[FF/ Oneshot/ PG-19/ Overdone]

BUvCoW3CAAA_z82.jpg large

-Too much your existence, i’m overdone-

Suara ketukan jari bermenikur milik Song Ji Hyo sudah terdengar sejak lima belas menit lalu, dan tidak ada tanda-tanda ketukan itu akan segera berhenti. Setidaknya, sampai orang yang ingin Ji Hyo ganggu konsenterasinya beralih dari layar laptop yang terus menampilkan jurnal-jurnal sialan dengan judul yang tak kalah sialan itu. Dan yang paling sialannya, sosok yang memunggunginya itu sama sekali tidak memutar leher dan menatapnya sepersepuluh detik pun. Seolah laptop jauh lebih seksi, mempesona, dan segala-galanya dibanding Ji Hyo.

Oke, dua menit lagi aku akan menyerah berpose seperi Maria Ozawa kurang kasih sayang begini. Dua menit lagi aku akan beranjak menjadi wanita normal dengan strata perekonomian di atas rata-rata. Dua menit lagi, aku janji. Dua menit lagi.

Ji Hyo menggigit-gigit bibirnya tak sabaran. Dia masih, mengetuk-ngetukkan jemari penuh manikure-nya ke kusen pintu kamar mandi. Sementara tangan kirinya bertengger di pinggang dan punggungnya bersandar di daun pintu. Ji Hyo masih, mengenakan handuk kimono yang sengaja dibelinya di Coex Mall siang ini, setelah termakan bujuk rayu salah satu teman—sebenarnya tidak bisa dibilang teman juga sih karena terakhir kali mereka bertemu, mereka hampir membuat kebakaran di restoran Aldante hanya karena tengah berdebat mana yang lebih ganteng, Kim Soo Hyun atau Yesung Super Junior—teman Ji Hyo ini bekerja sebagai SPG di Mall dan menawari Ji Hyo untuk membeli handuk kimono keluaran terbaru.

“Biar makin disayang suami…” katanya.

Bitch, aku tidak punya suami.”

“Oh, Ji Hyo sayang… aku lupa kau ini tante-tante tua kurang laku.” Temannya itu nyengir polos sekali, seolah lupa dosanya sudah selumbung padi. “Maksudku, biar makin disayang calon suami…”

Ji Hyo menyipitkan matanya. Menyambar salah satu handuk kimono dan membalik-baliknya seperti membalik ikan di panggangan.

“Beli sajalah, kau punya banyak duit dari mengadakan pesta buat para mayat, kan?”

Bitch, pekerjaanku itu ending planner. Panitia penyelenggara pemakaman.”

“Sama sajalah. Panitia pesta buat para mayat? Ada minuman, makanan, dan ada sang main character—si mayat itu.”

Ji Hyo menyibakkan tangannya. Semakin dia angkat suara menanggapi ucapan temannya, semakin emosi menggelegak naik. “Ini berapa?”

“Murah kok. Mau beli? Sudah punya calon suami yang tepat buat digoda?”

“Kau mau aku beli ini atau aku lempar kau ke lantai bawah mall?”

Temannya itu cengar-cengir polos, lagi. Ji Hyo merutuk tidak jelas. Kenapa sih temannya yang kayak setan itu punya wajah kayak malaikat? Mulut sama mukanya jadi tidak sinkron. Orang-orang bisa jatuh cinta pada temannya ini hanya dalam sekali pandang, namun begitu diajak bicara, orang-orang langsung menyumpahi temannya ini untuk masuk neraka.

“Jadi beli yang ini, ya. Sebentar aku bungkus dulu.” Temannya itu berbalik mengambil tas plastik belanjaan. “Mau dipakai kapan, Ji?”

“Apa pedulimu?”

“Ya, kalau mau dipakai nanti malam, aku kan bisa kasih kondom gratis. Buat jaga-jaga.”

“Sialan kau!” Ji Hyo langsung menjitak kepala temannya. Dia merebut plastik belanjaan itu dan memelototi temannya seganas yang dia bisa. “Otakku tidak sekotor kau.”

“Oh, ya…? Masa?” temannya itu berkacak pinggang. Sebelah alisnya terangkat tinggi-tinggi dan seringai di mulutnya tampak lebar sekali. “Tapi gimana yah, kadang punya otak kotor itu berguna juga kok. Sekarang, aku mau kasih kau saran buat nanti malam.”

“Ya! Aku tidak akan melakukan apa-apa untuk nanti malam, Setan!”

Tapi temannya itu malah tertawa-tawa. “Kalau mau menggoda calon suamimu, jangan tanggung-tanggung. Habis dari sini, langsung ke salon… terus dandan yang cantik. Menikur, pedikur, apapun yang bisa diperbaiki dari wajah tuamu, perbaikilah sesegera mungkin. Pokoknya, waktu pakai kimono ini, kau harus keliatan super cantik.”

Astaga. Di mana Ji Hyo bisa membeli saringan mulut? Temannya ini butuh sesuatu yang bisa mencegah mulutnya mencerocos tanpa henti.

Ji Hyo berbalik dan segera pergi dari tempat kerja temannya itu sebelum omongannya makin melantur. Ji Hyo menghentak-hentakkan kakinya, menyumpah-nyumpah, tapi akhirnya dia masuk juga ke salon terdekat yang ditemuinya. Meski masih dengan gerutuan panjang pendek memikirkan teman perempuannya itu. Bagaimana bisa dia kenal dengan gadis dari neraka itu? Gadis yang selalu membuat darahnya mendidih dalam suhu 100 derajat celcius? Gadis yang tidak pernah tidak membuat Ji Hyo berpikiran memasukkannya dalam daftar death note jika Ji Hyo berhasil merebut catatan kematian itu dari L.

Dan akhirnya Ji Hyo ingat kenapa dia bisa kenal gadis itu. Astaga, itu kan karena gadis itu sering ditemuinya di pub dua tahun lalu. Gadis yang selalu berebutan cowok dengannya, dan selalu bertengkar dengan Kyuhyun Super Junior soal rambut merah, rumput laut, dan Sora dan juga si pendek GD Big Bang. Gadis bitch itu, siapa lagi kalau bukan Mia Narafa?

Oke, sudah dua menit.

Ji Hyo menyerah.

Dia menghentakkan kakinya dan berjalan terseret ke arah sosok lelaki yang masih setia sekali memunggunginya.

Tuk tuk tuk

Ji Hyo mengetuk bahu lelaki di depannya.

Tidak ada reaksi

Tuk tuk tuk

Ji Hyo mengulangi aksinya

Dan masih tidak ada reaksi

“Apa menatap laptop lebih menarik dibanding menatapku?” bisik Ji Hyo tepat di telinga lelaki itu.

