep kalau malam ini kelihatan super romantis, Bebep malah ngetok kepalaku pakai beton!

“Ini masih siang, Yesung…!” teriak Bebepku, Sophie, bete.

“Siang?” aku celingak-celinguk. Perasaan gelap…

“Makanya buka kacamatanya! Kebiasaan promo Y Style di mana-mana sih, masa pas jalan bareng aku juga pake kacamata! Gak asik banget!” Sophie marah-marah.

Aku terkekeh, cengar-cengir, lalu lepas kacamataku dengan gaya sok cool. Yah, kalau depan tunangan, harus bersikap jadi makhluk paling ganteng lah paling nggak.

“Aduh, kamu jelek banget kalau buka kacamata. Ya udah, ya udah, pasang lagi kacamatanya!”

Teriakan Sophie langsung bikin aku cemberut.

Ini tunangan satu… ergh.

Akhirnya, aku pasang lagi kacamataku. Y Style loh. Keren dan gaya anak muda banget. Mau beli? Coba cari ke website kami langsung, kami melayangi pesanan antar negeri. Kepuasan anda adalah apresiasi tak terhingga bagi kami…~

“Yesung! Jangan senyum-senyum sendiri! Ngeri liatnya! Aku yakin kamu lagi monolog sok-sok promosi Y Style ke pembaca diary ini, kan?!” Sophie menjitak kepalaku gemas.

Aku cengar-cengir lagi. Aduh, Bebep Sophie memang cenayang banget, tahu aja lagi promosi terselubung.

“Beb, kita mau kemana sih? Kok gedung SM Ent lagi? Katanya mau refreshing biar nggak stres.” Aku mengekor langkah Sophie yang masuk ke dalam gedung. Sophie sibuk mengutak-atik I-Pad-nya, wajahnya serius.

Tadi katanya mau jalan-jalan supaya nggak stres gara-gara kerjaan, tapi kayaknya ini Bebep malah sibuk kerja terus deh.

“Aku sebenernya ada proyek, Sung…”

“Proyek apa?”

“Bikin film dokumenter agensi SM Ent.”

“Oh, sejenis I Am?” aku ingat kami pernah bikin film semacam itu, tetapi saat itu bukan Sophie sutradaranya, makanya hasilnya bagus banget. (-_-)

“Iya, judulnya ‘Ayam’.”

“Hah? ‘Ayam’, Beb?” aku tersedak.

Sophie masih terus lihat ke arah I-Pad. “Iya. ‘Ayam’.”

“Pronoun-nya sama kayak ‘I Am’, Beb.”

“Iya, sama. Tapi ini tokoh utamanya Onew sama Kai. Makanya ‘Ayam’.”

“Loh kalau Onew sama Kai, seharusnya ‘Ayam Kintamani’, Beb,” sahutku.

“Kenapa?”

“Kan warnanya kayak Kai, item, hehehe.”

Sophie ikut tertawa mendengar leluconku.

Lalu kami berjalan masuk ke lift menuju ke lantai lima, Sophie bilang EXO lagi latihan di lantai lima. Dia harus bicara dulu sama Kai, setelah itu baru Onew, habis itu… blah blah blah… Sophie kalau udah bicara soal kerjaan nggak bisa distop, mulutnya meleber kayak ember bocor. Aku cuma angguk-angguk, geleng-geleng, angguk-angguk lagi, geleng-geleng lagi menanggapi celotehannya.

Di lift, hanya ada aku, Sophie, dan seorang pria lain yang berpakaian aneh. Jubah hitam panjang dengan tudung yang menutupi wajahnya. Awalnya tak terlalu kupedulikan, karena banyak sekali artis SM Ent yang suka pakai kostum aneh-aneh saat datang ke gedung agensi.

Tapi kemudian, pria itu bergerak maju dan menyerobot masuk di tengah-tengah aku dan Sophie. Aku sontak kaget dan Sophie juga ikut kaget.

“Siapa sih?” tanya Sophie sambil memicingkan mata, melihat ke balik tudung yang sukses menyembunyikan wajah sang empu. “Trainee, ya?” tanyanya merasa tak kenal pria itu.

“Yesung-ssi…” tahu-tahu pria itu bicara!

