Why, Why, Why?! (Part 4)

Yaaaakkk! Lee Donghae! Apa sih kurangnya aku? Song Ji Hyo! Cantik, pintar, kuat, cantik, dan cantik! Aku ini c.a.n.t.i.k! Sempurna! Idaman sejuta umat laki-laki di Anyang, bahkan Seoul! Kini kau tega-teganya mengkhianatiku dengan pria lain! Terlalu kau! Aku tidak perduli kau mengatakan dirimu gay atau apalah! Aku bersumpah akan membuatmu jatuh cinta lagi padaku, Lee Donghae bodoh! (Song Ji Hyo, ending planner, 29 tahun)

 

Kau tahu, Lee Donghae itu memang bodoh! Bodoh sekali! Kau bilang dia tampan, baik, dan menarik? Astaga, engsel-engsel di otakmu pasti sudah berkaratan semua! Kau ini gila atau apa? Atau kau ini tante-tante tua yang sudah kebelet mau nikah, sih? Pria gay seperti itu saja kau kejar-kejar seperti mengejar layangan putus yang terbang tidak ada juntrungan! (Lee Hyuk Jae, host club, 28 tahun)

 

Bukankah cinta itu tidak memandang apapun? Dan satu lagi, tidak ada yang tahu kenapa, apa, dan bagaimana semua bisa berjalan seperti ini. (Lee Dong Hae, news anchor, 28 tahun)

.

.

.

.

Author        : Sophie Maya

Title  : Why, Why, Why?! (Part 4)

Cast  : Song Jihyo, Lee Donghae, Lee Hyukjae, Song Joongki

Support Cast: another Super Junior member

Genre          : complicated romance, lil bit humor I think…

Rated : PG-19

Length: chaptered

Type : ?

Summary    : Why? Everything becomes crazy. Why? I must stuck in here. Why? With you, WHY?WHY? WHY?!!

song jihyo donghae

Disclaimer  : this story is MINE.

Warning      : do you hate the CAST? DONT READ, its simple. And one more, NO BASHING oke? Its just for fun! Oh right, one more again I HATE SILENT READERS, so comment this story right? ^^

Kau bilang cinta itu tidak harus memiliki. Jujurlah padaku, bukannya ketika kau mencintai seseorang, kau punya pikiran bahwa hanya denganmulah orang itu akan merasa bahagia? Dengan begitu, kau ingin orang yang kau cintai selalu ada disampingmu.  Kalau kau tidak berpikir seperti itu, kau pasti… pasti…— benar-benar bukan manusia.

 

.

.

.

.

Song Chae Rin membuka ponselnya yang sedari tadi berkedap-kedip. Kemudian menempelkannya di telinga.

“Ya?” katanya, lalu keningnya berkerut mendengar suara di seberang. “Ya, Lee Hyuk Jae Oppa…, dia Oppa-ku….”

Hening beberapa saat.

Dan lalu Song Chae Rin menjatuhkan ponselnya ke lantai. Wajahnya pucat seketika.

.

.

.

.

-Lee Hyuk Jae POV-

“Dia turun memeriksa satu-persatu halte bus, sementara hujan salju semakin deras. Pada akhirnya pemuda ini pingsan tak sadarkan diri. Aku melihat wajahnya pucat dan tubuhnya menggigil, suhu badannya panas sekali. Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan selain membawanya ke rumah sakit dan mengabari orang yang terakhir meneleponnya, kupikir pasti kau teman dekat atau keluarganya, Agassi…”

Hari ini aku bermimpi aneh.

Aku melihat Song Chae Rin, gadis mungil dengan rambut ikal dan bola mata  bulat seperti biji kelereng, menangis terisak-isak disamping pria yang sepertinya sopir taksi-ku beberapa hari lalu.

Aku menarik napas panjang-panjang.

Mimpi yang aneh…

“Siapa yang… siapa yang… Eunhyuk Oppa cari sampai dia berbuat nekat seperti itu, Ahjussi?”

“Seorang perempuan… saya tidak terlalu tahu, Agassi… maafkan saya.”

Aku menggeliatkan tubuh. Mimpi ini semakin aneh, terutama ketika aku merasa benar-benar hidup di dalam mimpi. Ketika Chae Rin dengan tangan gemetarannya menyentuh wajahku. Mengusapkan jemarinya di kelopak mataku, di pipi ku. Rasanya hangat dan menenangkan.

Aku membuka mataku perlahan-lahan dan memandangi wajah Chae Rin berada dalam jarak amat dekat dengan wajahku. Harum parfum jasmine kesukaan Chae Rin menusuk masuk ke indera penciumanku.

“Eunhyuk Oppa, kau sudah sadar?” tanya Song Chae Rin, lega. Lehernya berputar ke belakang menatap seseorang. “Ahjussi, tolong panggilkan dokter. Eunhyuk Oppa sudah sadar.”

Aku menggerak-gerakan alis. Astaga, mimpi ini benar-benar nyata… Song Chae Rin seperti berada di depanku.

Dan… astaga, sepertinya ini memang bukan mimpi…

Chae Rin menahan tubuhku yang berniat bergerak untuk duduk. Sorot matanya cemas secemas-cemasnya. Bibirnya bergetar menahan tangis. “Jangan… kumohon… jangan bergerak… kumohon… Oppa…”

Aku tertegun. Bibir Chae Rin terlihat bergetar. Wajah Chae Rin yang biasanya terlihat sumringah dan ceria, kini memerah sembab. Gadis itu habis menangis, dan sepertinya akan menangis lagi.

“Chae Rin-ah, kau kenapa?” ujarku lembut. Tanganku bergerak ke atas, hendak menyentuh pipinya. Namun Chae Rin lagi-lagi menahan tanganku. Kali ini, gadis itu mendekap tanganku erat-erat. Tangisnya pecah seketika.

Oppa, Oppa, Oppa! Kau bodoh, sebodoh-bodohnya pria di Seoul! Kau ceroboh, seceroboh-cerobohnya pria di seluruh dunia! Apa kau tidak tahu tingkahmu ini bisa membuatmu mati membeku, Oppa?” jerit Chae Rin bercampur isakan yang semakin keras. “Kau tidak tahu bagaimana khawatirnya aku mengetahui kau masuk rumah sakit? Kau tidak tahu betapa… betapa… sesaknya dadaku melihat kau tidak kunjung bangun juga, Oppa?!”

Air mata Chae Rin jatuh, mengenai punggung tanganku yang masih digenggamnya erat. Aku sungguh tidak tahu harus berkata apa. Melihat Chae Rin menangis membuatku merasa tolol. Walau di satu sisi, otakku segera memerintahkanku untuk memikirkan hal lain yang jauh lebih penting saat ini.

Song… Ji… Hyo….

Otakku berputar mengingat kejadian semalam dan termangu menyadari apa yang baru kulakukan. Demi Tuhan, aku baru ingat jika kemarin aku berlari di tengah hujan untuk mencari-cari gadis itu. Demi Tuhan, dimana Jihyo sekarang dan apa yang tengah dilakukan gadis itu? Demi Tuhan, apa dia sudah melakukan tindakan bodoh?—apa dia telah membunuh Siwon?

“Chae Rin-ah, aku harus pergi. Aku harus menemui seseorang, aku—“

“Tidak, Oppa! Memang kau mau kemana lagi? Kau ini masih sakit!” Chae Rin menggelengkan kepala kuat-kuat.

“Chae Rin-ah… aku…”

Oppa! Memang seberapa penting orang yang kau cari-cari hingga memeriksa seluruh halte bus? Seberapa penting orang itu, sampai kau menjadi tidak waras seperti ini!”

Aku tidak bisa menjawab pertanyaan Chae Rin. Seberapa penting Song Ji Hyo bagiku? Dia pelangganku, dan aku sebagai host harus melayaninya sebaik mungkin. Bukankah begitu?

Aku termangu. Sungguh, apakah hanya itu aku sampai bertingkah seperti ini? Entahlah, entahlah, entahlah. Aku benar-benar tidak tahu.

Apa benar aku sudah bersikap tidak waras seperti yang Chae Rin katakan? Entahlah, entahlah, entahlah. Silahkan cap aku benar-benar pria tolol karena tidak bisa menjawab semuanya. Silahkan cap Lee Hyuk Jae sebagai pria paling gila di seluruh Seoul. Terserahlah, terserahlah, terserahlah.

“Aku…” aku menjilat bibir bawahku yang kering. Tenggorokanku seperti tercekat. Chae Rin masih menangis sesegukan. “Dia…”

Dokter masuk ke dalam ruangan dengan membawa alat-alat. Seorang suster mengikutinya dari belakang, berjalan beriringan dengan sang sopir taksi dan Sungmin. Sepertinya Sungmin baru datang setelah dihubungi oleh sang sopir.