Lelaki itu, memutar kursinya hingga akhirnya Ji Hyo bisa melihat wajah tirus dan mata sipit mempesona orang itu. Ji Hyo harus menahan diri untuk tidak menghambur mencium lelaki itu karena sosoknya begitu amat tampan di mata Ji Hyo.

Lelaki itu… oke, jelas, Lee Hyuk Jae.

Mm, suaminya? Bukan, bukan, mereka baru dekat setahun belakangan ini.

Mm, tunangannya? Bukan, bukan, tangan Ji Hyo masih bebas dari cincin apapun tuh.

Jadi, pacarnya? Mm… nah, itu, Ji Hyo juga tidak tahu.

Mereka sudah dekat setahun belakangan, tinggal bersama, tidur di ranjang yang sama, dan bahkan berbagi banyak rahasia sekecil apapun. Tetapi ya begitu, tidak ada yang bicara soal cinta dalam hubungan ini. Ji Hyo merasa nyaman dengan Hyuk Jae. Pun (menurut Ji Hyo) Hyuk Jae juga begitu.

Yang Ji Hyo yakin soal kebersamaan Ji Hyo, dia mencintai Hyuk Jae. Belajar menyukai lalu lama-kelamaan jatuh cinta sampai kepati-pati pada sosok ceking di depannya ini adalah hal yang mudah, terlampau mudah malahan. Hyuk Jae tidak pernah mengatakan “aku mencintaimu”, tapi Hyuk Jae selalu membangunkan Ji Hyo dengan sebuah tepukan di pipi dan seulas senyuman maha maut. Hyuk Jae tidak pernah menggombal “aku akan sehidup semati denganmu”, tapi Hyuk Jae selalu menelepon Ji Hyo tiga kali sehari hanya untuk memastikan agar Ji Hyo jangan lupa makan karena Ji Hyo workaholic yang kadang untuk bernapas saja sampai lupa. Hyuk Jae tidak pernah berlutut dan mempersembahkan cincin untuk Ji Hyo, tetapi Hyuk Jae selalu berkomitmen untuk menghentikan kebiasaan merokoknya agar bisa hidup sehari lebih lama dibanding Ji Hyo. “Jadi, kau tidak akan pernah hidup dalam kesepian. Bagus kan, ideku?” ujarnya dengan kekehan kecil. Ji Hyo hanya diam. Itu bukan saja ide bagus, itu ide paling mengharukan yang pernah didengarnya sampai-sampai sekujur bulu kuduknya meremang. Hyuk Jae seperti inilah yang membuat Ji Hyo merasa nyaman dan lambat laun selalu kecanduan akan sosoknya.

Tapi kini, saking kecanduannya, Ji Hyo jadi ingin tahu perasaan Hyuk Jae padanya. Cintakah lelaki ini padanya? Bagaimanakah Hyuk Jae menganggap sosok Ji Hyo? Ji Hyo benar-benar ingin tahu.

“Kau tahu kan Ji Hyo, tahun ini aku memutuskan untuk kuliah…” Hyuk Jae memutar bola matanya. “Jadi untuk saat ini, laptop jauh lebih menarik.”

Ji Hyo memberengut. “Meskipun aku bilang, aku sedang ingin menggodamu?” Ji Hyo mendekatkan tubuhnya ke arah Hyuk Jae.

Hyuk Jae yang Ji Hyo kenal, dulunya adalah bartender di pub ternama. Pacarnya banyak—mm, mungkin bukan pacar, tapi “pelanggannya” banyak. Dan rata-rata dari mereka sungguh amat sangat kegenitan pada Hyuk Jae. Dan Hyuk Jae sendiri, seolah tahu betapa tampan wajahnya, melayani tingkah mereka dengan hati senang. Bukan sekali dua kali, Hyuk Jae dengan bangganya mempertunjukkan kemesraannya

Tapi kini, giliran Ji Hyo mendekatkan wajahnya ke wajah Hyuk Jae, lelaki itu malah menoyor kepalanya spontan.

“Ya! Jangan keganjenan!” seru Hyuk Jae dengan mata melotot.

Ji Hyo mengerjap kaget.

Astaga, dengar kan tadi apa kata Hyuk Jae?! Ji Hyo keganjenan?! Pria yang dulunya suka kecentilan sama wanita-wanita jalang di bar itu, kini menyebutnya keganjenan?!

“Ya!! Aku tidak ganjen!” Ji Hyo berteriak kesal.

“Terus kenapa main nyosor?!” Hyuk Jae balas teriak.

“Aku kan cuma…” Ji Hyo mendengus kesal. Kehilangan kata-kata. Dan sebenarnya, dia malu sekali. Ya ampun, bayangin, Hyuk Jae bahkan tidak sadar Ji Hyo sudah ke salon, memakai kimono baru, dan berusaha terlihat menarik. Hyuk Jae malah menolaknya mentah-mentah. Alih-alih melakukan yang “iya-iya”, Hyuk Jae malah mengatainya ganjen. Dasar, katanya cassanova, tapi kok otak mesumnya kalah jauh dari Mia, sih? “Ah, sudahlah. Aku mau tidur.”

“Ya udah, tidur sana! Jangan bergadang, nanti matanya kayak panda!”

Ji Hyo berbalik dan menghentak-hentakkan kakinya. Dia melompat ke kasur dan menyibakkan selimutnya. “Biarin kayak panda! Biar aku nikah sama panda ntar!”

Hyuk Jae masih memandangi Ji Hyo dengan mata terpincing. “Yakin mau tidur pakai handuk doang?” celetuknya seolah baru menyadari penampilan Ji Hyo.

“Iya! Kenapa memangnya?! Suka-suka aku!”

“Idih, kok sewot sih?” Hyuk Jae menggeleng-gelengkan kepala.

Ji Hyo menarik selimut sampai menutupi wajahnya.

Ji Hyo bingung bagaimana menghadapi Hyuk Jae. Ji Hyo bingung bagaimana perasaan Hyuk Jae padanya. Serius, lama-lama dia bisa gila dengan kehadiran Hyuk Jae di dalam hatinya.

.

.

.

.

.

.

.

Katanya Hyuk Jae ada tes tertulis di kampus hari ini. Dia berangkat pagi-pagi, hanya sempat mengecup dahi Ji Hyo sekilas dan setelah itu lari kalang kabut ke kamar mandi. Ji Hyo masih mengantuk luar biasa saat terbangun dan menyadari sosok ceking itu sudah raib. Ji Hyo bersiap-siap ke kantor dengan malas-malasan.

Dan tebak-tebak, di kantor dia bertemu siapa?

Si setan kembar, Mia Narafa dan Kyuhyun!

“Argh, bisakah Tuhan memberikan satu hari saja yang mudah bagiku?” erang Ji Hyo saat mendapati keduanya kompak melambaikan tangan dengan gaya paling menjijikkan yang pernah Ji Hyo lihat di muka bumi.

