[FF/ One Shot/ G/1 MOMENT, 1 MINUTE, 1 SECOND]

[FF/ One Shot/ G/1 MOMENT, 1 MINUTE, 1 SECOND]

Author  : Sophie Maya

Title       : 1 Moment, 1 Minute, 1 Second

Cast       : Kim Myung Soo  (L) Infinite, Song Ji Hyo.

Support Cast      : another Infinite member

Genre   : romance

Rated    : G

Type      : –

Summary         : Hari ini hari apa, L? Eum… namamu L kan? Atau M? N? O? P….?

.

.

Disclaimer           : Infinite isnt MINE. But this story is MINE.

Warning               : do you hate the CAST? DONT READ, its simple. And one more, NO BASHING oke? Oh right, one more again I HATE SILENT READERS, so comment this story right? ^^

P.S Baca FF ini sambil dengerin Epik High-One Minute, One Second, sepertinya lebih berasa feelnya.

“Myung Soo.”

L menunjuk dadanya dengan telunjuk. Mengarahkan tangan gadis di depannya untuk meraba kerah kemejanya, turun hingga ke dadanya. L bisa merasakan tangan halus itu menyusuri tubuhnya, membuatnya merasa benar-benar nyaman. Lembut sekali.

“Myung Soo.” Gadis itu tersenyum lebar. Menganggukkan kepalanya cepat. “Namaku, Song Ji…”

“—Hyo. Song Ji Hyo, dari marga ‘Song’.” L membenarkan name tag gadis di depannya. “Song Ji Hyo, Song Ji Hyo, Song Ji Hyo…”

“Ah, bukankah namamu L? Kenapa Myung Soo?” gadis itu memotong ucapan L. Tampak benar-benar bingung.

Tarikan napas berat terdengar dari bibir L, tapi pria itu segera memasang senyum terbaiknya. “Karena kau akan lebih mudah memanggilku seperti itu, Ji Hyo-ah… ah, aku harus pergi sekarang. Kau bisa dirumah sendiri kan? Atau kau ada acara keluar hari ini?”

“Aku mau berjalan-jalan.” Gadis itu, Ji Hyo berseru girang, menggoyang-goyangkan rambut bergelombangnya.

“Ingat, kalau kau lupa jalan…”

“Kalau aku lupa,” Ji Hyo menggaruk pipinya dan alisnya berkedut-kedut bingung.

L menarik napas, “kau harus tanyakan pada pak polisi. Jangan lupa namamu adalah…”

“Namaku… Song…” Ji Hyo menatap name tag yang terpasang di dadanya. Bola mata bulatnya berpendar-pendar gugup, “Ottoke L… bagaimana caraku mengeja huruf ini?” suara Ji Hyo terdengar bergetar, wajahnya mulai memerah dan mungkin saja tangisannya bisa meledak seketika juga, jika L tidak langsung merengkuh tubuh gadis itu dan menenggelamkan dalam pelukan hangatnya.

Lengan kekar L menyelimuti tubuh Ji Hyo. L ingin mengusir segala ketakutan yang tersirat di wajah pucat gadis itu.

I can’t let go
I see you no matter where I look
(My crumbling heart)
I can’t hide
Baby for one minute, one second
I can’t let go
I hear your voice no matter where I go
(My broken heart)
I can’t breathe

Ia benar-benar tidak bisa membiarkan gadis ini, sulit untuk pergi semenit saja darinya, sedetik saja bahkan harus benar-benar butuh pengorbanan. Ia tidak bisa meninggalkan Ji Hyo. Ia tahu ini sulit, tapi bagaimana mungkin ia bisa pergi… jika dimana-mana hanya suara, wajah, dan ketakutan gadis ini yang selalu berputar di kepalanya?

Uljima…. jebal…” L berbisik amat pelan, hingga nyaris tidak terdengar. “Namamu Song Ji Hyo, ingat… Song Ji Hyo, Song Ji Hyo, Song Ji Hyo… Song Ji Hyo…” L menggigit bibir bawahnya yang mulai bergetar, matanya kini terasa panas. Ia menarik napas panjang-panjang. “Coba ulangi.”

“S-song…sssong… ji…hyo…” Ji Hyo mengikuti ucapan L dengan terbata.

“Lantas kau tahu aku siapa?” L mempererat pelukannya.

“Kau…” Ji Hyo menenggelamkan kepalanya pada tubuh L, menghirup aroma pappermint pada tubuh pria yang kini terus mendekapnya penuh kelembutan. “maaf, kau siapa…?”