Suaranya terdengar penuh aura mistis. Serak-serak becek, dan dalam sekali. Kayaknya suaranya cocok untuk intro lagu baru di album Super Junior nanti. Nanti kasih tahu Babeh Sooman, ah…

Tahukah Yesung-ssi bahwa tidak semua member di Super Junior adalah Manusia?” ujar pria itu lagi.

Aku terdiam. I-itu kan, itu tagline diary-ku yang amat terkenal! Jangan-jangan ini orang fans beratku?

“Kamu…? Siapa…? Kamu ngoleksi Diary Yesung yang dulu, ya?” kataku dengan mata berkaca-kaca. Aku mendadak terharu ada orang yang masih inget tagline itu, kan sudah lama sekali.

“Bukan, aku bukan ngoleksi Diary Yesung. Aku hanya ngoleksi perangko dari berbagai negara…”

“Oh, filateli…” sambung Sophie. “Eh, kantor Pos Indonesia baru ngeluarin set perangko terbaru, udah koleksi?”

“Hah? Masa? Saya baru tahu! Kamu tahu dari mana?”

“Dari temenku, dia anak direktur Pos. Urang Bandung gitu. Mau aku kenalin?”

“Boleh, boleh, boleh… minta nomor hapenya deh…”

Lho, lho, lho, kok ini malah jadi bahas perangko? Apasih apadeh!

“Woy… woy.. woy…” aku nyolek-nyolek bahu si pria mistis. “Maaf ya, Akang kasep… tapi teh menurut skenario, Akang mah seharusnya nakut-nakutin saya sama tunangan saya, disini Akang perannya sebagai dukun dari kampung pelosok Cililitan, bukannya jadi tukang ngoleksi perangko!”

Si pria mistis itu terdiam. Sophie juga terdiam.

Dan keduanya kompak tepok jidat sambil bilang, “Oh, ya… lupa!”

Tuh, kan… dasar… suka melenceng deh dari naskah. Pantas Diary Yesung nggak pernah beres (-_-)

“Jadi saya ini… tadi siapa?” tanya pria mistis itu.

Aku mengembuskan napas. “Dukun dari Cililitan.”

“Oh, saya disuruh ngapain?” tanyanya lagi.

Ini pria mistis satu kayaknya IQ-nya sedikit tepar.

Aku buang napas lagi. “Nakut-nakutin aku sama tunanganku.”

“Oh, oke.” Pria mistis itu menatapku dan Sophie bergantian. “Saya akan menakut-nakutin kalian…” dia merentangkan dua tangan tinggi-tinggi, lalu kesepuluh jarinya bergerak-gerak aneh, disusul dengan suara cempreng berkekuatan empat oktaf yang melengking absurd. “Holololololololohoooo….~”

Gubrak!

Ini pria satu, dia nakut-nakutin apa lagi baca mantra hujan? (-_-)

“Aaaa… aku takut, aku takut, aku takut~” Sophie berakting selayaknya orang ketakutan, yang padahal, kalau menurutku, maap maap nih ya Beb, akting kamu jueleeeekk pisan.

Itu kamu lagi akting atau kebelet pipis sih?! (-_-)

Ekspresi ketakutan kok kayak ekspresi girlband piyik-piyik baru debut akting di depan kamera?!

Yo oloh… ini kenapa pemeran Diary Yesung nggak ada yang bener? (;;___;;)

Dosa apa Yesung pas kuliah yo oloh? Perasaan IPK tinggi, nggak pernah TA, anak kesayangan dosen pula… yo oloh…

“Terus habis nakutin, saya disuruh ngapain lagi, Kang Yesung?” tanya si pria mistis padaku.

Aku mengerang.“AAA! Meneketoge! Makanya baca naskah! Aaah, pusing pala barbie!”

Dan tetiba, ada naskah jatuh dari langit-langit lift. Bruk! Gitu aja

*baca naskahnya!!!*

Ada suara wanita menggema di lift, yang kalau didenger-denger, itu suaranya Sophie. Lho, lho, padahal kan Sophie lagi di samping aku?

Aku menoleh cepat ke arah Sophie. Dan, tunanganku itu justru tersenyum watados.

“Aku udah memprediksi ini bakal kejadian. Pasti pada lupa baca naskah. Makanya, dengan bantuan Jo Min Ja dari drama Healer dan sarung ajaibnya Entong, aku menghack Diary ini agar bisa menyelamatkan jalan ceritanya kalau udah mulai nggak bener.”