Mia dan Kyuhyun saling lempar pandang, kemudian sama-sama menyeringai polos. Keduanya seperti pinang dibelah dua.

Halo, Ji Hyo. Long time no see, look, you’re more beautiful than last time I saw you,” ujar Mia, jelas sekali tengah berbohong. Mereka baru bertemu kemarin, di Coex, dengan pembahasan absurd seputar kimono dan kondom.

“Apa kau ingin memesan konsep pemakaman untuk kematianmu?” sergah Ji Hyo segera.

Mia mengangkat bahu dan tersenyum ceria. “Boleh, boleh, ada yang tema-nya Hello Kitty? Aku ingin peti mati warna pink dan ada bola disko di dalamnya.”

“Terserah.” Ji Hyo mengibas-ngibaskan tangan tak peduli.

Long time no, see, Ji Hyo-ah,” ujar Kyuhyun dengan suara dalamnya.

“He-em… long time no see, you’re little punk.” Song Ji Hyo mendongakkan kepala demi melihat wajah Kyuhyun yang memang sudah jarang ditemuinya. Terakhir kali dia bertemu pemuda ini sekitar enam bulan lalu sebelum akhirnya Kyuhyun benar-benar sibuk dengan jadwal Super Junior yang seabrek-abrek banyaknya. Ji Hyo sampai heran, kenapa sih Super Junior makin tua malah makin banyak fans? Apa tidak ada yang sadar kalau keriput di wajah idola mereka kian bertambah? Sementara rentan umur para ELF makin lama makin jauh, bahkan tetangga Ji Hyo yang masih kelas 6 SD saja sudah menggilai Leeteuk dan bersumpah akan menikahi leader itu. Oh, dasar anak-anak… kalau nanti dia SMA, Leeteuk sudah jadi kakek-kakek beruban, percayalah!

“Aku dengar dari Mia, katanya hubunganmu dengan Hyuk Jae berjalan baik-baik saja. Bahkan kau ehm… berniat menggodanya dengan handuk baru ya? Asiikkk…”

“Kau cerita soal itu pada Kyuhyun, Mia?” cicit Ji Hyo syok.

Mia mengangguk polos. “Iya dong, Kyuhyun kan soulmate-ku. Aku selalu cerita apa saja padanya.” Mia merangkul lengan Kyuhyun.

“Dasar beyotches,” sinis Ji Hyo. “Jadi kalian berdua datang ke kantorku hanya untuk membicarakan hal ini?”

“Iya,” jawab keduanya kompak.

“Ya ampun, kalian ini pengangguran sekali ya.”

Mia dan Kyuhyun tertawa kompak.

Ji Hyo duduk di kursinya dan menumpuk map-map yang berserakan, menatanya dengan hati-hati. Kemudian dia memandangi Mia dan Kyuhyun dengan wajah kosong. “Entahlah… kurasa hubunganku dan Hyuk Jae itu…” Ji Hyo berusaha mencari kata-kata yag tepat untuk menggambarkannya… “tidak berhasil.”

“Kok?” Kyuhyun memiringkan kepala bingung.

Ji Hyo menggelengkan kepala pasrah, lalu tertawa getir. “Kurasa cuma aku yang ‘jatuh cinta’ sedangkan Hyuk Jae masih pada tahap ‘tertarik’ saja. Tidak seimbang, jadinya… ya begitu, orang yang paling banyak mencintai adalah yang paling banyak terluka, kan?”

Suasana menjadi hening. Ji Hyo memandang keluar jendela, otaknya kembali mengingat kejadian memalukan semalam dan seolah menyadari sesuatu. Bahwa mungkin dia sudah overdosis dengan kehadiran Hyuk Jae sehingga memaksakan segala sesuatunya.

Too much Hyuk Jae’s existence, and Ji Hyo overdone

Sekarang Ji Hyo merasa, mungkin dia harus membuat langkah mundur agar sakit hati lebih dalam lagi. Meski itu berarti dia harus mereset isi kepalanya dan itu artinya sulit sekali.

Mia memandangi Ji Hyo dengan tatapan sulit diartikan. “Apa sebegitu rumitnya, Ji?”

Ji Hyo mengangguk lemah. “Ya…”

“Apa itu karena Hyuk Jae memilih untuk kuliah?” tanya Kyuhyun.

“Hampir bisa dibilang begitu.” Ji Hyo terdiam sesaat. “Tapi bukan karena itu juga. Ini lebih karena… sejak ada kuliah, aku jadi lebih tahu ternyata Hyuk Jae tak benar-benar serius padaku. Kalian tahu kan, selama ini aku orang yang kaku, emosian, dan benar-benar selalu memegang kendali dalam hal apapun. Aku… Kapten Ji, kalian tahu itu, kan? Aku merasa sikapku yang begitu membuatku tidak pantas untuk Hyuk Jae. Aku menurunkan sikap kakuku, menekan emosiku, dan bersikap lebih feminim. Tapi ternyata… Hyuk Jae lebih… mm, tertarik dengan jurnal kuliahnya dibanding dengan semua perubahan yang kubuat.”

Mia dan Kyuhyun lagi-lagi saling lempar pandang.

Ji Hyo menghela napas.

Gwang Soo datang ke dalam ruangan membawa nampan berisi tiga gelas minuman dingin. Menyadari bahwa Kyuhyun Super Junior bertandang ke kantor ending planner yang super kecil, Gwang Soo menyiapkan secarik kertas dan pulpen demi meminta tanda tangan pada maknae boyband itu.

Gwang Soo pergi beberapa saat kemudian, kembali meninggalkan Ji Hyo, Mia, dan Kyuhyun dalam keheningan.

“Kurasa kau harus mendengar cerita yang ini baru bisa memastikan hal itu.” Kyuhyun memperbaiki posisi duduknya. Wajahnya tidak sekonyol biasa, melainkan menjadi amat serius. Kyuhyun melirik ke arah Mia sekilas, seolah meminta persetujuan pada gadis itu untuk melontarkan apa yang akan dikatakannya. Dan ketika melihat Mia menganggukkan kepala, Kyuhyun mengembuskan napas dan memulai ceritanya. “Kau tahu alasan Hyuk Jae mengambil gelar S1?”

.

.

.

.

.

.

Universitas Seoul di musim gugur dipenuhi dengan daun-daun maple yang berguguran di sepanjang halamannya. Ji Hyo turun dari mobil dengan tergesa dan bahkan hampir lupa mengenakan sebelah sepatunya saking terburu-buru. Seorang mahasiswi sedang memanggil temannya di lantai dua, suaranya terdengar nyaring melengking. Seorang dosen melintas membawa banyak sekali diktat tebal, dibelakangnya melangkah dua orang mahasiswa yang ikut membantu sang dosen membawa diktat-diktat lain yang tak kalah beratnya.