.

.

.

.

“Hyung, kau terlambat latihan!” Sungjong berseru riang begitu L sampai di ruangan berlapis kaca berpelitur itu. Sungjong menepuk-nepuk bahunya dan mengerling dengan nada menggoda, “aih, aku tahu.. kau tentu tengah bahagia-bahagianya bersama istrimu di rumah sehingga melupakan statusmu sebagai member infinite, iya kan? Hahaha.”

“Ya~! Sungjong-ah, jangan kau goda L melulu, kau ini…” Sunggyu memperingatkan dari pojok ruangan. “Biarkan saja L bersama istrinya itu, ya kan L…?” kali ini Sunggyu ikut-ikut menggodanya, melupakan ucapannya lima detik lalu.

L tertawa kecil. Tidak bisa dipungkiri pipinya memerah. “Yah, aku ini hanya menikah, tapi kalian ributnya sudah seperti pasar yang hanya buka di hari minggu saja.”

“Itu karena kau menikah, makanya kita menggodaimu.” Woo Hyun muncul dari balik pintu sembari menenteng bungkusan plastik berisi air mineral. Pria itu melemparkan salah satu botol pada L. “Minumlah, untuk pengantin baru!”

L meraih botol itu dan membukanya. “Aku ini sudah menikah dua tahun lalu, kenapa kalian masih mengatakan aku ini pengantin baru?” L tertawa lagi.

“Karena kau ini sekarang sudah benar-benar berubah, kau lihat tadi? Kau lihat bagaimana seorang L tertawa? Aku bersumpah selama melihatnya sebagai member infinite, ia tidak pernah tertawa seperti itu kecuali jika disuruh sutradara di drama-dramanya!” Woo Hyun masih terus ingin menggoda L. Mereka memang senang menggodai visual di grup mereka itu, yang entah kenapa memutuskan untuk menikahi kekasihnya dua tahun lalu, padahal jika saja ada netizen tahu mengenai pernikahan ini, L tentu akan didepak dari infinite—atau minimal ikon visual akan jatuh pada Sungyeol yang seratus persen tidak lolos seleksi ketampanan dan lebih cocok jadi pendamping Kang Ho Dong dibanding menjadi penyanyi.

Maka pernikahan L itu, dengan Song Ji Hyo, mati-matian dirahasiakan member infinite, agensi, dan orang-orang yang berkaitan dengan hal ini.

“Apa kau benar-benar bahagia?” celetuk Hoya. Membuat L sontak menatap pria itu lekat.

“Tentu saja!” L berseru cepat. Ada sesuatu yang aneh merasuk ke dalam dadanya, “…tentu saja aku bahagia.”

“Hei, hei, kenapa malah mengobrol. Kita harus latihan, kau tahu.” Sunggyu menghentikan acara curhatan yang mendadak menjadi topik pembicaraan. Pembicaraan ini jelas tidak cocok dengan usia mereka yang tergolong masih muda, terutama buat Sungjong yang tidak mengerti apa-apa. Jadi Sunggyu memutuskan untuk berdiri dan memulai latihan mereka.

Member Infinite lainnya mengikuti langkah sang leader dan segera berbaris sesuai formasi di tengah ruangan latihan.

“Kau mau tidak mengajak kami ke rumahmu nanti? Kami ingin melihat istrimu, sudah lama tidak melihatnya.” Bisik Woo Hyun mengedipkan sebelah mata, entah untuk apa—jelas tidak mungkin untuk merayu L yang notabene seorang pria, bukan wanita.

L menelan ludah berat hati. Ia ingin menolak permintaan itu, tapi bodohnya ia justru menganggukkan kepala menyanggupi.

.

.

.

.

Ketakutan L adalah jika Song Ji Hyo merasa hari demi hari yang dilewatinya semakin sulit. Ketakutan L adalah ketika akhirnya Song Ji Hyo menyerah dengan keadaannya dan hanya bisa tergeletak lemah di atas tempat tidur. Ketakutan L bukanlah ketika Ji Hyo tidak tampak cantik lagi—atau mungkin lebih tepatnya, tidak tahu lagi bagaimana caranya tampil cantik—, tapi L hanya takut ketika Ji Hyo merasa hal remeh itu akan menjauhkan gadis itu dengannya.