Mataku memandangi Sophie penuh binar takjub. Yo oloh, makasih yo oloh, ternyata tunanganku, meski aktingnya nista gila, dia tetap si author yang pintar dan banyak akal. Banyak iman dan berbudi luhur pula; nilai kewarganegaraannya pas SD sembilan, dan dia hapal semua sila pancasila— Sophie Bebep rekues aku nulis kalimat begini, biar katanya naikin rating Diary Yesung, jadi kalimat ini murni ditulis dibawah ancaman tunanganku sendiri (-_-)

Dan… mari kita balik lagi ke cerita, itu si pria mistis kayaknya juga udah selesai ngapalin naskah.

Ready… action…!

Dia mulai berkata dengan nada serius.

“Yesung-ssi…”

Aura kegelapan menyelimuti lift.

“Nggih…” entah kenapa, kalau cemas, aku jadi nyeplos Bahasa Jawa.

Kamu tahu bahwa tidak semua member di Super Junior adalah Manusia?

“Inggih, kula ngertos…(Iya, saya tahu)” jawabku.

“Kalau begitu, kamu… tahu… kamu makhluk apa?”

Aku mengangkat wajahku dan menatap pria mistis itu. Kami saling bertatapan.

“Aku tidak tahu kalau yang itu…” jawabku ragu.

“Yesung, bukannya dia manusia?” Sophie bergerak maju selangkah.

Pria mistis itu malah tertawa. “Dari mana kamu bisa begitu yakin, wahai…. ‘gadis cantik jelita jelmaan Jeon Ji Hyun titisan bidadari Surga Firdaus dengan kadar kecantikan seratus persen tanpa karat’?”

Aku spontan lirik Sophie.

Sophie cengar-cengir.

“Beb, yang bikin naskahnya… kamu ya?” bisikku dengan mata disipit-sipitkan.

“He eh,” Sophie nahan cekikikan.

“Niat banget sih narsisnya. Pake nyuruh orang muji kamu… apa itu… ‘kadar kecantikan tanpa karat’?” aku berdecak sebal.

“Semua orang!” teriak pria mistis itu menyetop acara gosip ria aku dan Sophie. “SEMUA ORANG BERPIKIR BEGITU!! TAPI APAKAH BENAR YESUNG ADALAH MANUSIA??”

Dhuar… dhuar… dhuar…

Ya ampun! Ada petir! Di dalam lift! Ini yang nge-hack Diary Yesung keren banget sih! (-_-)

“Memang …Yesung itu bukan manusia?” timpal Sophie menatapku dengan raut tak percaya. “Dia bilang…”

“Dia tidak pernah bilang apa-apa kan?” sambar pria mistis itu cepat.

Sophie tercekat. “Ya…” lalu Sophie menunjukku dengan bingung. “Jadi, kamu siapa, Sung?”

“A-aku?” aku nunjuk diriku sendiri. “A-aku…”

Jujur, ada yang belum kuceritain ke siapapun soal ini. Dan akan kuceritakan ke kamu-kamu sekarang juga. rahasia terbesar seorang Yesung Kim pemilik Y Style; yang mau pesan bisa langsung ke web kami, melayani shipping antar negara~ *plak, promosi mulu nih anak -_-

Rahasiaku adalah…

Adalah…

Meski sebagian besar aku yang menyimpan rahasia tentang makhluk-makhluk asli yang bersemayam dalam grup Super Junior, aku justru tidak tahu siapa aku sebenarnya. Anak siapakah aku, berapakah jumlah sel darah dalam tubuhku, dan kapan pertama kali aku makan tanah pas main di taman komplek.

Nggak tahu, aku nggak tahu.

dulu, seingatku, orang tuaku, yang tak begitu kuketahui wajahnya, adalah jurnalis radio yang kalau mau mengudara kudu membajak radar-radar radio lokal, mereka sibuk memberitakan kejelekan pemerintah, sampai akhirnya mereka satu-persatu diteror oleh sekumpulan orang antah berantah.

Oke, salah, itu bukan masa laluku, itu masa lalu Oh Ji An di drama Healer.