Sungmin hanya diam menatapku dan tidak mengucapkan sepatah katapun. Seluruh kamus di dunia tidak ada yang bisa mengartikan tatapan matanya saat ini. Antara kecewa, sedih, bingung, marah, dan… entahlah.

“Sungmin Oppa!” Chae Rin berlari menghampiri Sungmin. Mengalihkan perhatian Sungmin dariku. Aku hanya bisa diam karena dokter sedang memeriksa tekanan darahku sementara suster mengecek infus yang meliliti tubuhku. “Sungmin Oppa…, Eunhyuk Oppa…”

“Aku tahu,” ucap Sungmin meletakkan kedua tangannya di bahu Chae Rin. Suara pria itu terdengar rendah, nyaris berbisik. “Aku tahu… pada akhirnya, ini akan terjadi juga.”

.

.

“Bagaimana keadaanmu? Sudah lebih membaik?”

Sungmin meletakkan parsel berisi buah-buahan di atas meja, menggeser beberapa barang yang memenuhi meja. Chae Rin berpamitan sebentar keluar untuk mengantar sang sopir taksi sekaligus mengucapkan terimakasih sudah mengantarku ke rumah sakit.

Gadis itu tampak lebih tenang. Tangisannya telah berhenti dan wajahnya mulai berangsur normal. Aku bersyukur sekali atas itu.

“Sungmin… aku…”

“Kalau kau ingin membicarakan soal acara pertunangan Chae Rin, kau jangan khawatir. Aku nanti akan menjelaskan baik-baik pada Chae Rin.”

Aku menggeleng, sebenarnya bukan itu yang ingin kubicarakan. Tapi kemudian aku justru teringat dengan pertunangan gadis itu. “Ah, aku harus tetap datang ke pertunangan Chae Rin, aku sudah janji untuk menemaninya.”

“Tubuhmu masih lemah, Eunhyuk-ah.” Sungmin tetap menggelengkan kepala.

“Pertunangan itu nanti malam, aku hanya perlu istirahat dengan baik sebelum menjelang malam. Lalu aku bisa keluar rumah sakit untuk menemani gadis itu.” Kupikir sakitku tidak parah-parah amat. Walau yah, dokter tadi sempat mengatakan aku benar-benar bisa mati jika hujan-hujanan di bawah salju seperti kemarin lagi. Tapi dokter juga berkata dengan istirahat sebentar, staminaku bisa kembali membaik.

“Kau ini tidak bisa mengatakan tidak pada semua gadis yang meminta tolong padamu, ya?” Sungmin mengerang pelan, nada suaranya terdengar kesal.

“Kau tahu mengapa aku melakukan itu, Sungmin. Kenapa aku tidak pernah bisa mengecewakan semua gadis, kau tahu kenapa…” aku tersenyum tipis. “Aku akan tetap menemani Chae Rin ke pertunangannya.”

“Meskipun itu berarti kau akan beristirahat seharian di rumah sakit dan tidak boleh menemui Song Ji Hyo untuk sementara waktu?”

Ucapan Sungmin langsung membuatku terpaku.

“Kau tahu…”

“Aku tahu, kau mencari Song Ji Hyo. Aku tahu, kenapa kau mencari gadis itu. Aku tahu, kenapa kau mengejarnya sampai tidak mempedulikan tubuh kurus cekingmu ini.”

“Jadi kau tahu kalau gadis itu datang dengan misi untuk membunuh selingkuhan Donghae?” mataku membulat lebar, seketika, darahku mendidih. Aku tidak tahu apa yang Sungmin pikirkan saat menerima permintaan Ji Hyo. Aku mengerti Sungmin mata duitan, tapi ini sudah di ambang keterlaluan. “Kau membiarkanku melayaninya, itu berarti kau membiarkanku untuk membunuh… orang?”

Sungmin mengambil sebuah apel dan pisau, lalu mulai mengupasnya dengan tenang. “Iya, aku tahu.”

Kepalaku benar-benar pusing rasanya. Kupikir aku ingin meninju seseorang saat ini. “Lalu… kenapa kau menyetujuinya?” geramku.

“Karena dia Song Ji Hyo.”

“Apa maksudmu?”

Sungmin mengangkat wajahnya, memandangiku lekat-lekat. “Karena… dia… Song Ji Hyo…”

Aku sama sekali tidak mengerti maksud Sungmin—tidak sampai pemuda itu menceritakan satu hal yang membuat tubuhku seperti ingin runtuh saat itu juga.

Sampai ketika bibir tipis Sungmin menuturkan satu hal yang membuatku ingin berlari ke Jihyo sekarang juga untuk memastikan semuanya…

Berharap agar gadis itu belum membunuh Siwon…

….karena demi Tuhan, aku yang akan membunuh Choi Siwon untuknya.

-Lee Hyuk Jae POV end-

.

.

.

.

-Song Ji Hyo POV-

Aku membuka mataku tepat ketika sosok Song Joongki berlari masuk menghampiriku dengan wajah cemasnya.

Noona, kau tidak apa-apa?”

Telapak tangannya yang dingin menyentuh wajahku. Dia pasti langsung berangkat dari Anyang ketika mendengar kabarku, sampai lupa memakai sarung tangan padahal salju telah menutupi sebagian jalanan Seoul.

“Aku tidak apa-apa,” ucapku lemah. Diam-diam terharu atas perhatian adikku. Aku tidak menyangka Joongki bisa bersikap begini, kukira dia hanya bisa bersikap seperti aktor gagal audisi ratusan kali yang mulai punya penyakit halusinasi akut. Tapi nampaknya, aku salah menilai adikku.

Noona, kenapa kau bisa ada di sini?” Joongki memandang ke sekeliling dengan tatapan horor. “Noona, kejahatan apa yang kau lakukan? Kau tidak sedang merencanakan pembunuhan berdarah dengan Kang Maroo kan? Kau bahkan tidak mirip sama sekali dengan Eun Gi si Moon Chae Won itu…dia cantik, imut, dan tanpa dosa. Sementara kau sepertinya penuh dosa, Noona… bertobatlah… sudah kusuruh kau bertobat berkali-kali, tapi kau malah berobat ke rumah sakit. Bertobat dan berobat itu beda, Noona! Aku yakin otakmu bergeser, mungkin kau jadi bodoh seperti Eun Gi, tapi ah, kau tidak mirip dengannya, Noona!!”

Oh, kutarik ucapanku barusan (-_-)

Hah, Joongki masih bertingkah seperti Kang Maroo yang baru saja ditabrak mobil berkali-kali dan amnesia berkali-kali. Aku yakin sebentar lagi Joongki akan menyinggung drama kesayangannya yang lain…

“Apa kau begitu ingin hidup di Seoul hingga bertingkah anarkis seperti ini? Kubilang, Cheondamdong itu lebih baik. Aku bisa menemukan white rabbit untuk membantumu menjadi ‘Alice’ di Cheondamdong sana…”

Seseorang… tolong panggilkan psikiater. Panggilkan petugas rumah sakit jiwa—tapi jangan sekali-kali panggil Kang Maroo—adikku sudah gila…

“Hei, apa anda Song Joongki, pihak keluarga dari Nona Song Ji Hyo?”

Sebuah suara membuat Joongki menghentikan celotehan berbusanya. Diam-diam aku mengembuskan napas lega ketika Joongki berbalik dan menghampiri petugas berbaju biru-hitam yang membawa berlembar laporan.

Kau mau tahu apa yang baru aku lakukan sampai aku berada di kantor polisi saat ini?

Aku menundukkan kepala dan merasakan air mata merambati pipiku. Aku tidak pernah menyangka akan berada di sini, terkena tindak kejahatan, dan dijemput oleh adikku yang otaknya korslet…

“Kakak anda menerobos masuk ke dalam apartemen orang dan membuat kegaduhan di sini. Sang pemilik apartemen menelepon pihak kami untuk mengusirnya…”

Aku benar-benar menangis, kali ini dengan terisak-isak. Ucapan polisi yang terdengar sampai ke telingaku terasa amat menyakitkan. Aku tahu sebenarnya aku pernah melakukan kejahatan lebih dari ini seperti sengaja menjatuhkan teman SD ku dari jembatan atau menyekap Joongki di gudang selama tiga hari karena bocah itu selalu berceloteh tantang obsesinya pada Petualangan Sherina… (-_-)

Tapi yang paling menyakitkan dari tindak kejahatanku kali ini adalah, Lee Donghae, orang yang paling kucinta lah yang melaporkanku pada polisi. Kemarin saat aku baru saja mau menyerang pria bernama Siwon, Donghae memanggil satpam untuk menahanku, dan melaporkanku ke polisi atas tuduhan orang asing yang masuk ke apartemennya.