You said you were having a bad hair day
You said your eyes were puffy, and fell back asleep

Hari ini ternyata seluruh member Infinite benar-benar berkunjung ke rumahnya. Keenam pria kekanak-kanakkan dan suka bertingkah tidak sesuai umur itu langsung menerjang masuk ke rumah L, bahkan sebelum pria itu sempat mencegahnya. Sungjong dengan kurang ajarnya merebahkan diri di atas sofa. Woo Hyun sudah keburu menyabotase frame-frame foto yang terpajang di sebelah meja telepon untuk diamatinya lekat-lekat plus kerlingan menggoda pada L. Tahu benar L, chessy boy satu itu benar-benar ingin membuatnya salah tingkah dengan tingkahnya yang seperti itu.

“L.. itu Ji Hyo…?”

Suara Hoya menyentakkan L dari pandangannya pada Woo Hyun. L langsung menoleh pada Hoya yang memasang wajah tidak percaya. Merasa terjadi sesuatu yang tidak enak, L mengalihkan pandangannya searah dengan tatapan mata Hoya.

Jantung L seakan berhenti berdetak saat itu juga.

Ia menemukan Ji Hyo, di ruang tengah, dengan rambut berantakan dan baju kusut tengah menuangkan air mineral ke dalam gelas.

Ji Hyo menengadahkan kepalanya dan balas memandang L. Tatapan mereka bertemu.

“Junsu-ah, itukah kau?” Ji Hyo tersenyum tipis.

L merasa tatapan Hoya kini menghujam ke arahnya penuh tanda tanya. Sungjong terbangun dari posisinya. Woohyun, Sunggyu, dan Dongwoo berjalan mendekat dengan tanpa suara,

“Junsu—“

Bruk! Ucapan Ji Hyo terhenti begitu L berlari menabrak tubuhnya, memeluknya erat. Air mata mulai membasahi pipinya, L tahu ini konyol sekali. Seorang pria dingin dan tidak banyak bicara seperti dirinya bisa selemah ini.

Ti-tidak, ia tidak boleh lemah.

Bagaimana jadinya Ji Hyo jika ia saja menyerah seperti ini?

Ia harus tertawa, ia harus bahagia. Agar Ji Hyo juga bisa merasa bahagia…

“Song Ji Hyo, ini aku L…” bisik L pelan, sembari menghapus air matanya sebelum ada satu orang pun yang melihat ia menangis.

Ji Hyo melepaskan pelukan pria di depannya dan memandang sosok itu lamat-lamat. Mata bulat gadis itu berpendar gugup, “ah… mianhaeyo… L… aku… melupakanmu lagi…”

Gwenchana…” L mengusap pelan pipi tirus Ji Hyo. “Hari ini kau mencoba berdandan lagi?” L menghapus eyeliner berantakan di kelopak mata Ji Hyo, lalu tangannya beralih pada lipstik merah tebal yang membuat bibir Ji Hyo tampak seperti badut. Penuh kelembutan L mengusap lipstik itu, setelah yakin wajah Ji Hyo tampak lebih baik, pria itu kemudian membuka jaket tebalnya dan memasangnya di tubuh Ji Hyo.

Sekarang, setidaknya, Ji Hyo amat jauh lebih baik… meski perasaan L benar-benar menjadi buruk.

Sulking, I silently took off my jacket,
Picked up the phone and ordered take out
Closed the curtain, and without knowing how many hours passed

“Song Ji Hyo! Sudah lama kita tidak bertemu! Tiga bulan kah? Ah… sekarang kau jadi berubah sekali!!” tahu-tahu Woo Hyun berjalan mendekat, memecah keheningan dengan tawa lebar dan sikap sok tampannya. “Ya~! Kau tahu, kami rindu sekali ingin bermain-main denganmu, Ji Hyo-ah.. setidaknya kita bisa bercanda dan saling memukul seperti dulu lagi, haha.”

“Aish, Woo Hyun-ah! Jangan kau goda istri orang, sudah berapa kali kuperingatkan!!” hardik Sunggyu geram.

“Hyung, kau ini… aku kan cuma ingin menyapa adik ipar…” Woo Hyun tertawa-tawa.

L ikut tertawa sembari menyikut lengan Ji Hyo yang tampak kebingungan kedatangan tamu seramai itu—dan terutama se-SKSD Woohyun (-_-) “Ini teman-temanku, Ji Hyo. L adalah member Infinite, boy band di Seoul—“

“yang memiliki tujuh member dan cukup terkenal?” sambung Ji Hyo langsung. L mengangguk penuh semangat. Membuat Ji Hyo melonjak kegirangan. “Ah, baiklah… kalian teman-teman L… aku sudah siapkan makanan untuk kalian. Silahkan ke ruang makan sekarang… kalian datang tepat di jam makan malam!” seru Ji Hyo.