Ji Hyo mengedarkan pandangan ke sekeliling. Tangannya sibuk memencet-mencet nomor yang telah dihapalnya sampai keluar kepala. Pada panggilan pertama dan kedua, tidak ada jawaban. Pun dengan panggilan ketiga. Lalu sambungan sempat menyatakan bahwa ponsel yang Ji Hyo hubungi berada di luar jaringan.

Namun Ji Hyo tidak menyerah, dia kembali menghubungi nomor itu. Berharap-harap cemas kali ini ada yang mengangkatnya.

Dan untunglah, diangkat.

“Kau di mana?” kata Ji Hyo setengah berteriak.

“Baru keluar kelas. Kenapa?” jawab suara di seberang, suara Lee Hyuk Jae.

“Aku lagi di kampusmu.”

“Ada apa ke sini?” suara Hyuk Jae terdengar kaget.

“Merindukanmu,” ucap Ji Hyo jujur.

Hening sebentar.

Ji Hyo memutar pandangannya ke sekeliling. Hyuk Jae pernah beberapa kali mengajak Ji Hyo ke sini. Sekarang dirinya mencoba mengingat-ingat dimana gedung tempat Hyuk Jae belajar.

“Kau di mana? Aku susul saja,” ujar Hyuk Jae kemudian.

“Di dekat air mancur. Di taman.”

“Oke, tunggu.”

Lalu sambungan dimatikan. Ji Hyo menyandarkan punggungnya ke pohon terdekat. Dia melihat beberapa mobil melintas di depannya. Kehidupan kampus sudah terasa begitu asing bagi Ji Hyo. Baginya, kehidupan kampus dan umur 30 tahun bukan satu hal yang bisa digabungkan. Kampus adalah bagian dari masa lalu Ji Hyo sebagai remaja tanggung yang malas bekerja selepas lulus SMA, sehingga kuliah adalah pilihan “melarikan diri yang paling baik”. Dia tidak perlu dituntut cepat-cepat bekerja dan masih bisa menikmati acara bermain di sela-sela tugas yang menumpuk. Tetapi Hyuk Jae, diumur 30 tahunnya, justru memilih untuk berkuliah.

“Kau tahu alasan Hyuk Jae mengambil gelar S1?”

Ji Hyo teringat ucapan Kyuhyun tadi pagi di kantornya.

“Kau ini Song Ji Hyo, gadis keras kepala, emosian, dan selalu mengendalikan apapun. Kau ini Kapten Ji…” Kyuhyun memandangi Ji Hyo dari atas sampai bawah. “Kau sadar tidak, hal itu membuat Hyuk Jae merasa tak pantas bersanding denganmu?”

Tiga orang mahasiswi tampak berpose di depan air mancur dengan android dan tongsis mereka. Seulas senyuman lebar terpasang di bibir tatkala mereka menyerukan “Kimchi!!” beramai-ramai.

“Hyuk Jae Oppa bilang, mencintai seorang Song Ji Hyo adalah pekerjaan paling mudah di dunia. Dalam sepersekian detik saja, dia bisa dengan mudahnya jatuh cinta sampai kepati-pati pada wanita yang membuat harinya semarak,” sambung Mia.

Kyuhyun mengangguk membenarkan. “Itulah yang akhirnya membuat Hyuk Jae keluar dari pekerjaannya… dan memilih untuk kuliah. Setidaknya, agar dia belajar bagaimana menjadi pemuda yang terpelajar, untuk wanita yang paling dikaguminya di dunia.”

Ji Hyo melirik layar ponselnya. Wajah Hyuk Jae saat masih kecil terpampang di sana. Rambut pirang, tubuh ceking, dan senyuman selebar matahari. Wajah yang dari dulu membuat dadanya berdebar tak keruan. Wajah yang sampai saat ini membuatnya terhipnosis.

“Jangan bilang bahwa kau ini bertepuk sebelah tangan, karena pada kenyataannya, Hyuk Jae mencintaimu amat sangat, Song Ji Hyo. Aku berani bersumpah soal ini. Kau pikir cassanova mana yang tidak lagi tertarik dengan wanita jalang di luar sana jika dia sudah menemukan wanita yang membuat hidupnya sempurna ketika dia tiba di rumah?”

 

“Kapten Ji!”

Suara Hyuk Jae membuat Ji Hyo menengadahkan kepala. Lelaki itu melambaikan tangan kelewat semangat. Bibirnya tersenyum lebar hingga menampakkan gusinya.

Hyuk Jae menggunakan kemeja biru pupus dan celana jins, di kepalanya terpasang headset. Saat Hyuk Jae berjalan, Ji Hyo bisa menyadari beberapa mahasiswi memperhatikan lelaki itu dengan tatapan kagum. Beberapa diantaranya secara terang-terangan terkikik keras agar menarik perhatian Hyuk Jae.

Tapi Hyuk Jae tetap melangkah lurus menuju Ji Hyo. Tak menggubris sekelilingnya sama sekali.

Kau pikir cassanova mana yang tidak lagi tertarik dengan wanita jalang di luar sana jika dia sudah menemukan wanita yang membuat hidupnya sempurna ketika dia tiba di rumah? Ji Hyo teringat kalimat pemungkas Kyuhyun pada pertemuan mereka tadi pagi. Dan mendapati kenyataan bahwa Hyuk Jae, ternyata, memang benar-benar hanya “melihatnya”, membuat Ji Hyo terperangah.

Ji Hyo menutup mulutnya dengan kedua tangan. Sekarang, matanya berkaca-kaca.

“Hei… kau kenapa, Ji?” Hyuk Jae kebingungan melihat tingkah Ji Hyo. “Kapten Ji? Kau sakit?”

Ji Hyo menggeleng berkali-kali.

Hyuk Jae keluar dari pekerjaannya… dan memilih untuk kuliah. Setidaknya, agar dia belajar bagaimana menjadi pemuda yang terpelajar, untuk wanita yang paling dikaguminya di dunia.

“Kapten Ji?”

“Bodoh,” katanya sambil memukul dada Hyuk Jae. “Bodoh sekali…”

Hyuk Jae terdiam. Seperti sedang berpikir keras. Lalu katanya, “apa aku baru melakukan kesalahan besar?”

“Iya.” Air mata Ji Hyo kali ini benar-benar meleleh membasahi pipinya. “Sangat besar.”

“Apa aku lupa mematikan kompor sebelum pergi kuliah? Apa aku lupa menutup garasi?”

Ji Hyo menggelengkan kepala.

“Jadi apa?”