Tidak ada yang lebih menyakitkan dibanding ucapan Donghae yang seolah tidak mengenalku, terlebih, tidak mengingatku sama sekali. Aku tidak mengerti paradigma apa yang dipakai Donghae untuk mengatakanku seperti itu. Dan bagaimana wajah datarnya saat melihat kepergianku, itu lebih menyakitkan dari hukuman penjara seumur hidup sekali pun.

“Astaga, Noona… kau ternyata benar-benar ingin jadi preman. Kenapa kau masuk ke rumah orang sembarangan dan membuat keributan?” Joongki tahu-tahu sudah berada di depanku. Dia menggeleng-gelengkan kepala prihatin. “Baiklah, aku sudah mengurus kebebasamu. Sekarang kau bisa pulang denganku ke Anyang, Noona…”

Joongki menarik tanganku dan membimbingku keluar kantor polisi. Aku tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada polisi sebelum pergi.

Udara dingin berhembus lebih kencang dan membuatku menggigil. Aku merogoh sakuku untuk membuat tangan menjadi lebih hangat. Tapi jariku menyentuh selembar kain yang sudah agak basah di dalamnya. Saat kutarik, sebuah sapu tangan menyembul dari dalam. Sudah kumal dan basah sekali sampai air menetes-netes mengenai tanganku.

“Sapu tangan basah dan kotor seperti itu bisa membuatmu sakit. Yang itu buang saja, kau bisa memakai punyaku.” Joongki menyerahkan selembar sapu tangan bergambar bola.

Aku memandang sapu tangan itu sebentar, lalu melirik sapu tangan di tanganku. Ingatanku tertuju pada Lee Hyuk Jae. Entah sedang apa makhluk itu sekarang. Kemarin aku berlari meninggalkannya tanpa melihat ke belakang lagi.

Aku menyadari tindakanku konyol sekali. Aku juga menyadari permintaanku konyol sekali, meminta host sebaik dia untuk membunuh orang.

Aku belum berani menghubungi Eunhyuk sampai detik ini. Aku yakin pria itu marah padaku, mungkin, dia tidak ingin menemuiku lagi. Mungkin juga, sebentar lagi Sungmin akan meneleponku dan membatalkan perjanjian semula.

Entahlah. Perasaanku kacau balau. Diusir Donghae dari apartemen dan merasa bersalah pada Eunhyuk adalah dua hal yang membuatku ingin meringkuk di balik selimut hangat saat ini juga. Aku butuh pikiran yang tenang untuk menata hatiku yang berantakan.

Mobil yang dibawa Joongki mulai berjalan menyusuri jalanan kota Seoul ke arah luar kota. Bangunan-bangunan tinggi perlahan mulai menghilang dari pandangan digantikan deretan rumah-rumah beratap rendah yang telah tertimbun salju.

Aku tidak menyadari telah berapa lama perjalanan sampai tahu-tahu Joongki menghentikan mobilnya. Ternyata kami sudah sampai di rumah.

Noona,” panggil Joongki dengan nada tercekat.

Aku menyeret pandanganku dari pemandangan di luar jendela, menatap bola mata Joongki yang tampak berbinar cerah.

“Kenapa?”

“Pangeranmu akhirnya pulang ke Anyang,” katanya dengan riang. “Lihat, bukankah yang berdiri di depan rumah kita itu… Donghae hyung?”

Aku hampir-hampir saja terjatuh saat menoleh dan mendapati Lee Donghae berdiri di tengah-tengah halaman yang sudah ditutupi salju. Tangannya sibuk menyaruk salju dan membentuknya menjadi gumpalan-gumpalan kecil boneka salju yang berbaris seperti tentara.

“Lee Donghae…?” aku segera keluar dari mobil.

Pria itu benar-benar Donghae. Nyata seratus persen.

Kenapa Donghae bisa ada disini? Kenapa dia pulang ke Anyang? Kenapa dia menemuiku setelah semalam dia mengusirku?

“Hei, Joongki-ah!” Donghae melambaikan tangan dan menyapa Joongki. “Bagaimana kabarmu?”

Hyung!” Joongki berlari menghampiri Donghae dengan senang. “Wah, news anchor hebat ada di rumahku. Kau harus minum kopi buatanku sebelum pergi, Hyung!”

Kedua pria itu terlibat pembicaraan seru. Sementara aku hanya diam mematung, tidak tahu harus berkata apa. Siluet Donghae benar-benar tampan pagi ini. Sweater biru muda dan celana trainingnya membuatnya terlihat berjuta-juta kali lebih menarik. Matanya masih menyorotkan kelembutan dan keramahan, khas Lee Donghae.

Tuhan kenapa Kau menciptakan makhluk setampan dia jika hanya Kau jadikan dia sebagai pria gay?

Joongki akhirnya masuk ke dalam rumah. Meninggalkanku dengan Donghae. Ada jeda keheningan mewarnai. Aku berjalan mendekat dengan ragu-ragu, sementara Donghae kembali menyaruk salju-salju.

“Kau sudah pulang…,” kata Donghae pelan dan lembut.

Ucapannya seketika membuatku menangis lagi. Aku tidak menghitung sudah berapa kali aku menangis di pagi ini. Untuk alasan yang sama. Untuk pria yang sama.

“Kau kenapa… kenapa…” dadaku benar-benar sesak, “kenapa kau gay, Donghae-ah…”

Donghae berdiri menatapku lekat-lekat. “Polisi itu tidak membuatmu terluka, kan?”

Aku tidak bisa melihat Donghae dengan jelas karena pelupuk mataku penuh airmata. Donghae, kenapa kau mengkhawatirkanku? Kau yang membuatku masuk ke kantor polisi, kan?

“Aku tidak mengerti apa yang kau inginkan… aku tidak mengerti apa maksudmu—aku tidak mengerti dirimu sama sekali.”

Donghae menyentuh puncak kepalaku. Rasanya hangat. Tangan besar Donghae menampu kedua kepalaku dan mengelusnya perlahan. “Maaf ya… aku…”

Aku memejamkan mata.

Sungguh, aku tidak pernah menyangka cinta bisa sesulit ini. Aku hanya ingin bersama dengan cinta pertamaku sekaligus cinta terakhirku. Kenapa bisa begitu berat? Aku tidak mengharapkan apa-apa lagi.

Aku hanya menginginkan Lee Donghae, tapi kenapa seluruh dunia berteriak agar aku menjauhinya? Aku mengikuti langkahnya dengan senyum dan menjadi bunga mataharinya setiap waktu, tetapi kenapa Tuhan menakdirkan Lee Donghae tidak pernah… melihat ke belakang dan menyambut seluruh perasaanku?

-Song Ji Hyo POV end-

.

.

.

.

-Lee Hyuk Jae POV-

Pertunangan Chae Rin diadakan di restoran mewah, hanya dihadiri oleh keluarga dari kedua belah pihak. Dan Chae Rin tampaknya benar-benar tidak menyetujui pertunangannya ini. Dia berdebat panjang dengan ibunya ketika melihat kedatangan orang asing di pertunangan ini. Orang asing itu, tentulah aku.

“Ibu, aku mencintai Eunhyuk Oppa. Aku dan dia telah menjalin hubungan sejak lama dan kami berniat melanjutkan hubungan ini lebih serius.” Chae Rin menunjuk diriku.

Aku tersenyum dan mengangguk.

Ibu Chae Rin terlihat seperti wanita-wanita kelas atas yang mengutamakan penampilan di tempat pertama. Wanita itu memandangiku dari atas hingga bawah seakan menilaiku.

“Kamu adalah putri tunggal pewaris perusahaan almarhum ayahmu. Kau tidak bisa sembarangan mengencani pria. Berapa umurnya? Dimana dia tinggal? Apa pekerjaannya?”

“Ibu! Apakah status sosial lebih penting diatas segala-galanya?” Chae Rin merengek, “yang penting aku mencintainya dan Eunhyuk Oppa mencintaiku. Apa yang lain-lain begitu penting?”

Aku merasa tidak nyaman dengan pembicaraan kedua ibu-anak ini. Aku memutuskan untuk pamit keluar restoran untuk menghirup udara segar. Tubuhku masih sedikit lemah dan wajahku sedikit pucat.