Tanpa menunggu aba-aba lebih lanjut, keenam member Infinite langsung berhambur menuju ruang makan. Meninggalkan Ji Hyo dan L yang terbengong-bengong takjub.

“Ji Hyo!!” tahu-tahu Hoya kembali ke hadapan mereka dengan raut bingung. “Kau bilang kau sudah menyiapkan makan malam?”

Ji Hyo mengangguk. “Ya, tentu saja.”

Hoya memiringkan kepalanya, “lantas kenapa hanya nasi putih saja yang ada di meja?”

.

.

.

.

Watching DVD’s
(Just you and me)
The sound of your breath as you leaned against my shoulder
I thought that it was a good thing we didn’t go out

L menyandarkan kepala Ji Hyo di bahu kokohnya dan mengusap pelan kepala gadis itu. Ji Hyo terus menatap tivi tanpa bergerak sedikit pun, hanya beberapa kali terlihat kerutan di dahinya dan ia terus bertanya dengan pertanyaan yang sama, ‘aku tidak tahu kenapa si pemeran utama itu pergi ke sini, ah adegan sebelumnya seperti apa ya, L?’ atau ‘ah bukankah dia Park Ye Jin? Aku pernah bermain drama bersamanya…’ atau ‘L bagaimana cara mem-pause DVD ini? Aku ingin minum dulu.’

“L, katakan padaku apa yang terjadi! Ini aneh! Kau dan Ji Hyo, sama-sama aneh! Ada apa ini??”

 

L memejamkan matanya. Pertanyaan sekaligus bentakan Sunggyu beberapa hari lalu membuatnya kembali terdampar pada kenyataan yang tidak bisa dielakkannya lagi. Bahkan kini member Infinite pun sadar ada yang tidak beres tengah terjadi pada dirinya.

“Kenapa Ji Hyo bisa lupa memasakkan lauk dan hanya menghidangkan nasi putih? Kenapa Ji Hyo tadi bertanya padaku bagaimana cara membuka kulkas? Dia membuatku jantungan saja…”

Bahkan Woo Hyun yang slengekan itu saja menyadari sesuatu yang aneh.

Hyung, aku lihat Ji Hyo Noona berkali-kali memanggil kau ‘Junsu-ah’, bukankah itu mantan pacarnya Ji Hyo Noona? Ada apa ini? kenapa kau tidak marah mendengarnya memanggilmu sembari menatap wajahmu, tapi menyebutkan nama mantan pacarnya?”

Jujur, jika boleh jujur… L benar-benar merasa sesak setiap kali Ji Hyo tidak bisa mengingat satu huruf pun dari namanya. Bahkan ketika namanya tinggal benar-benar satu huruf—L—Ji Hyo tetap tidak bisa mengingatnya. Kenapa harus Junsu? Ya, L tahu alasannya, kenapa harus Junsu…

.

.

Flashback 2 months ago

 

“Kalau lampu lalu lintas menunjukkan warna hijau, itu tandanya apa?”

“Kenapa Dokter menanyakan hal itu padaku?”

“Setelah angka delapan, angka berapa?”

“Kenapa kau terus menanyaiku pertanyaan yang aneh, Dokter?”

“Berapa tanggal lahir suamimu?”

“A-aku agak bermasalah mengingat angka, kau tahu itu…”

“Kalau begitu berapa umur L? Atau umurmu?”

“A-aku…” Ji Hyo tampak gelagapan, gadis itu menggigit jari-jemarinya penuh ketakutan. Dokter di depannya tampak tua dan kurus, ditambah kini menatapnya penuh selidik. Seakan ingin menerkam dirinya dengan mudah. “L, sudah kubilang kan… dokter ini selalu menanyaiku pertanyaan-pertanyaan aneh!” sembur Ji Hyo kesal. Ia menarik-narik lengan baju L yang duduk di sebelahnya dengan raut sama bingungnya, sama tidak mengertinya mengapa dokter ini terus menanyai Ji Hyo pertanyaan-pertanyaan konyol.

“L, kau bisa menyuruh Ji Hyo keluar sebentar? Aku ingin berbicara berdua denganmu.” Kata dokter itu akhirnya.

“Jangan suruh aku keluar, L… aku tidak mau.” Rengek Ji Hyo.