Ji Hyo memeluk Hyuk Jae erat-erat dan menangis kencang. Sesetan amat dengan mahasiswa yang tersenyum-senyum melihat tingkah keduanya yang bak remaja tanggung. Sesetan amat dengan penampilannya yang kacau balau dan seperti tante-tante tua. Sesetan amat… dia hanya peduli soal sosok ini, sosok lelaki yang dicintainya, yang nyatanya juga mencintainya.

Sosok lelaki yang melepaskan apapun demi dirinya, sosok lelaki yang bertindak dalam diam karena dirinya, sosok ini bukan hanya mencintainya, namun membuatnya merasa dihargai sebagai wanita.

I’m ready to overdose for your love, Hyuk Jae.

.

.

.

.

.

.

“Jadi, ujianku sudah selesai. Dan sekarang kau boleh pakai kimonomu.”

Hyuk Jae memutar kursinya, menyeringai menghadap Ji Hyo yang sedang mengetik di laptop di atas kasur.

Ji Hyo mengadah, memandangi Hyuk Jae dari atas tutup laptop.

“Apa?”

Hyuk Jae geleng-geleng kepala. “Kau kan baru beli handuk kimono baru, iya kan?”

Ji Hyo mengerjapkan mata. Tidak menyangka Hyuk Jae sadar soal itu. Kemarin kan, Hyuk Jae bahkan menoyor kepalanya seenak jidat saat dia berusaha memakai itu.

“Kau tahu Kapten Ji…” Hyuk Jae berdeham. Mengacak rambutnya frustasi. “Kau dan kimono itu… erghh… benar-benar godaan yang besar sekali. Sialan sekali. Seandainya besoknya aku tidak ujian, kau sudah tidak selamat malam itu.”

Ji Hyo melongo kaget. “M-maksudmu…?”

Hyuk Jae berdiri dari duduknya dan melangkah mendekati kasur. “Kau. Kimono. Malam ini. Overdone.”

.

.

.

.

END

.

.

.

Hollaaa it’s me, Sophie herreee! *kunyah bata*

oke jadi ini cerita apa?

EMBUHHH xD

saya cuma lagi otak atik galeri foto suju di laptop dan tetiba saja menemukan foto eunhyuk

yang astaga sumpah kok ganteng amat, apa mata gue udah rabun ya???

yah begitu lah latar belakang terciptanya cerita absurd ini. *plak*

klo pada ngerasa kenal sama tokoh2nya, dan penggambarannya, mungkin kalian bisa bilang ini after story why why why salah satu versi. *yup karena ada dua versi ending kan? hohoho*

ya sudahlah, selamat menikmati hari cokelat! mari menggemukkan badan dengan makan banyak makanan manis bersama yang manis manis *geret Dong Hae sama Yesung*

69 thoughts on “[FF/ Oneshot/ PG-19/ Overdone]

  1. Waaaa ini manis banget tolonggggg ;;~;;
    Klepek-klepek aku bacanya, hyukjae why so asdfgjdjnsjsjs@%#^@^
    Syukur perasaan jihyo berbalas. Malah itu lebih indah dari ekspektasi hihi.

    Bagian waktu Kyu sama Mia muncul di kantornya Jihyo itu kocak dah wkwk
    Bisa sabar ya Jihyo, punya temen macam mereka. Tapi waktu kyu ngasih petuah itu loh hanjerrrr aura tamvannya keluar sampe jadi overdone juga saya.

  2. pantesaaan… waktu baca kok kaya kenal latar ceritanya. kirain cita2nya ka soph jd ending planner😦 ternyata, jd penasaran ada lanjutanya lagi ga yaaaaaaaa? donghaenya hidup lagi mungkin wkwkwk

  3. Mia sama kyuhyun -__- ga banget wkwkwk yahh kak sophie jadi kangen why why why kan :’ galau kepo gitu deh waktu baca why why why nya :’)

  4. So sweet…
    Overdone To Love You…
    Awalnya ak aneh, knp g sama donghae.. Eh klo ini lanjutan why why why, brarti dianya kan udah mati…
    Ternyata ini jadinya kalo EunHyuk sama jihyo..

  5. huuuaaaaaaa!!!!! kangen ff eonni ^_^ kangen juga sama orangnya :v #plak
    udah lama gk mampir kesini #maafkansaya :v
    baca ini jadi kangen why why why😀

    keep writing eon!!!! se-ma-ngat!!!!~ :))

  6. dari judulnya aku pikir ini kayak lagunya exo, ternyata ceritanya lebih dari isi lagu exo kkkk…, setuju deh sama eonni soal foto eunhyuknya, dia lagi keren banget disitu, hmmm selalu deh eon aku bingung mau kasih komen apa, maafkan aku eon yg jrg ngasih saran sama kritik hehehehe… pokoknya aku suka sama ff yg sophie eonni bikin hehehe 😍 apalagi yg a cup of lee, itu masih bikin penasaran banget…

  7. aduh song jihyo kenapa kamu jadi tante girang gitu sih, mana godagodain eunhyukku yg keceh, hahaha #digetok tante jihyo pake linggis
    udah sempet sujud syukur gara si eunhyuk udah sembuh dari segala keyadongan dan kk sophie engkau benar benar menghancurkan mimpi dan harapanku di ujung cerita #lempar hyuk ke tong sampah. ternyata hyukjae tetaplah seupil monyet yadong yg gak mungkin berubah seperti yesung eh siwon yang alim #dikejar jewels pake golokXD

    • hahaha dia kan ketularan eunhyukk
      dan plis ulang apa yang lo blg? eunhyuk? sembuh? buahahaha are you really freaking kidding me?! xD kagak mungkin lah monyet satu itu sembuuuuhhh
      hahahhaa
      mimpi bangeeet

  8. huhh.. huh… sebentar… tarik nafas…—buang…

    AKKK GILA HILA GILA AKU LAGSUNG TERTARIK SAMA GAMBAR SUAMIKU YANG ASTAGFIRULLAH-GANTENGNYA-MAKHLUK-TUHAN-INI DAN BACA. GA LIAT SEBELUMNYA TENTANG RATING DAN APALAH ITU.

    DAN HASILNYA,..

    Baru ngeh, kalau ini tuh emang -19 pas baca kondom.

    O-oke..

    ASTAGA COBA SAYA YANG JADI JIHYO ASTAGA ASTAGAAA!!!!

    BTW AKU JUGA BARU NGEH KALAU INI LANJUTAN WHY WHY WHY ;-; ASTAGA INI KOSAKATA UDAH ANCUR AKIBAT JIWA FANGIRL YANG MENGGEBU INI ;-;

    BANYAKIN FF HYUKJAE TOLONG ;—; AKU SUDAH KECANDUAN DENGAN APAPUN-YANG-MELEKAT-DI-TUBUHNYA HEUL…

    Salam,

    Skylar Ziv, yang batas waktunya 4 tahun yang seharusnya tidak membaca fanfiction ini.