Aku masih terus memikirkan perkataan Sungmin di rumah sakit tadi. Kepalaku menjadi pusing karenanya. Aku benar-benar ingin hari ini berakhir hingga aku bisa menemui Jihyo untuk menanyakan semua padanya, memastikan semua perkataan Sungmin tadi. Ah, ini benar-benar membuatku gila.

Rombongan dari keluarga pihak pria berdatangan. Chae Rin dan ibunya keluar dari dalam restoran untuk menemui mereka. Chae Rin segera menggaet tanganku untuk menunjukkan intensitas hubungan kami.

Oppa, kau harus membantuku membatalkan pertunangan ini. Aku tidak mau menikah dengan seorang dokter! Jadi apa aku nanti? Istri yang ditinggal terus setiap waktu? Dokter hanya punya waktu untuk pasien, tidak sepertimu, Oppa… kau selalu punya waktu untukku.”

Aku tersenyum tipis menanggapi ucapan Chae Rin.

“Jadi tunanganmu itu dokter?” tanyaku berbasa-basi.

Chae Rin mengangguk sebal. “Hu-um. Namanya Choi Siwon… itu orangnya.”

Choi Siwon? Aku memutar kepalaku dan menatap sesosok pria bertubuh tinggi besar dengan senyum lebar tengah membungkukkan badan pada ibu Chae Rin.

Aku terhenyak. “Choi Siwon?” desisku kaget. Wajah dan tubuh itu benar-benar familiar. Aku pernah melihatnya di stasiun teve tempat Donghae bekerja.

Choi Siwon… astaga, jadi pria yang diduga selingkuhan Donghae ini, dia adalah calon tunangan Chae Rin?!

.

.

“Choi Siwon ini bekerja sebagai dokter di rumah sakit St.Mary Hospital, dia menangani pasien khusus penyakit kanker. Oh, ya, Song Chae Rin katanya sudah mulai belajar mengurus perusahaan almarhum Tuan Song ya?”

“Iya, dia masih muda, tapi saya yakin kemampuannya bisa berkembang dengan cepat. Dia satu-satunya harapan keluarga kami…”

“Ah, begitu. Siwon juga satu-satunya anak kami.”

Aku tidak bisa fokus dengan bisikan Chae Rin yang menyuruhku membawanya pergi dari forum keluarga super membosankan ini. Mataku terus tertuju pada sosok Siwon yang duduk tenang sambil menyantap saladnya.

Siwon masih hidup ternyata. Jihyo belum membunuh pria ini ternyata.

Bagaimana jika aku saja yang membunuhnya?

Mataku mencari-cari pisau pemotong roti dan berniat melemparnya ke wajah sempurna Siwon. Tapi kupikir pisau seperti ini tidak akan membuat Siwon mati cepat. Aku kembali melihat-lihat peralatan makan yang sekiranya bisa membuat pria ini terkapar dalam hitungan lima detik.

Oppa, kau kenapa? Tingkahmu aneh sekali?” Chae Rin memandangiku cemas. “Ada apa, Oppa? Apa kau sakit?” Chae Rin menyentuh keningku.

Ibu Chae Rin melirik padaku kesal.

“Oh, Lee Hyuk Jae-ssi, apa kau sakit? Siwon bisa mengobatimu.” Nyonya Choi menawarkan diri.

Aku tersenyum pelan dan menggelengkan kepala. Diam-diam kagum dengan sikap tenang keluarga Choi. Chae Rin telah memperkenalkanku sebagai kekasihnya, tapi mereka tidak marah atau kecewa sama sekali. Mereka malah berujar jadi tidaknya pertunangan ini, yang penting keluarga mereka bisa saling bersilahturahmi.

Seharusnya Chae Rin merasa lega dengan sikap kooperatif keluarga Choi. Tapi tampaknya gadis itu justru tidak percaya satu pun ucapan dari keluarga Choi.

“Jangan percaya mereka. Pada akhirnya, mereka akan tetap memaksaku menikah dengan pemuda bertitel dokter itu!” dengusnya saat kusinggung hal itu tadi.

“Saya tidak apa-apa, Nyonya Choi. Terimakasih.”

Nyonya Choi mengangguk dan berkata lagi, “Tapi Siwon memang ahli penyakit kanker hati. Jadi mungkin kalau mengobati penyakit tidak enak badan, belum tentu bisa ya…, hihihihi.”

Aku ikut tertawa untuk menghormati Nyonya Choi.  Dan Chae Rin langsung menyikut tanganku.

“Eunhyuk Oppa juga pintar meracik banyak minuman enak. Dia ahli minuman dan punya indera cicip yang hebat.” Chae Rin membanggakan diriku.

Nyonya Choi tampak tertarik. “Wah, saya harus mencicipi minuman buatan Eunhyuk-ssi suatu saat. Siwon juga, ya?”

“Iya, tentu saja,” jawab Siwon sopan.

Aku memandangi Siwon lekat. Dilihat dari mana pun Siwon memang sempurna. Tapi kenapa Chae Rin tidak menyukai pria ini? Dan kenapa pria sesempurna ini gay? Dan oh, oh, oh… kembali fokus mencari benda-benda yang bisa membunuh pria ini, Lee Hyuk Jae!

“Oh, saya jadi ingat dengan salah satu pasien Siwon yang mengidap kanker. Siwon ini orangnya ramah pada siapapun. Pasien itu sekarang jadi teman dekatnya dan sering main ke rumah. Saya prihatin dengan pasien itu, dia punya kekasih yang cantik… tapi ingin memutuskannya karena tidak ingin kekasihnya tahu dia mengidap penyakit.” Nyonya Choi masih terus bercerita.

“Ibu, sudah.. hentikan. Itu rahasia pasien,” larang Siwon.

Tapi Nyonya Choi malah tersenyum. “Ibu akan merahasiakan identitasnya, Siwon,” katanya mengedipkan mata, lalu kembali bercerita. “Dia pria yang baik dan tampan, seumuran dengan Siwon. Kekasihnya itu adalah cinta pertamanya, ah…. Pasien itu ingin menjadikan cinta pertamanya sebagai cinta terakhirnya. Kisah anak muda jaman sekarang memang romantis. Tapi sayang, kisah mereka sepertinya tidak berakhir bahagia.”

“Benarkah cerita seperti itu sungguhan terjadi? Astaga, malang sekali nasib pasien itu…” Chae Rin mulai terbawa cerita Nyonya Choi. Matanya berkaca-kaca penuh simpati. “Ini seperti drama.”

Aku mengambil sendok dan menimang-nimang apakah sendok bisa membunuh SIwon. Sepertinya tidak. Lagipula sendok ini terlalu bagus, lihat, pantulan wajah tampanku terlihat dari sana.

“Benar-benar terjadi, Chae Rin-ah. Kekasihnya itu dari Anyang dan tiap hari kerja di Seoul demi bisa bersama sang pasien, tapi kini tidak terdengar kabarnya lagi. Ini karena pasien itu berpura-pura mengaku gay agar kekasihnya tidak mengganggu hidupnya lagi…”

Sendok di tanganku seketika jatuh, menimbulkan suara “prang” yang keras.

Siwon dan Nyonya Choi sontak menoleh padaku. Chae Rin mengernyitkan alis dan memandangiku cemas.

“Kenapa, Oppa? Astaga, wajahmu benar-benar pucat, Oppa!” serunya panik.

Aku menatap Siwon dan Chae Rin dengan tatapan kosong. Sekujur tubuhku gemetaran dan perutku terasa mual. Apa yang kudengar tadi? Cerita apa itu? Pasien kanker? Kekasih dari Anyang? Berpura-pura gay? Apa…

“Cerita seperti itu benar-benar ada, Siwon-ssi?” tanyaku dengan suara serak. Siwon memandangiku. “Apa benar ada pasien yang seperti itu?”

“Sebenarnya… itu rahasia pasien… ibuku ini memang tukang cerita.” Siwon tersenyum tipis.

Aku tidak mempercayai hal ini bisa terjadi. Aku tidak percaya hal seperti ini benar-benar ada. Aku tidak tahu mengapa Tuhan menyiapkan banyak pertanyaan yang membuat kepalaku nyaris pecah.

“Apa… pasien itu… seorang news anchor?” tanyaku lagi.

Aku melihat perubahan drastis di wajah Siwon. Hal itu membuatku sadar ada kesalahan besar disini. Ada kesalahpahaman yang benar-benar besar.

Siwon bukan selingkuhan Donghae.

Donghae bukan… gay.

Dan Jihyo adalah…

Aku adalah…

Aku berdiri dari dudukku. Semua orang di ruangan menatapku dengan sorot heran. Dan Chae Rin menjerit tertahan, ketika melihatku berbalik dan berlari keluar dari restoran.