“Kau akan ditemani suster kami, Nyonya Ji Hyo…” hibur sang dokter mengkodekan seorang suster yang sudah stand by di pojok ruangan. Suster itu mengangguk dan membawa Ji Hyo yang sibuk mengoceh bahwa ia ingin terus berada di sisi suaminya—L—bukannya dipisah-pisah seperti ini.

Geli rasanya mendengar celotehan Ji Hyo yang lucu bagi L itu. Pria itu tidak kuasa untuk tersenyum mendengar ucapan Ji Hyo kalau gadis itu tidak apa-apa dan baik-baik saja, dan jangan terlalu mendengarkan perkataan sang dokter ini. Haha, Ji Hyo itu benar-benar cerewet sekali.

“L-nim, anda suami dari Nyonya Ji Hyo?” tanya sang dokter sambil membuka amplop berisi hasil rontgen istrinya beberapa hari lalu.

Sebenarnya L hanya mematuhi perintah mertuanya yang entah mengapa memaksa dirinya untuk memeriksakan Ji Hyo ke rumah sakit. Padahal L merasa tidak ada yang salah dengan gadisnya itu, sungguh.

“Hasil rontgen kemarin…” sang dokter mengambil bolpen dan menunjuk bagian kerangka kepala, “ada protein tidak lazim menggumpal di otaknya…”

L mendengarkan dengan seksama. “Protein?”

Sang dokter mengangguk lemah, “Pertanyaan-pertanyaan saya yang terdengar aneh tadi, sejujurnya untuk mengetes lebih lanjut tentang penyakit yang diderita istri anda. Dan maafkan saya, Tuan L… tapi dari hasil rontgen ini dan pertanyaan yang tidak bisa dijawab tadi… istri anda… mengidap alzheimer…”

Flashback off.

.

.

Alzheimer…

Atau mungkin biasa disebut penyakit lupa. Tapi bukan lupa biasa, melainkan ini lupa secara permanen. Seperti memori dan ingatan yang perlahan hilang dari otak dan tidak akan kembali lagi.

Penderita ini memiliki persenan kesembuhan yang kecil. Dan bahkan penyakit ini acap menimbulkan kematian.

Meski begitu, sebelum kematian yang sesungguhnya datang, sang penderita akan terlebih dahulu mengalami kematian mental.

L benar-benar tidak percaya Ji Hyo yang ia kenal kuat selama ini mengidap penyakit itu. Bahkan L baru menyadari alasan orang tua Ji Hyo memaksakannya pergi ke dokter. Kakek Ji Hyo meninggal karena mengidap penyakit yang sama dengan Ji Hyo. Sebelumnya sempat kehilangan ingatan seluruhnya, bahkan lupa bagaimana caranya bangun dari tempat tidur, lupa cara membuka pintu, lupa cara memakai baju.

L dulu berpikir, sifat pikun gadis itu hanya sifat biasa… tapi ternyata…

“Bagaimana caranya menghentikan air ini, hiks…”

L terbangun dari lamunannya saat melihat Ji Hyo sudah menangis di depannya. Ji Hyo tengah menuangkan air teko ke dalam gelas, tapi air itu sudah tumpah ruah hingga membasahi meja dan karpet, kelebihan muatan.

Buru-buru L berdiri dan mengambil teko itu dari tangan Ji Hyo. Ia berlari ke dapur dan mengambil lap untuk membersihkan air yang berceceran di mana-mana.

“Maafkan aku….” Ji Hyo terisak, “maafkan aku, Junsu-ah….”

L terdiam. Dadanya terasa benar-benar sakit mendengar ucapan Ji Hyo barusan. Ia tahu, itu bukan semata-mata karena Ji Hyo hanya memikirkan mantan pacarnya itu. Tapi karena Ji Hyo bahkan sudah tidak bisa mengingat nama L lagi.

“Tuan L… kuberitahukan padamu, penderita alzheimer perlahan-lahan akan melupakan ingatannya. Hal yang baru-baru ini dialaminya lah yang pertama kali akan ia lupakan. Seperti melupakan teman-temannya atau melupakan mu… bisa saja ingatan yang tertinggal di kepalanya hanya ingatan masa lalunya… itu akan terus terjadi sampai bahkan ia tidak bisa mengingat dirinya sendiri…”

L jatuh terduduk di lantai. Menatap Ji Hyo yang masih terus menangis. L tahu ia pria, tapi ia sekali ini… benar-benar ingin menangis… ingin mengeluarkan air mata.. ingin ikut terisak… melihat gadis yang paling ia cintai, bahkan tidak mengingatnya lagi.