    • ASTAGAAA ASTAGAAA KOMENMUUUUU
      WKWKWKWKWWKWKWWKWWK

      serius ini mau jadi jihyo? dia bitch banget loh hahahahhaa
      tapi ya gitu deh dia cool, keren, parah, otak geser, well everything lah dia itu
      paket lengkap deh

      dan eunhyuk di sini memang keren banget sih
      fotonya minta ngajak di peluk gituuuuuuuu

  9. aku masih inget banget ini lanjutan ff yg donghaenya ngaku gay kan ya? hehehe
    ga nyangka disini unyuk mempesona bgt >< sayangnya masih aja ttp yadong, aku pikir awalnya dy udah kembali ke jalan yg benar hehehe
    nice ff soph xD

    • kekekeke iyaaaa
      hahaha ini ff yg ituu
      yg aneh ituuu
      kekkee
      jangan onnie
      jgn terpesona dgn eunhyuk
      haram hukumnyaaa xD
      dia mmg tidak akan kembali ke jalan yg benar
      dia sudah benar2 tersesat di hutan belantara

  10. ini ff yg dikemas komedi khas sophie..beneran baca ini pikiranku ngelayang ke yg iya2(?),(read:kondom,kasur) apalagi bgn endingnya udh menjurus ke nc
    duo rusuh mia-kyuhyun ngomporin trs,gmn ga jihyo naik darah coba.hihihihi… klo ga gt ga asik dong,itu kan hobi mrk bikin rusuh tp anehnya jihyo mlh ke pengaruh sm mrk

    • hahahaha iya namanya juga PG 19 hahahaha hihihihihihihi
      iya si jihyo mah ttp aja kepengaruh sama mia dan kyu
      mmg ya pub nya sungmin itu bner2 mendatangkan maksiat
      ji smpe hrus kenalan sama iblis2 dr neraka xD

  11. “Sama sajalah. Panitia pesta buat para mayat? Ada minuman, makanan, dan ada sang main character—si mayat itu.” Sumpah gue ngakak baca ini… Mia -mia , emang ya tuh anak😄
    Betewe, ini ceritanya manis banget.. bikin terbang melayang nun jauh whehehe

  12. RESPON #1. wah, unyuk kok cakep abis??? nyadar sih dah lama, tapi bingung jg Hyuk itu cakep ato jelek sih? alx dia ada wktu cakep dan gantengnya #kayak siang dan malam

    Pas di “kenapa sih Super Junior makin tua malah makin banyak fans? Apa tidak ada yang sadar kalau keriput di wajah idola mereka kian bertambah?” bingung mw jawab pa. yg pasti Suju is forever dech. Q z udah seneng bingit klo cuma liat mereka d TV/ Yuotb ato baca ff mu soph, tambah cinta & kagum sm mereka (jgn blg Teukie udah tua, dia masih unyu kok #pipi merah)

    Kayak nya ni ff mu agak nyentil dikit deh #tau lah #bisikin sophie
    Wah duo Devil muncul, gimana tuh nasibnya Kyuhyun di Mr. Headstone?? #nagih
    I’m already over over overdose to Eunhyuk and Super Junior. Never ending for loving them

    • entah aku juga bingung
      dia itu cakep atau nggak sih
      aku yo bingung
      dia cakepnya tergantung situasi dan kondisi
      kekekeke

      dan aku setuju sama kata2mu aku malah ngerasa teuki itu tambah lama tambah muda *plak. ciyus deh, aku liat di perfomance mereka dia itu ga keliatan kyk leader muka imut2 gitu. eaaaa tapi mreka udh tua mereka udah seharusnya nimang anak *plak

      nyentil dibagian mana ya? ga tahu tuh ? *pura pura polos

      bentar lagi aku ngepost mr.headstone. epilognya sejenis drabble palingan.
      males yg panjang2 *dirajam xD
      makasih ya dah baca dan suka~

  13. Ahhhhh….i love this story!!!
    Ringan, lucu , sweet bikin ngakak juga. Hyuk laki banget ya. Makin lama makin mempesona abang satu ini.
    Oh ya…duo troublemaker mia-kyuhyun rusuh abis. Sering2 munculin mereka ya..

  14. di hari yang diperingati sebagai hari coklat termahal ini, noona sophie bikin ff yang berhasil buat aku berpaling pada Hyukjae *untuk sementara waktu*.. disini tuh hyukjae kelihatan ‘ngemong’.
    setuju sama yang ngingetin di OFD. heuh.. disana pesona Leeteuk sebagai leader bahkan lenyap karena kesigapan yang selalu hyukjae lakukan *apaandah*
    Noona, ditunggu karya selanjutnya. kalo bisa Donghae yang bahasa inggrisnya udah lumayan jago itu dong. kadang gak bisa kedip lihat senyum bodoh ala ikan amis satu itu #gubrak
    Keep writing😀

    • waaah jangan berpalinggg
      meski sementara waktu
      jangan berpalingggg

      dan setujuuu
      di OFD dia kece badai ulalala
      wah, karya yang seperti itu susah diwujudkan
      bikin donghae pinter b.ing sma kyk nyuruh ikan bernapas dgn paru2 xD

  15. kak sophie… kau selalu bikin alur yang engak terdugaa kereeennn banget kak. ceritanya mengalir begitu aja bahasanya juga ringan simpel pokoknya mudah dipahami.
    absurd couple mia sama kyuhyun bikin ngakak jadi inget rambut meranggasnya kyuhyun pas diejek sama mia di pub 😄

  16. liat foto itu, jadi pengen langsung meluk hyukhyuk…hehehe…iya sih cewek biasanya butuh kepastian…kan gak enak aja gt, kita udah nyaman, diapun keliatan nyaman dan seperti punys perasaan yg sama, eeeh tau2 bawa cewek lain..kan nyesek…kan jadinya pengen dikasih kepastian, biar gak galau kyk tante ji…ah hyukhyuk bikin mimisan disini

    • bener
      fotonya hug-able bgt
      mnta dipeyuuuukkk sini siniiii
      hihihi
      makasih buat pujiannya kekeke
      lgi refreshing aja nih dr kmrn buat crt syedih2 muluuu
      *tunjuk angels call
      makanya ah ya udah bikin ff ini aja
      xD

  17. Selamaaat.. cokelatnya mana? Hehe.. Aku tadi juga numbenin, dalam hati tapinya..
    Iih.. gegara OFD ya.. keliatan banget mereka ternyata manusia biasa.. itungan juga.. hehe,, beda fokus.. tapi tumben-tumbenan aku fokusnya geser ke Hae.. aku kayak Hyuk gitu, tiba-tiba ‘waahh’ aja ama Hae,, tumben gitu., biasanya kan ngintil doang..
    Eiya Sophie.. nonton Telephaty Quiz nya Eunhae ga? Sumpah tuh mereka bikin ngakak.. dan banyak fakta Eunhae yang terungkap di sono.. hehehe..