Oh, seingatku, ayahku pernah diberitakan menjadi pelaku kebakaran di gedung tua. Ibuku depresi dan meninggal sementara kakakku menghilang entah kemana. Setelah bertahun-tahun, kutahu bahwa itu semua akibat permainan para jurnalis…

Oke, ketahuan ya? Hahaha, itu masa lalunya Cho Dal Po di drama Pinocchio.

Oke, kalau begitu mungkin yang ini: seingatku, saat aku masih kecil, ibuku pergi dari rumah untuk menikah dengan pria lain, dan ketika aku sudah besar, aku diajak ke rumahnya sebagai keponakannya. Oh, kayaknya nama ibuku itu Bude Rahayu. Dan aku… bentar, kok aku jadi gadis berkepang dua, medok Jogja, jago nari? Punya sepupu namanya Naomi?

Oke, itu sinopsis Diam-Diam Suka. Maap ya, suka ketuker-tuker eike (sibak poni). Hahaha

*tabok Yesung yuk, sebel ambo -_-

Yaelah maap thor, maap Beb, kali ini aku serius deh.

Aku… memang nggak tahu apa-apa tentang masa laluku waktu kecil.

Jadi sok atuh, mendingan kita kembali ke cerita…

“Bagaimana kalau misalnya kamu bukan manusia?” kata si pria mistis.

Mata Sophie membulat mendengarnya.“Masa?! Yesung? Bukan manusia?” cicitnya.

Si pria mistis bukannya menjawab, malah tertawa besar-besar.

“Dia… apa dia …” Sophie menelan ludah berkali-kali. Wajahnya berubah panik. Dan aktingnya mendadak bagus. Aku ampe melongo.

“Ayo, ayo, apa…?” si pria mistis mencoba memancing Sophie.

“Dia… dia… apa dia perempuan?”

“Tidak!”

“Laki-laki?”

“Ya, benar!”

“Masih muda?”

“Bisa jadi, bisa jadi!”

Betewe, ini kenapa mendadak jadi eat bulaga? (-_-)

“Sung, bantuin dong!” Sophie menyenggol lenganku terlampau semangat. “Hadiahnya lumayan, voucher Indomaret!”

“Apaan sih—apa? Indomaret?! Mau! Mau!” aku mendadak ikutan serius menebak siapa diriku (-_-). “Aku… superman?”

“Tidak!” kata si pria mistis.

“Absurd?” tebakku lagi.

“Bisa jadi, bisa jadi!”

“Kaya raya?” tanya Sophie.

“Bisa jadi, bisa jadi!” jawab si pria mistis.

Aku mengeringai.“Tampan sekaleee?”

“Tidaaak!”

“SIALAN!”

“HAHAHAHA!”

.

.

.

.

.

.

Jadi aku siapa? Aku siapa? Aku anak siapa? Anak haji lulung? Haji muhidin? Almarhum babeh sulam? Aku manusia atau bukan? Aku janda atau duda? Lalalala, Saksikan Diary Yesung next part, jangan ditunggu, nanti kamu-kamu bilang aku tukang tebar harapan update palsu.

 

Gua Batu, Bandung, Korea Selatan.

9 Mei 2015

 

 .

.

.

.

.

.

.

to be continued

Haloo oke Sophie balik lagi dengan tunangan yang udah balik juga dari wamil

seneng deh si tunangan nyempetin ke jakarta, buat persiapan nikahan kita ntaraaan . rencananya sih mau bulan madunya di pulau seribu~~ *sekate kate lu dah soph* rencananya juga mau ngadain pesta rakyat di monas. makanya jangan pada heran nape si yesung kemaren kayak anak ilang di monas. dia mah gitu orangnya, saking cintanya sama gue, dibela2in ngiterin monas demi ngukur luas lapangannya muat kagak buat para rakyat yang mau datang ke nikahan kita ntarrr xD

sudah ah gue malas ngebacot, bacotan gue mahal. bye bye bye~ sempetin beli Y Style ya, tapi kalo duit lo pada ga cukup, beli bajakan aja kagak nape2. udah kagak usah sok2 malu, yang biasanya juga cuma donlot bajakan di youtube ini *kabur sebelum dicium yesung gegara banyak bacot di diary diaaaa~