Menembus salju dingin yang bertiup untuk kedua kalinya.

-Lee Hyuk Jae POV end-

.

.

.

.

-Song Ji Hyo POV-

“Kau dimana?” teriaknya dari ponsel.

Aku menjauhkan telingaku dan menarik napas panjang.

“Aku di stasiun kereta…” aku mengigit bibir bawahku, menahan tangisku.

Oh, bagaimana mungkin mendengar suara Lee Hyuk Jae bisa membuatku menangis lagi? Suara penuh khawatir yang menanyakan keberadaanku.

Aku pikir pria itu sudah angkat tangan pada diriku, tapi ternyata dia masih mempedulikanku. Dia masih ingin melihat wajah gadis dengan banyak masalah sepertiku ini.

“Aku akan kesana!” teriak Eunhyuk lagi. Napasnya terdengar memburu. Apa dia sedang berlari?

“A-aku…” aku berjongkok di koridor stasiun.

Aku tidak tahu harus kemana dan harus bagaimana menghadapi hari ini. Aku tidak tahan tinggal lebih lama di Anyang dan memutuskan pergi ke Seoul dengan kereta. Tapi sekarang, saat aku telah berada di Seoul, perasaanku justru jauh lebih sesak.

“Ada apa denganmu?” suara Eunhyuk terdengar lebih lembut, meski masih ada sisa-sisa kekhawatiran di sana. “Ada apa?”

Aku mengusap air mata di pipiku. “A-aku… tolong aku…”

-Song Ji Hyo POV end-

.

.

.

.

-Lee Hyuk Jae POV-

Ketika aku tiba di stasiun, Ji Hyo langsung berlari memelukku. Mendekapku erat. Hingga aku nyaris terjungkal.

Aku menahan tubuhku sekuat mungkin. Perasaan bingung bercampur frustasi membuatku tidak tahu harus memulai pembicaraan dari mana.

Apa yang harus kukatakan? Apa yang harus kutanyakan? Apa yang…

“Eunhyuk, bagaimana ini… tolong aku…” suara Jihyo terdengar lirih, membuatku terdiam mendengarkan.

Aku menepuk kepalanya pelan. “Ada apa?”

“Donghae bilang, dia akan pindah tugas ke New Zealand. Dia tidak akan bertemu denganku lagi.” Suara Jihyo terdengar serak. “Eunhyuk, bagaimana ini? Walau dia gay… aku masih sangat mencintainya.”

Aku terdiam.

“Donghae akan pindah?” tanyaku dengan susah payah mengatasi keterkejutanku.

Jihyo menangis lagi. Dia mendekapku semakin erat. “Ya… cinta pertamaku akan pergi. Kisah cintaku akan berakhir…”

Tanganku mengepal kuat-kuat. Aku semakin tidak tahu harus memulai semua cerita ini dari mana.

Aku tidak tahu bagaimana menceritakan penyakit Donghae, akting Donghae, selingkuhan Donghae, pernyataan Sungmin…

Aku benar-benar bingung, Kapten Ji…

.

.

.

.

why-why-why_4727428_GIFSoup.com(1)

To be continued

102 thoughts on “Why, Why, Why?! (Part 4)

  1. Hiks.. hiks…
    Qu nngis d chap. ini., gag tega.. Lbh tepat’nya gag mau😥

    D0nghae pzti jauh Lbh trLuka..
    Apkah bakaL da side st0ry buat D0nghae Chingu ??

  2. Suka Joongki suka Joongki suka Joongkiii #salahfokus
    Kesimpulan part ini ( pendapat pribadi ya Sophie ^^ )
    – Donghae ternyata besar hati banget, n mnurutku kepindahannya ke New Zealand cuma boong, tp tergantung authornya sih mo bkin kyk gimana
    – Hyukjae kayaknya mulai suka sama Jihyo, mana ada orang yg berkorban smpe sgtunya kl ga ada apa2, yah kl mnurutku sih, hehe
    – Maminya Siwon itu gosipers sejati, kagak ada remnya, wkwkwk
    – Joongki oh Joongki, tolong author, tolong, sembuhkan ia, sehatkan ia, temanilah ia… Dia butuh seseorang di sisinya

    Ah udah ah, ngantuk. Next partnya besok aja deh, udah malem mo bobo.
    See you Sophie ^^/

    • Okeh kamu beneran salah fokus
      Seharusnya kamu suka antara hyuk atau donghae
      Tapi kenapaaaa
      Kenapaaaaa
      Malah si raja drama kang ma roo wannabe
      Ini patut dipertanyakan dan dipertentangkan!!

      Yup see you,nyantai aja bacanya ga ush buru2

  3. OMAIGAT!!!!! ternyata Hae g gay,, tapi dia sakit,,
    ughhh,,, meskipun awalnya rada sebel sama kelakuan Hae yg tega banget ngusir jihyo pake polisis, mana di bilang orang asing lagi…
    btw si enyuk agaknya punya rasa ama jihyo,,
    udah kalo hae nya tewas, jihyo sama enyuk ajahh,,, *digeplakdonghae*

  4. What ? Bang ikan mokpo ternyata sakit.

    Part yg m’buat prasaan jdi sedih, jengkel, shock, tp pstinya ttp bsa t’senyum dgn knarsisan bang hyukjae ‘n daya imajinasi song b’saudara ^^
    daebak !
    Next part dulu

  5. Aaaaaakkkkkk~ aku tadinya mau benci Si Om Ikan itu gara” ngusir Jihyo. Tapi ternyata dia SAKIT????
    Trus ntar yang jagain warung taco nya siapa dong? xD
    Eniwei, jangan” nanti giliran si Ikan sembuh, si Jihyo dah kadung naksir sama si Ikan teri itu lagi…
    Jangan ya Soph, biarkan aku bersama si hyukjae aja…. Eeeeaaaa~~~
    Dan lagi, ini kenapa si Joongki ku jadi alay begini banget sih. Tapi emang Kang Maroo lebih kece dibanding Joongki. Wakakakaka~

    • hahaha om ikan tidak bisa dibenci
      dia itu amat disayang dan dicintaaa lalala

      hmmm keep your speculation up… lalalalala

      aduh joongki lebih kece dari maroo
      *sengaja ngomong gini biar jongki ga ngambek

  6. argghh >///< part ini bikin emosi campur aduk, mulai dari jongki yg bikin aku ngakak dengan obsesinya dgn drakor, trus si hyuk kenape ane jadi terpesona ama elu bang *bisa terancam posisiku sebagai istrinya yesung kyaaa Andwe !!!! Trus si dongek yg miris nasibnya plis bang jangan bikin ane nangis gara2 elu, cepet sembuh ya ~~~ buat authornya ku doain semoga ketemu hyuk wkwkwk

  7. selamat kawan *sokakrab* anda membuat perasaan saya terjungkir balik di sini *asahgolok*
    kenapa? nih gw jelasin
    1.dibuat ngakak gara2 tingkah joongki (gw bacanya jam 2 malem dan terpaksa mulut kudu dibekep biar penghuni di rumah gak jantungan denger ketawa gw )
    2.abis nahan ketawa eehhhhhh ternyata ada fakta yang super duper mengejutkan + lagi2 bikin mewek T^T
    3.tappiiii aku cintahhhhhh kamu yang udah bikin ff kayak gennneeeeeeehhh
    hahahahaha

  8. Annyeonghaseyo authoooor, aku reader baru disini hehehehe~ pertama baca FF author di SJFF kayanya, aku lupa hahahahaha😄

    FF ini keyeeeeen, ga nyangka bakal se-complicated begini jalan idup si Donghae sama Ji Hyo. Daaan author berhasil membuat saya kepo sama apa yg diceritain Sungmin ke Eunhyuk! *cekek Sungmin*
    Kok feeling aku Eunhyuk sama Ji Hyo nih udah kenal lama yah? Seperti teman lama #asek *ditebas Eunhyuk*
    Tapi tapi tapiiiii jujur sejujur-jujurnya aku lebih kepengen Eunhyuk yg sama Ji Hyo masa ._. *gyaaa, suami gw!!!!*

    Trus juga si Joonki, apa banget deh tuh orang ._____. Dia kebanyakan nonton drama atau udah keracunan drama? Semuanya di sambungin sama drama. Sesuatu sekali pria itu -_-”
    Tapi kadang omongannya si Joonki itu sih yang bikin aku ngakak nyahahahahahaha😄 *keselek Shindong* *mati dong gw?* *bodo amat* #plak!
    Suami aku kenapa dodol banget sih di situ? Yakali bang sendok bisa bikin orang mati, kl tuh sendok di asah trus di lempar ke orangnya mungkin iya bisa bikin mati *eh iya ga sih? Sotoy nih gw* *digorok massa*
    Tapi tenang bang, saya tetap cinta sama abang walaupun tingkat keyadongan abang tinggi dan IQ abang menurun drastis, aye tetep cinte sama abang *Hyuk: nah, dia mendadak betawi | ih abang, cubit nih | Ji Hyo: stop! Ini kan cerita tentang gw, ngapa jadi lo bedua yang eksis! | oh sorry madam, khilap!* *tolong tabok saya biar insyaf*