    Aniweii… motif aku kemari lagi yuh sebenarnya promo Eunhae yang di atas hihihi…

    Kapan ada oneshot lagi.. beneran aku lagi suka baca yang sekali kelar.. hehe,, baru aja post udah ditagih ya.. yang ini, anggap aja ngomongnya tiga hari lagi.. xD

    • hahhaa one shot mgkn insyaallah mnggu depan ada lagi kekekeke

      eit enak aja mnta cokelat
      liat aku aja
      aku kan kyk cokelat
      manis kekekekeke
      eh serius? nntnnya dimana itu telepathy quiz?? ada link nya nggak? huaaa pengin banget banget banget banget nntn

        • IYAAA GUE UDAH LIAT ASTAGA GUE MIMISAN
          MIMISAN PARAH
          apalagi pas eunhyuk bilang kalo dia gentleman dan dia nunjukin ototnya trus belaak maksa2 cewek buat kesana kemari
          aaaa tolong akuuu pusing akuuuu terlena akuuu
          dan donghae hahahahaa parah banget tuh anak. typo pas dibagian nulis bahasa inggris coffee dan lagaknya eunhyuk pas benerin tulisan donghae itu kiyut bgt! kece! cowok banget! ya ampuuunnn xD

          • Yaaa ammmpuuuuun….. ayo replay lagiiii…..
            Hahaha… yg plg bikin Hyuk kaget: Donghae lahir di rumah!
            Teruuus… Donghaenya jelees pas Eunhyuk ngasih pertanyaan soal Choco: Kamu ngasih taunya ke Siwon kalee?
            Yang pose nangisss? Duuuh Donghaee… imajinasinya cethek bingiitss…

            Dan eiii: I’m mention you baby:
            @ti_anti: @sophiemorore Soph… kamu abis ngepost A’sB yah? Itu broken looh.. ga bs kebuka… hihi.. #loudreader #carereader #lovelyreader♥

            • iyaaa eunhyuk kayaknya suprise bgt donghae lahir di rumaaah. mukanya itu seakan kayak baru tahu kalo donghae itu transgender atau apalah gitu. kyk kakek2 kena serangan jantung
              hahahahhaa
              habis si donghaenya jg polos banget
              lahir di rumah
              ya olohhh naaaakkkkk
              kok yo nggemesin bgt lahir di rumah
              pake bidan lagi
              apa malah dukun beranak? xD
              eit kmrn aja aku itu ampe replay dua kali saking gokilnya. dan iyaaa si donghae keliatan bgt cemburuan. libra sih dia ya kan kl org libra itu perasaan dan romantisme diatas segala2nya hahahaha. wks… pose nangis nya kayak ariel noah! njir banget daaahhh!!!
              dan yg jawab visual itu loh… secara nggak langsung mreka sadar kl mrk ganteng. aaarrrggghhhh

              a’s b nya nggak broken, td itu kepencet publish pdhl msh aku ketik, langsung aku jadiin draft lagi. ini udah aku publish lagi kok hehhe
              ya ampun ampe di mention
              makasih yaaa :DDD hahahahaha

            • Hahahahahahahahahahahaaaaaa…..
              Aku ngakak looh ini… inget ke-unyu-an pluss komen kamuu….
              Ya ampyuuuun… mereka bisa lucuu gitu makan apa yaaah?
              Udah gitu pas jawabnya : Siwon.. hahaha,,, mereka seneng bangett… dan alesannya cuma krn Won pny nyk duit… olalaa…

              Ho’oh.. Donghaenya polos bangets… warna fave-nya: SKIN COLOR. Or just SKIN? Hahaha.. krn yang ngomong Eunhyuk… keknya bener tuhh..
              Pose Photo —> kagak ada yang bener. Tapi yang posenya Hae emang gitu deh keknya…
              Terusss.. yang Donghaenya nulis episode pertemuan mereka yang pertama… soooo sweeet….♥♥ Dan Hyuk nebaknya bener banget: Kamu nulis episodenya juga yaaa?
              Daaan… kata Hae: every pic for him is complicated!! Dan gambar anjingnya dia… Bhuaaahaahaaa… aiiishh, namanya Yuki… Eunhyukie kepanjangannya, hihi..

              Aaahhh… mereka sweet banget daah,..
              Terus, giftnya: mug. Couple pula.. aiiisshh…

              Iyaaa ya? Aku komen aah entar…

              Aku pulang kantor dulu yeee.. mo ke emoll.. photo2.. hihihi…

            • HAHHAHAA makan batu mereka
              makan batuuuuuu mereka makhluk purba
              xD
              iya tpi liat deh jawaban donghae pas dia nulis siwon, dia ngisyaratin kl meski dia sirik xD sama kehidupan siwon tapi dia nggak terlalu mau jadi siwon, dia ckup bangga dari dirinya sendiri
              wah bangga aku padamu, donghae!
              ya kau mmg hrus bangga jadi dirmu sendiri
              sebego2nya kamu
              aduhh kamu mmg bego si hae xDDD

              hahha yang pose foto emang bener deh
              dan yg donghae itu kl foto mmg suka pasang wajah memelas sok cool tapi aneh gitu kekeke
              dan omongn hyukjae yang yakin banget “apa sih yg ga gue tahu soal donghae?” ya ampuunnnn kl itu donghae cewek ya, gue udah doain saban selesai sholat biar dua2nya nikah xD

              hahaha si donghae mah melankolis.dia jelas nulis episodenya.aku aja lgsg bisa nebak
              hihihi jd inget wktu donghae ceritain pedekatenya sama dara, dia aja ngomongnya ampe detail bgt dan penuh dengan mata menerawang jauh sok romantis
              aiiihhh aihhhh

              hyuk jae keliatan nggak suka sama kadonya
              dan donghae keliatan bahagia bangeeettt
              eh udh nntn OFD belum kamu? disitu buanyak bgt momen mereka berdua

            • Eii Soph.. itu ambigu banget yah kamu.. muji Donghae,, tapi ujung-ujungnya bego’in dia.. cukup member Suju aja yang begoin dia, ngape lo ikut2an yaah? Sini Hae aku peluk.. cupcupcup…

              Bener tuh, Hyukjae sok kenal luar dalem nya Hae, tapinya dia gatau Donghae lahir di Bokkirli -nah, bener gatuh- di rumah, dibantu neneknya, pas bapak ama hyungnya lagi maen badminton..hhaha.. lengkap bener deh infonya si Hae..