34 thoughts on “Diary Yesung Takes 2: Handyman Porridge Up Hajj

  1. Apa ini ???
    Aduh .. kenapa Yesung yang kece jdi begini . Dan siapa kah cowok berjubah tukang ngumpulin perangko dari berbagai negara itu ??
    Apakah dia Do min jun ? Atau Kim tan ? Atau bahkan KIM ryewook ?? ..masih misteri .. ya udah deh di tunggu lanjutan nya ^^ ..bow

  2. hahahaha kamu bisa banget lah ya soph bikin kaya ginian xD
    habis liat kelakuan yesung di jakarta kemaren, rasanya liat yesung jadi tambah pengen ngakak, apalagi pas baca ini hahaha
    si donge lama2 tambah odong aja yak, sini nak aku lesin bahasa inggris. kalo kelamaan kaya gini nanti bisa berabe hahaa xD
    sophie maya apa banget dy nongol dimana2 -_-
    menantikan bgt dimana si pria misterius itu ngasih ta dimana sebenernya yesung hahahaha xD

    • wkkkk udah lama loh onn g bikin yg beginian
      aku malah sempet mikir apa bisa segokil diary yesung yg dulu yaa? wkwkwkwkwk syukurlah kalo iyaa xDDD
      pfft rada bersalah jg jelek2in donghae
      dia kan calon polisii
      berhasil lulus tes yg katanya susah itu wkwkwkwk
      dia pinter loh onn ternyata
      suamimu pinter trnyata wkwkwkwkwkkk

      eit sophie maya itu bayarannya plg mahal
      susah tw datangin dia ke ff
      jd cameo aja bayarannya lbh mahal dr pemeran utamaaaa WKWKWKWKWKWk

  3. awalnya aku gak ngerti sama judulnya. itu… gak ngerti lagi aku ahahahaha
    dan YAAA AKU MERINDUKAN YESUNG HAHAHAHA tapi aku ga follow instagramnya karena takut dia nyampah ._.v huhuhahaha *brb follow sebelum ditabok*
    absurd as always. no other comment needed.
    ada si mermaidonghae di sini. apakah air matanya masih tetesan mutiara sperti dahulu? ato udah terkuras pas dia promosiin lagu growing pains?
    eh itu orang pelosok cililitan itu si Woobin ya? … agak gak kebayang sihh manusia (ato bukan? secara tokoh di sini gak ada yang beres hmmm) tinggi macam begitu … dengan peran cool nya di the heirs… jadi absurd di sini. yoweslah diary yesung ini hahahaha
    DAAAN AKU SENANG YESUNG KEMAREN MAIN MAIN DI JAKARTA. DAN AKU NGAKAK PAS LIAT FOTO DIA MAKAN MIE DI PASAR PINGGIR JALAN GITU DENGAN SUNGLASSES DAN BAJU OREN KEMERAHAN MENTERENG KAYAK MENCOLOK BANGET GITU HAHAHAHA
    duuh sophie kok tega banget sih ngajak yesung makan di pinggir jalan ._.

    • hahaha judulnya g ush d ambil hatiii
      bikin frustasiiii
      dan bener itu si woobin
      dia aktingnya absurd
      juga susah dibayangin itu maaah kekekekekekekekeke

      ugh pehlis aku ga nyangk bgt dia ke indo
      mana pas barengan aku niatnya nerbitin diary yesung lagi
      tuh anak
      jgn2 dia beneran bgt cinta sama aku *premisnya nggak nyambung xD

  4. Yesuuuung…. welkombek sayang.. akhirnya kamu kembali juga.. ke Korea… bawa Indomie banyak.. mo buka warung yah di sana?
    Ahaaa… diari aneh kembali mengudara.. menampilkan Donghae di babak pertama,, kekeke.. janjian di toilet itu agak-agak… bau.. hahaha.. bagusan lo janjian di gereja ama Sohyun aja Hae /korban rumour – sekalian promo film Donghae ‘Rumour’/
    Niih Sophie.. tunangan Yesung yang ga naek pangkat dr kapan tau /status tunangan mulu dah perasaan /lirikSophie// welcome jugaa…
    Yuuuk.. absurd lagi hehehe..