    Intinyaaaaa saya tunggu kelanjutan FF-nya yah thor hehehehe :p
    Oiya aku manggilny apa yah? Agak gimana gitu manggil thor, berasa Avengers *sekali lagi abaikan*
    Aku 90liner *ga ada yg nanya*

    Oke deh sekian dulu, kasian authornya ntar berbusa baca komen ga penting dari aku *kibas jidat*
    Ditunggu part selanjutnya thor, Eonni, Saengi, Chingu atau apalah itu.
    Paipaaaaiiiiii~ *masuk kamar bareng Eunhyuk* *hohoho~

    • waaaaaaaahhh pertma tama aku mau ngucapin selamat datang
      dan terimakasih banyak sudah mau baca dan komen ceritaku
      dan ya ampun komenmu panjang banget aku jadi bingung sendiri mau balasnya gimana, hehe. tapi yang pasti aku benar2 merasa terharu
      hihihi
      terimakasih ya

      hm kamu bisa lihat apa yang sebenarnya sungmin ceritakan ke eunhyuk di part selanjutnya, masih dalam masa pengetikan, semoga aja bisa cepat kelar
      ya tapi ga usah banyak berharap karena aku suka ngaret dari deadline yang kutetapkan sendiri kekeke

      aduh kenapa kalian jadi pada mendukung eunhyuk sama jihyo? apa ini gara2 aku terlalumembuat eunhyuk tampan disini? wah, salah langkah aku *dibakar jewels* kekeke

      aku 93 liner, berarti panggil aku saeng hehehe

      p.s joongki emang nista banget disini
      tenang aja, aku juga malu kok bikin dia nista gitu hahahaha xDDDD *ditabok*

      makasih ya udah komen dan kasih semangat

      • Hooh oke deh saengi hihihi ^^

        Abisnya disini si Unyuk care banget sama Ji Hyo, seperti tumbuh benih2 cinta #aseek

        Part selanjutnya jangan lama2 yah saeng, kepooo hahahahaha😄
        Fightiiiiing!!! *lempar boxer branded Siwon*

  9. Guy.. Beneran guy! Haha
    kalau siwon emg dominan guy (efek liat dia maksa dicium kyu, pdhl kalau changmin manis tp siwon? Jadinya.. Errr)

    itu, kenapa iq unyuk yg naik jadi jatuh lg. Bodoh kali sampe msk rumh sakit -,-

    Soph, mana to gak update2. Aq bolak-balik wp km trus neh.. KYUnya dong ^.^

  10. hyukjae sakit mah d’terjang hujan salju,..
    huhuhu,..
    astaga, hae sakit kanker hati ternyata, ..
    hooh jd i2 alasan minta putus dr jihyo, kasian kisah cinta mereka tragis,..
    aduh jd sedih,..
    i2 ap sih yg d’ceritain sungmin, aakkkkk penasaran,..
    ahay hyukjae udah ad benih2 cinta,..
    lucukk bag. hyukjae mikir ngebunuh siwon,.
    sumpah, oppa joong ki makin nista,..
    ya ampun setelah nice, skrng alice in wonderland,..
    nanti I miss you, iris kali,. #emang action,..
    hahaha,..

    ok, sop d’tgg lanjutanny,.
    apa hyukjae akan bersatu am jihyo,..
    hey, hae tokoh priany?
    kkkkk,..
    fighthing,.. ::)

    • huhuhu iyaaa tragis ya *elap ingus

      aaa tunggu next part pokoknya aku ga mau spoiler kekekeke

      jejejejeng entahlah siapa pemeran utama di ff ini
      masih tebak tebak
      ayo ditebak

  11. For God’s sake, apa itu Hyukjae?! Lagi serius malah sok pedenya kumat, bunuh pake sendok -_-
    Nah nah, udah ketebak kalo Hae pasti sembunyiin sesuatu, ternyata ternyata u,u
    Aaaa Joongki balik lagi dg segala tata dramanya(?) Ya ampun, itu tadi hancurin momen -_-
    Sip kak, part ini kompleks bgt😀
    Lanjutannya ditunggu~

  12. tadinya udah sebel abis, gara2 si haeppa bilang dy gay..
    twnya ga beneran, ah jadi binggung campur aduk rasanya…
    ming bilang apa y, penasaran…
    udahlah buruan dilanjutin *digorok author

  13. Penasaran ama ucapan sungmin..

    Kekerenan unyuk minus 10%.. Hhe. Paboya, lee hyuk jae..

    Jiah, donhaenya asli, jadi keliatan keren gitu yak karena nglaporin Jihyo ke polisi.. Sayangnya, kurang suka dg pilihan penyakitnya.. -,- Gimana kalau ganti Siwon yg akting? Dia sebetulnya emang guy? Hahaha #dikeplak!

    • jiaaahhh kenapa kekerenan unyuk minum sepuluh persen? gara2 diambil donghae ya? hahaha
      yup, itu parah banget
      masa laporin jihyo ke kantor polisi hahahahahahaha
      hahahahaha gay beneran ga yaa? xD

  14. tadi iseng2 buka, eh ternyata udh ada update-annya *hurrraaay*
    kasian donghae,:(((((( eh ngak kasian jg sih. tadinya aku berharap dia bneran gay, jadi eunhyuk bisa sm jihyo. tp kasian juga sama image dia yg membelok (-_-“)>
    buahahahahahhaahaha
    duh, aku jadi lebih penasaran sama yg sungmin ceritain ketimbang jihyo nantinya sm sp. *for now tp*

    btw, baru kali ini aku nggak jadi silent reader😛
    lanjutin terus ya eon!!! aku nunggu❤ hahahahaha hwaitinggggg~!!

    • apa? jadi selama ini kamu silent reader? *kurung di lemari kaca* hehehe ga papa yg penting mulai saat ini jadi loud readers kan *kedip

      kok ini pada setuju eunhyuk sama jihyo sih? weleh weleh kasian nih posisi donghae serba salah HAHAHAapa dia jadian aja ama siwon sekalian ya HAHAHAHA *dan lalu dibakar readers akunya*

      hmmm tunggu next part deh yaaa…. :3

  15. hahahahaha… finally aku bisa baca juga….
    hahahaha….. tebakanku bener soph……. #goyang gergaji ala DP.

    ntar pilihanna ada 2. si donghe mau operasi ato malah mati. #semoga ga mati….. biar ama jihyo… kekal abadi selamanya… #amin.

    terus nanti eunhyuk tetap pada pekerjaannya… jadi aman tentram dan damai sejahtera. #apa deh…..

    tapi walau ini kau bilang romantis, ini ga ada romatisna… #dikemplang soph ayam

    • eh kamu belum baca ya? aku malah ga nyadar :O *digetok

      waaahhh aku nggak bisa memberitahu jihyo sama siapa nantinya, donghae atau eunhyuk… atau malah sungmin xD

      MASA GA ROMANTIS! AISH *sekap kiwi*

      • blum komen yang part ini… seriusan…..

        kagak romantis… kalo mau romantis hilangin bagian gajena di ff kamu…..
        tapi jangan deng soph…. ntar ga ada author ff gaje lagi,,,,
        udah ga papa dapet cap author ga romantis… hahaha

  16. Ternyata kau bang….tak kira kau benar2 gay and mesti gmn ngakhiri cerita ne…tap ternyata terkuak juga kisah sebenarnya.
    menunggu part berikutnya…
    karakter2 main castnya kuat2 di sini,keren😉

  17. kyaaaa…..tadi ga sengaja buka lagi..eh uda nongol part 4 nya u.u
    ntar kl donghae jd mati gapapa deh,eunhyuk jg boleh *plaakkk
    ato misal eunhyuk jd donor buat kanker nya donghae…and happily ever after *digampar unyuk pake bibir
    oiya,terakhir aku komen,kupikir aku lbh muda,ternyata aku lbh tua -___- jd panggil saeng deh😄 *abaikan

    • iya udah ada gitu nihhh
      aduh pada bingung ya
      eehh eunhyuk jadi donor kanker? kekekeke xD
      ENAK AJA DIGAMBAR PAKE BIBIR, ITU MAH AKU JUGA MAU!