              Kkk.. kayaknya Hae tipe2 cowok romantis-melankolis yaa? Mendekati SSTI siih.. coba aku calon istrinya,, hehe.. tapi setipe ama Hyukjae -irit pelit —liat di OFD-

              OFD Swiss? Nontonlah… dari sebelum ada translate juga udah nonton hehe.. masih disave tuh yang ep1,3,4. Ep.2 terlalu mengenaskan.. ga tega nontonnya,, hehe..
              Episode 1 tuh.. episode honeymoon-nya Eunhae.. si Haenya kompleeen mulu.. kalo udah ga ketemu, ambil jalan pintas:nanya orang. Aah.. tapi mereka kalo ff tuh genrenya comedy romantis, bener ga? Hihi.. manis gitu.. apalagi Hyuk ngomong apa diikutin, Hyuk kemana, diikutin.. dasar tuh bocah..
              Episode 3 paling suka pas di kereta gantung (?) yang Hyuk nhomong sendiri,, trus ada yang muter MV Mamacita.. daaan… bagian Cooking: Banana’s Song! Sumpah, pada koplak tuh… Dan liburan barwng Hyuk keknya emang menyenangkan yaa.. hehe..
              Yang pas Eteuk dateng, yang mereka ga mau jemput trus lempar koin.. ngakak banget aku liatnya… dan interviewnya mereka tuh, alasannya bisa sama looh… emang D&E.

              Eiaaa… ada lagi yang D&E DvD pas konser di Japan itu, udah nonton belum? Itu sih ga kocak.. cuma jadi lebih ngerti mereka aja sih pas off stage kek apa.. Translatornya masih sama kok team oneplusone juga..
              Eh iaa, kalo sekarang aku lagi ngikutin variety-nya Hyuk yang animals ama Bachelor Party., yang di animals lucu.. Hyuknya direbutin ama Yami-Yeomi gitu..

  18. Ya ampun Mbak Sophie
    seneng banget baca ff karya Mbak yang satu ini mengobati kekangenan aku sama a cup of lee *ehem
    Dan jujur aku kangen banget sama duo combo Kyuhyun-Mia😄
    Sedikit kecewa karena Sophie-Yesung pasangan bertunangan paling kaya dan pelit sejagad raya ga nongol disini😄
    Mbak Sophie Mbak Sophie, penggunaan para berandal sebagai castmu itu rasanya jadi ciri khas sekali yang bikin orang2 langsung kenal dan bilang: ini nih ff bikinannya Sophie
    Oh iya aku mau pengakuan dosa hihi
    Selama ini aku selalu baca angel’s call tapi ga pernah ninggalin komen. Ga tau kenapa aku ngerasa ff itu ga Sophie banget lho huhu
    Aku suka sih tapi lebih suka karya Mbak Sophie yang model begini ini hehe

    • ehem ehem ehem EHEM
      ada yang nyinggung2 soal a cup of lee ini
      *towel towel draft a cup of lee*
      hahahahaha lets skip about that ff *ditendang
      kalau yesung sama sophie ikutan muncul, ini oneshot bakal jadi longshot deh malahan
      dipenuhi dengan keabsurdan mereka yang naujubileeeee
      haha si mia emang ikon nista di blog ini xD dri yg dulunya dipuja2 smpe sekarang disumpah2i biar cepet matiii😄
      oke nggak apa2 kok klo jdi siders its your choice beeeb
      iya itu ff adalah sisi romantisme dan kebaikanku yang menggelora membahana badai ulalalala~
      ff itu mmg beda bgt, mgkn karena aku nggak pernah bikin ff chapter yg typ chapternya bawaannya sedih mulu yaaa xD makanya rasanya jadi aneh
      hihihihihi

      apapun yg kamu suka, aku ttp berterimakasih km udh mau datang dan buang hajat di blog ini cup cup muahhh

  19. “Serius, lama-lama dia bisa gila dengan kehadiran Hyuk Jae di dalam hatinya.” —>> Seriously.. He is more Hot and Super Handsome nowadays ♥♥ (especially today at CBB)

    Haiii..
    And Hyukjae… annyeong… miss you…
    Waah… authornya mungkin rabun selama ini.. syukur udah dpt pencerahan dan tau, sadar kalo Hyuk itu ganteng!
    Hmm.. setuju!! Ini boleh jadi after storynya ‘why why why’ versi bahagia…
    Uuh… sweet… dan duo evil itu muncul lagi. Truss… jengjengjeng… SAATNYA BERUBAH!! Mereka berdua pake kostum angel dan nge-clear-in kegalauan tante Ji tentang Hyuk… awww..
    Truss.. adegan di kampus itu.. korean drama bingitss!! Emang gabisa si tante itu peluk2nya tunggu di rumah aja? Ato minimal di mobil apa?
    Naah.. aku pikir Hyukjae sedikit tidak normal kepentok materi ujian.. ternyata normal juga.. nagih juga itu anak… elaah.. naluri mah.. hehe…

    Bahh.. akhirnya ada update-an lagi… dan Hyukjae pula.. So thank you.
    Happy ♥ day too… may more love in the air ♡♡

    • well pertama2 mau bilang selamat udah jadi first reader
      tumbeeeen banget wkssss xD
      dan iya emang si Eunhyuk entah kenapa jadi keliatan ganteng terutama ya efek nntn OFD Suju bener2 membuat aku mikir dia itu leadership bgt ya… dan bisa bikin semua member berbaur
      what a cool man
      hahaha yup yup yup boleh dibilang gitu tuh
      versi bahagiaaa

      adegan di kampus itu biarin aja
      sst mreka udah 30-an ga papalah sekali2 peluk2 di tengah jalan
      mana ada punya malu mereka hahahaha

      hahaha dan kata2mu
      naluri….
      anjir…. ngakak aku
      iya tuh naluri eunhyuk banget xD

      iyaaa ayo sneng kan ada hyuk
      aku lagi baik hati soalnyaaa
      kekeke
      love love love juga~

      • Selamaaat.. cokelatnya mana? Hehe.. Aku tadi juga numbenin, dalam hati tapinya..
        Iih.. gegara OFD ya.. keliatan banget mereka ternyata manusia biasa.. itungan juga.. hehe,, beda fokus.. tapi tumben-tumbenan aku fokusnya geser ke Hae.. aku kayak Hyuk gitu, tiba-tiba ‘waahh’ aja ama Hae,, tumben gitu., biasanya kan ngintil doang..
        Eiya Sophie.. nonton Telephaty Quiz nya Eunhae ga? Sumpah tuh mereka bikin ngakak.. dan banyak fakta Eunhae yang terungkap di sono.. hehehe..

        Aniweii… motif aku kemari lagi tuh sebenarnya promo Eunhae yang di atas hihihi…

        Kapan ada oneshot lagi.. beneran aku lagi suka baca yang sekali kelar.. hehe,, baru aja post udah ditagih ya.. yang ini, anggap aja ngomongnya tiga hari lagi.. xD

Just talking...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s