    • kekekeke iyaaa bawa indomie byk bgt
      pesanan gue tuhhh xDDD

      ups yg soal toilet itu nggak usah dibahas lah yaa
      malu2in
      sumpah deh
      duo aneh itu rada2 yaoi kalo udah kumpul wkwkwkwwkkk

      dan biarkan status sophie tunangan mulu ama yesung
      biaaaarrr
      nyang penting sophie mah setiaaa
      setiap tikungan adaaaa
      wkwkwkwk

      • Perasaan Donghae nista banget yah di sini.. mendingan (dikiiiit) Yesung dah.. aneh2 gitu masih ada manfaatnya..
        Iye.. adegan di toilet itu susah2 ogah dibayangin.. mengarah ke yang iya-iya.. aah, Donghae yang sekarang mah mau-an.. Eunhyuk mau, Yesung mau.. kebanyakan gahol ama Sophie Maya sih yaa..
        Eheeekkkss.. statusnya cek dulu deh sayang.. udah kadaluarsa ato belum..
        -tetiba pahlawan bertopeng muncul- HAHAHA.. uhuuk xD

        • bener
          itu adegan toilet sejenis adegan hantu toilet di film harry potter yg diadaptasi dengan memakai rasa2 horor indonesia dgn pemeran utama roro fitria dan tersangka mucikari onlen -_- *efek kbnykn nntn inpotainmen

          status gue masih jd tunangan kok
          tenang aja
          di cek juga ga bakal berubah
          paling kalo ketiban sial, ya berubah jadi istri gitu
          haduh anjir bgt kl kejadian beneran -_-

          • Bangun tidur lsg nonton gossiiip yaah.. hedeeh.. generasi jaman sekarang..
            Kkk.. yang ketiban sial itu si Yesung kalee..
            Lu mah mayan banget.. bisa tepe2 ama anak2 suju, lumayan kan poto2 mereka, trus dijual hahaha.. *jiwabisniskeluar

            • ssstt ini lagi pengangguran makanya kerjaannya jd sekilas2 nntn tv
              tenang aja
              saya mah masih makhluk anti tivi
              leih suka nntn d laptop
              kl tivi kbnykn bullshit nya hehehehe

              ahhh aku ga mau poto2 sama anak suju
              aku maunya anak suju yg poto2 sama akuu
              hehehehhee

            • Haha.. aku mah tipi temen buat tidur.. sekali tipi nyala, sayanya tidur hehehe..
              Siip.. ikut.. idem.. tipi mah panggung sandiwara, semuanya con artist..
              Elaaah.. situ artisnya? Hahaha..

  5. akhirnya yg d tunggu tunggu kluar jugak, ihiii.
    duh yesung kykny korban sinetron indonesia nih, sampe hapal judul sinetron dari stasiun a sampai z😄
    jangan jangan yesung itu calon manusia harimau *red:inyek yg ke13, hahaha
    beneran nih diary yesung bakalan jadi episode panjang? ampe beribu-ribu gitu? asal cari pembuat judul baru aja. kalo donghae mah pasti bakalan menyalahi EYD bahasa inggris terus😀

    • kekekekkee iyaaa korban sinetrooonnn
      aaaaaaaaaaaa
      manusia harimau
      dia mah MANUSIA ALAY!
      GANTENG-GANTENG ALAY!
      DIAM-DIAM ALAY!
      TUKANG ALAY NAIK DELMAN!
      CATATAN HATI SEORANG ALAY!
      aaaa pokoknya dia alaaaayyyy xD

  6. omona, nih ff tambah lama tambah absurd gila
    itu abang Yesung dah balik trus cepetan keluarin lagu gih. kangen ama suara mu yang menggila membahasa se angkasa perYoutube-an.

    kok sekarang cerita Diary Yesung malah menjurus ke persinetronan indonesia yang ampun …parah gila…
    itu juga Donghae, tau Tukang bubur naik haji dari mana coba??? jangan2 tiap hari dia nongkrongin TV buat nonton sinetron karna d paksa sophie

    • kkekekekekee eh KRY mau kombek kan? iya g sih? denger2 gitu wkwkwkwkwk

      dan ya si donghae itu mmg absurd
      aku ga tau napa si yesung demen bgt temenan ama dia wkwkwkwwk
      eh bukan aku yg maksa nntn TBNH
      si donghae mah dia mmg delusional kl udh liat haji muhidin
      katanya impiannya pengin jd adek nya rukhmana gitu
      asdfghjkl bgt kan dia xD