      eh masa kamu lebih tua? kkkeeekeke banyak bgt org yang manggil aku onnie, aku udah berasa kayk tante2 sendiri nihh

      • iya..jadi trnyata eunhae itu sodara kembar pas jaman kecil dulu,trus gen nya pas bgt kl hyuk jd donorx dongek.jadi dongek tetep idup dimana ada nyawa unyuk di dalamx.dongek jd ke-unyuk2-an gitu deh.dr segi hobi nonton video yadong ato hobi minum susu strawberry.trus jihyo mulai ragu,siapa yg sebenernya dy cintai,dongek atau hyuk yg idup dlm tubuh dongek
        ji hyo lantas gila -____-
        *hadoooohhh gila nih komen gua nyiksa ji hyo banget

        iya ciyusan…dikau 19th kan..nah eikeh 90line loh
        oiya ada lg,tar aq mau seret link hidup blog ini ke beberapa postingan blog ku yak…tingkyu

        • wah wah wah
          ini imajinasinya sudah kabur kemana2 iniii
          sadar nak! sadar!!! amu tadi habis makan cumi bareng yesung!!!

          hahahaha
          genrenya jadi berubah total kalo begitu donggg….

          what? berarti aku panggil kau onnie ya? aseeek ada juga yang kupanggil onnie *nari hula hula*

          itu maksudnya seret link kayak di reblog gitu ya? oke oke dehhh
          pake credit ya onn :3333

          *lempar kyu

  18. Yaaay… Akhirnya keluar juga. Dan btw yang dimaksud ibunya Siwon itu beneran Donghae kan ya? Saya turut berbahagia kalo ternyata Donghae bukan gay. Karena emang sangat disayangkan kalo orang seganteng itu harus berakhir dengan menjadi gay. Plis deh… Tetangga saya yang ga ada ganteng-gantengnya aja bininya dua kok. Bukannya saya nyuruh Donghae punya bini dua juga sih… Tapi ya gitu lah… (kok jadi ngawur gini yak) Tapi kasian banget sih kok Donghae sakit… Jangan dibikin mati ya oennie… Sayang gituh… Ah part ini agak sedikit menyesakkan dan complicated deh… Pokonya fighting terus buat Oennie…

    • yeaaayyyy~!
      makasih udah mau baca dan KOMEN ^^
      hahaha kamu reader pertama yang lebih suka donghae sakit dibanding gay xD
      yang lain pada rela donghae gayyyy kekeke
      kita tunggu next part yaa

  19. Cius miapa ini knpa critany jd serumit ini w(‘A’w) apa yg sungmin critain bkin kepo -_- trus astagadragon itu bneran si donge pnyakitan. Entahlah saia mkin ngarep si eunhyuk sm ji hyo :3 cucok abisan wkekeke. . . .

    Saia akn mnunggu nxt part dg sabar >.<

  20. Apa yg diceritain Sungmin ke Eunhyuk?? Kenapa Sungmin jadi misterius gini??
    Kok aku mencium cinta segitiga yah disini? Eeh,sok tau..hihi..
    Feelingku Donghae ga meninggal deh,,tuukan,soktau lagi…:)
    Dan jongki yg lebay udah kembali..ilopyu kang maroo… #loh?!
    Aah..donghaenya sweet.. tapi Hyuknya juga sweet,,
    Aargh..msh penasaran ama rahasia sungmin…
    Tolong dilanjutkan Kapten Ji…eh,,Sophie maksud saya…____*

    • apa ya?
      kasih tahu ga ya?kamu pengin banget banget tahu ya?
      pengin banget?
      macaaaa cihhhh
      *author kabur sebelum ditimpuk hape cross*

      cinta segitiga antara siapa? :O
      hmmm kita lihat deh apakah feelingmu benar nantinya tereteterreee

      tunggu aja ya next part

      makasih banyak udah baca dan KOMEN ^^

      • Nich Sophie pengen bgt ditimpuk hp cross? Siap2 yaah..hehe..
        Eh,aku udah liat 2nd trailernya… neomu johaa!!! I like it!!!
        Itu moment pengakuannya donghae sediiih bgt… dpt aja video yg pas,daebak deh kamu.. __*
        Ending songnya lagu siapa sih Sophie? Next trailer,smoga ada Eunhyuknya yaah..
        As always,, Himnae :^)

        • hahahaha jangann dongg
          aduhhh
          kekekke
          iyaaaa… walau ada typo sedikit di video itu dan baru nyadar tadi, tapi aku senang kamu suka videonya kekeke

          itu pas song endingnya lagu Jeff Bernat – Call You Mine

          aku suka bgt ama lagu ituuu

          • Masa’ typo? Biasanya aku tuh paling ngeh looh kalo ada typo..kekkeke… mungkin krn liatnya pagi-pagi buta kali yaa..jadi msh agak-agak kelilipan.. hehehe,,tar aku liat lg scr seksama…🙂
            Aaahh,,kamsa bt lagunya,,tar aku download ah,,, __*
            Next storynya,,Hyuknya lbh cool lagi yaah..plus grup hebringciiin,,kyuplusmia

            • iyaaa
              seharusnya when i met her
              tapi aku tulisnya when i first her
              xD
              aku juga ga sadar banget loh
              pas nonton tuh udah sedih aja sama tangisan abang donghae hahaha

              lagunya keren kok
              lagu fav JunK 2pm

  21. cengo! huahhh haeppa ternyata ternyataaa,,, padahal di tengah cerita kepikiran selingkuhannya itu malah joonki #duagh
    mia sama kyuppa kemana thor?mia kyuppa plus jongki kalo disatuin wkwkwkw langsung pindah genre dahhh ahahaha aku suka joongki disekap selama 3 hari ntar bisa aja berubah jadi wolf trus langsung setel lagu exo yang wolf aummm auummm ria deh, selamat jadi alien ke 13 ,#plak

    itu chaerin kenapa milih yang cungkring dari pada yang atletis nyaak heumm perlu di periksa ke psikiater nih athornya #duagh

    sebenernya panggilan kapten ji udah ad di part sebelumnya ya? terasa familiar gtoooh, trus umin yang unyu mau ngebunuh? sebener punya dendam apa ke bang kuda ya? huaaah penasaran apalagi si unyuk yang ngebet baget jadi pengen ngebunh juga ampe pake sendok pula yaaa walo pada akhirnya memfitnah diri sendiri ahahaha

    lanjoot yaaa thor ^^

    • waaaahh wahhh wahhh
      ini komenmu panjang amat nak
      xDDD
      gomawo banget yaaa kekekkee

      itu mia sama kyu lagi aku rendem di bak biar pada tenang, habis mereka mmg heboh banget, sekali2 aku pengin ngehukum dua anak alay itu —____—

      iya juga ya, kalo joongki ama dua alay itu *read: mia dan kyu* disatuin, genrenya langsung banting ke comedy… lil bit romance i doubt xD

      kapten ji itu kan… ehm… jihyo kan kapten bola dulu, jadi dia dipanggil kapten ji sama temen2nya
      tapi kalo mau lebih jelasnya, baca aja dari awal dulu noh! kali kamu bakal nemuin kenp eunhyuk bisa manggil jihyo begitu xD

      p.s sebenarnya pas bagian eunhyuk nyari sendok buat bunuh siwon itu, aku juga ngerasa itu adegan ASTAGAH NARSIS BANGET LU EUNHYUK! hahaha

      • ahahah di bales,,, tau ga thor kalo kita komen trus di bales rasanya tuuuhhhh kaya lagi di kelilingin alien ganteng #exo (?)

        eonnn aku kangen komedinya eonnnn, yang he is my brother aku rasa aroma-araoma lawak mulai memudar (?)

        req 3 anak rada rada (mia jonngki kyu) nex part ada.in yaaaaaa akuuu kangen mereka #popo
        kalo haenya mati mending buat aku di jadiin pajangan #plak

        • eeeeh alien ganteng? hahaha
          aku juga kangen komediku
          tapi ini kan lagi part2nya complicated
          kalo misalnya omedi mulu dijamin ini ff ngga selesai2 ampe 5 taun xD

          he is my brother mmg ga ada lawak2nya ituuu
          nanti serius gitu deh *entah bisa apa ngga aku serius, mengingat otak suka melenceng kemana2*

          iya deh ntar ada kyu mia joongki… aku usahain ada mereka
          hahaha mereka favorit banget ya dsini
          xD

          *siapin peti buat hae mati*
          *digetok*

  22. DAEBAK…
    Ternyata…ternyata
    Donghae bukan gay
    Siwon normal…🙂
    Part ini bikin emosi naik turun
    Begitu besar cinta dongjae buat ji hyo bahkan rela bikin ji hyo benci sama dia asal ga liat ji hyo menderita kalo dia ntar mati.. T.T
    Sophie…jangan bikin donghae mati yaa
    Dokter siwon berjuanglah!!!
    Emang singmin sama hyuk apa na ji hyo sich? Kok hyuk manggil ji jyo kapten..