  7. Yesung Bikin penasaran.. Jangan2 Kamu itu Suami ku.. Ayoo ngaku ! terus tinggalin tu si Sophie maya kkkk~
    Btw Thanks For
    Lee Donghae . Buat Sub judul nya yg Absurd tp cemerlang juga , jadi sahabat ny Yesung yang nggak sahabat sahabat amat .. dan mau jd cameo lg di diary Yesung . Semoga bener , diary nya nanti panjang kayak tukang bubur naik haji ya 😁
    Sophie maya . Sudah Suruh Yesung buat diary lagi , pukul dia pakai Beton -_- juga Aktingnya yg waw jueleeek banget kata yesung :p
    Drama Healer & Pinocchio Seandainya ji chang wook jg di sebutin 😘 *Plakk
    Yesung . Sudah Pulang wamil , semakin hari tambah Cakep 😘 Koplak & Alay nya juga .. maunulis diary lagi setelah hampir 3 tahun hiatus.. Kkkk~

    • hm entahlah jangan2 bener kekeke
      eh tapi kalo nyuruh yesung ninggalin aku mah pasti jadi hal paling berat buat dia
      gimana ya
      dia udah cinta mati sama akuuu hahahaahahahahaha

      aaaahhh donghae mmg absurd kekekeke
      semoga aja ini diary nggak jadi ancur gara2 dia -_-

  8. oh astaga knp makin absurd aja si jurangan y style ,LoL dia terinspirasi jd tukang bubur? *kbykn nonton haji sulam tuh*apa mungkin akibat hbs blusukan kmrn..*nebak2*

  9. jadi, “handyman poridge up hajj”-nya belum terungkap ya…apa yesung? tp masa iya dia nyambi jd tukang bubur? kalo gitu, kemaren dia alay di monas sama pasar tradisional tuh dalam rangka jualan bubur jugakah? aduh, misteri banget ini…hehehehe…
    ngomong2, donghae bisa ya lulus ujian polisi?! kkkkk, mau lah ditilang sama dia tiap hari, biar punya kesempatan titip salam buat yesung😀

    • ga tau
      kali si yesung mau gantiin sulam
      kekeke
      anjir emang tuh anak ngalay bgt kemarin
      gue sumpah gue malu bgt ama dia
      kalo gue lagi ga sibuk, pengin banget gue ke jakarta buat jewer tuh anak
      malu2in gue aja
      lari2 di monas, naik delman, ampe makan bakso
      tuh anak emang cinta sih sama indonesia, dan juga cinta ama gue,
      tapi ga gitu jg kan caranya?
      anjir bgt dah xD

      • untung waktu itu aq malah lg mudik, gak lagi d jkt…kalo lg d jkt bisa2 dia langsung aq seret dah buat nemuin calon mertuanya…kkkkk…tp kebayang bonyok kaget kali kalo calon mantunya dtg dgn pake jas+celana merah menyalanya yg kedodoran bikin dia mirip anak ilang (saking gondoknya rasanya pengen terus aja gt ngomongin topik ini hahaha)… pasti mrk kagak bakal percaya kalo jodoh anaknya itu holang kaya yg punya bbrp cabang usaha dan saldo tabungannya nambh terus…wkwkwkwk…
        belum lagi sekarang dia mau buka jati diri di diary yesung season 2 kalo dia sebenernya punya hubungn darah sama haji sulam, mu sekaya apa lagi coba dia?
        aduh sori yeee gak tahan soalmya kalo gk nyampah dgn komen gaje tuh…eh iya emang dirimu domisili dimana jeng soph?

        • hahhaa bisa bisa langsung dicabut status anak sama bonyok tauuu bawa2 pria mentereng alay begitu ke rumah kekekekkeeke
          ntaran malah langsung dikawinin sama pemuda pesantren wkwkwkwkwkk
          yang ada ya orang tua kamu ga bakal percaya dia anak orang kaya
          orang gila mah iyaaa

          wkwkwkwk wah jangan2 dia emang beneran anak haji sulam? asek bgt ya udah jualan kacamata trnyata jualan bubur juga
          kurang apa cobaa?
          kekkee

          aku mah domisili perancis
          WKWKWKWWK

Just talking...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s