    Btw sophie…emang petualangan sherina tayang gt di korea?

    • wah makasih eka udah mau baca
      iyaaa donghae kan hatinya halus kayak kapas huhuhuhuhu

      aduh… permintaanmu ini bikin aku jadi ikutan galau
      kita liat deh ya next part apa yang terjadi, kayaknya kamu bakal berubah pikiran deh kalo tahu masih banyak rahasia yang belum kebongkar di sini~

      aku ga tau petualangan sherina tayang ato ga disana hahaha

  23. Haaaa!!!!! PART 4 NYA UDH D PUBLISH OH YEAH >.< akhirnya yg gw tunggu2…ada ya ampun mksh bgt!

    oooh jadi..itu alesan donghae ninggalin jihyo T.T ternyata donghae baik bgt ;; dan wkt bagian hae dtg ke anyang itu behhh dia manis bgt pake ngelus kpalanya jihyo. disitu keliatan dia msh cinta..cinta bgt!

    dan siwon jg bukan gay {} Alhamdulillah! pls dokter choi~! selamatkanlah lee donghae :''

    part ini galau sekali T.T lanjut ya~~ part 5 nya dtunggu bgt bgt

    • iyaaaa
      udah publish akhirnyaaa

      setuju! pas bagian donghae ke anyang itu jadi bagian fav ku
      walau akhirnya donghae ke anyang buat jelasin kalo dia mau pergi ke new zealand

      doain aja yaa yang terbaik
      aduhh aku mengecewakan banyak orang ya? jangan nangis yaaa… huhuhu

  24. eon, kenapa part ini galau? T.T
    omaigat eon, aku hampir nangis *cengeng akut*
    ah eonni, aku lbih milih donghae jdi gay drpda dia kdu sakit!!
    Argh!
    Aku emg udh smpet duga donghae ga bneran gay, I mean pkok.ny ada hal lain yg tersembunyi lah, tpi aku ga prnah kepikiran klo dia sakit, kanker pula ..
    Eonni, pliss~ aku cuma berharap happy ending. Terserah deh happy ending yg kya’ apa (tiap org kan pnya definisi brbda soal happy ending), tpi kuharap eonni bkin FF ini happy end ya .. Jangan gantung juga *plakk*
    next part eon , I hope A.S.A.P ^^
    p.s : baru sekarang aku ga pengen ngomen otak bergesernya joongki -_-

    • aduh jangan nangis puk puk puk *siapin tissue
      aduhhh ini benran pada setuju donghae gay dari pada sakit? huaaaahhhh :O
      iya donghae kanker, hiks hiks hiks
      semoga happy ending
      kita doakan happy ending
      aku juga belum tahu mau dibawa kemana ini cerita *dihajar elf*
      semoga nggak gantung juga, amin🙂

      hahhaa aku sengaja masukin part joongki gara2 banyak yang kangen sama nistanya dia xD

  25. jadi selama ini donghae cuma ….
    nyesek jadi cewenya -_- eonnnnn gimana sih caranya bikin ff terus feelnya dapet banget? >.< keren un, alurnya juga pas~
    Donghae sakit? sakit apa? jiwa? *plak
    lanjutttttttt ^^ bener deh aku suka karakter eunhyuk di sini dia gentle banget haha

    • iyaaa donghae cumaaaa
      wah? benarkah? aku udah bakat jadi author romantis dong berarti? *siap2 melepaskan titel author komedi* xD

      dia sakit kanker
      kanker hatiii
      kebanyakan makan hati ayam *ngga gitu -_-
      makasih udah baca yaa

  26. Astagaaa demi apa ternyata donghae sakit >< aku pikir awalnya dia bener2 gay, ternyata…..
    Dan song chaerin kenapa ga mau dijodohin sama dokter siwon sih? Kan siwon ganteng, kaya lagi. Kenapa lo malah milih sungyeol yang ga jelas coba??? *heii, ga ada yg namany sungyeol di FF ini Haha =__=

    trus apa yg dibilang sungmin sama eunhyuk? Dan joongki, kenapa penyakitmu tambah parah =_= dia nonton nice guy demam kang maru, ntar nonton werewolf boy demam kim cheolsu kali yaa .__.

    Overall, ceritamu unexpected. Nice, ditunggu lanjutannya😀

    • hahahaha onnie!!!
      DONGHAE ITU BIASMU! LHA KOK KAMU MALAH NGAYAL DIA YAOI?????!!! *TIMPUK PAKE BATA*

      DAN ITU CHAERIN EMANG BEGO
      KAN UDAH KUBILANG DIA ITU BODOH BANGET
      SIWON KURANG APA COBA, BUKANNYA DITERIMA, MALAH NGEJAR2 SUNGYEOL YANG JADI VISUAL PUN NGGAK! *KABUR

      WAH AKU BELUM MASUKIN WEREWOLF BOY, BESOK DEH AKU MASUKIN KEGILAAN DIA HAHAHAHA

      TENGKYU DAH BACA ONN *GA TAU KENAPA TIBA2 CAPS JEBLOK

  27. Hey, apa yg dikatakan sungmin pd eunhyuk?? 0.0
    Akhirnya donghae ga jadi gay. sia-sia bgt dia lahir ganteng kalo jd gay…
    Tp aku ga pengen jihyo-donghae CLBK. aku maunya jihyo sama eunhyuk.
    Boleh ya soph…

    Btw, song chae rin kok agak2 kayak mia yg suka riweuh ya?? *dibakar*

    P.S : Song jihyo & moon chae won mirip! hahahaha…

    • apa ya? kasih tahu ga ya? pengin banget banget tahu yaaa? u.u

      chae rin kan emang 11 12 sama mia
      lah wong mereka satu kampus gitu,sama2 di sungkyungkwan jadi gilanya sama lahhhh *lirik arum onnie*

      iyaaa emang song jihyo moon chae won miriiiiiiiiiiipppppppppppp itu joongki aja yang ga bisa nerima kenyataan klo noona nya mirip eun gi di nice guy xD

  28. Eunhyuk juga kecantol demam Arya Wiguna (heeeeew??) keseringan ngomong “DemiTuhan”😀 *ditendang rame2*

    hehe…juskid onn -_-v
    onnie, ffmuh selalu DAEBAK!!!
    aku suka banget, tengkiu loh dah dtag-in :* :*

    • ehh arya wiguna? imajinasimu cukup tinggi
      hahahaha
      aku ga sadar itu pas ngetiknya
      kebawa perasaan galau jadi pake demi tuhan
      tapi plis, itu bukan ditujukan buat eyang subur plis hahaha

      makasih udah baca

  29. apaaaaaaaaa? apa ituuuuuu??? *nganga*
    jadi donghae hanya pura2???
    ya ampun aku berburuk sangka pada donghae selama ini
    woaaahhh…
    dan itu… kenapa eunhyuk memanggil jihyo dengan “kapten ji”? apa yang sebenarnya dikatakan sungmin pada eunhyuk?
    apa eunhyuk nggak jadi bunuh siwon?
    aduhhh part ini benar2 bikin deg2an
    wuaaaahhh
    joongki ttp nista -_-

    • iyaaa donghae mmg pura2
      hahaha tarik kembali prasangkamu itu! kekeke
      hmmm sebenarnya kenapa eunhyuk memanggil jihyo seperti itu… dan apa yang dikatakan sungmin… teerrerettt tunggu next part

      aduh kok pada suka kalo siwon jadi beneran terbunuh? -_-

      p.s kenistaan joongki sudah tidak bisa ditolerir

  30. first comment yay!!
    wh akhirnya k bongkar jg rahasia donghae oppa,,
    trnyata dia pura2 doank ngaku gay pdhl cm kedok tuh,,
    makin ke sini critanya makin kompleks aj,,mkin seru!!
    wh kira2 jihyo bkln rela g y d tinggal donghae oppa??atau ad yg lain yg gantiin posisi donghae oppa??pnsrn nih!!ttp stay tune nih nungguin part slanjutnya,sophie eonni ^o^

    • first? chukkae
      akhirnya terbongkar juga ya?
      aduh aku ga tau jihyo rela apa ngga, dan apakah yang akan terjadi selanjutnya pada donghae?
      stay tuneee xD

      maksih udah baca ff ku

Just talking...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s