.

.

.

.

“Hari ini hari apa, L? Eum… namamu L kan? Atau M? N? O? P….?”

Ji Hyo melompat-melompat di atas sofa ruang tamu sambil tersenyum lebar. Rambut panjangnya ikut bergerak-gerak tak beraturan dan bahkan sampai menutupi wajahnya.

“Hari ini hari yang biasa… di pagi yang biasa…. dimana kita biasa mengobrol seperti ini, Ji Hyo…” L mengambil satu buah pisang dan membuka kulitnya perlahan. “Siapa namamu? Masih ingat?” tanya L.

“Ji!” seru Ji Hyo keras.

“Song Ji Hyo. Bukan cuma ‘Ji’ saja, namamu itu terdiri dari tiga kata: Song, Ji, Hyo.”

Ji Hyo mengangguk-angguk. Ia tetap melompat-lompat di atas sofanya, sementara L duduk di sebelahnya, tubuh pria itu ikut bergerak akibat lompatan Ji Hyo.

“Kau tidak akan pergi keluar rumah?” tanya Ji Hyo heran.

“Nanti, setelah pisang ini habis kumakan.” L mengunyah pisangnya. Ji Hyo hanya mengangguk dan terus melompat-lompat.

“Kau sudah memakai name tag-mu?” L melirik baju Ji Hyo dan tersenyum puas. Gadis itu memakai name tag yang dibuatnya beberapa hari lalu. Name tag berisi nama dan alamat rumah ini, untuk berjaga-jaga kalau Ji Hyo keluar rumah dan tiba-tiba gadis itu lupa harus pulang ke mana. Setidaknya ia bisa minta diantarkan pak polisi.

“Kau tidak akan pergi keluar rumah?” tanya Ji Hyo heran.

“Nanti, setelah pisang ini habis kumakan.” L mengunyah pisangnya. Ji Hyo hanya mengangguk dan terus melompat-lompat. Lalu beberapa menit kemudian ia kembali berhenti dan menatap L bingung.

“Kau tidak akan pergi keluar rumah?” tanya Ji Hyo heran.

“Nanti, setelah pisang ini habis kumakan.” L mengunyah pisangnya sembari tersenyum. Sengaja benar mengunyah pisangnya selama mungkin, bahkan satu jam pun pisang ini tidak habis ia makan. Setidaknya L tidak perduli dengan keterlambatannya latihan, ia hanya peduli pada hari yang biasa ini—dimana biasanya ia akan terus berada di samping Ji Hyo.

Sesuatu yang biasa, namun cukup berharga bagi L.

Mungkin karena sesuatu yang biasa ini lama-lama akan dilupakan juga oleh orang yang paling ia cintai.

L ingin menikmatinya sebelum semua ini berlalu.

“Kau tidak akan pergi keluar rumah?”

“Nanti, setelah pisang ini habis kumakan…”

.

.

.

.

This is lov to the e
This autobiographical memory twists my heart
Flips me upside down, with never ending tears

.

.

.

.

One Minute, One Second – Epik High.

.

.

.

END

Cerita ini didedikasikan untuk seseorang yang memiliki orang yang dicintai. Berbahagia dan bersyukurlah saat bersama dengannya, karena satu momen biasa sekalipun, akan sangat indah jika dikenang…

HAHAHAHAHAHA INI FF buat elu Arum Onnie~!! yang udah tega2nya bilang Key MELUPAKAN Mia~~~!!! skor kita? 2 sama!! lihatlah betapa aku membuat L menderita xDDD *dikeplak*

aslinya ini ff terpikir gara2 musik nya Epik High dan 1minute, 1second, lirik dan musiknya itu ya ampunnn nggak kuku dehhh. ide cerita soal alzheimer mungkin terdengar kayak drama2 yaa, tapi aku pengin nekanin kalau kita sayang sama orang, kita jangan ngelihat kekurangannya, contohlah L *plak*, padahal aku ngga kenal L, tapi aku suka karakter L yang kubuat disini. begitu mencintai Ji Hyo :DD

111 thoughts on “[FF/ One Shot/ G/1 MOMENT, 1 MINUTE, 1 SECOND]

  1. Suka ama ceritanya eon…
    Kasian banget ya L, eh bukan kasian tp dia super duper duper sabar banget ngerawat ji hyo ampe segitunya banget, ampe nggak mau ngelewatin sedetik pun tanpa ji hyo, jadi terhura nih eon

  2. Ceritax bagus, t pi ceritanya msih gantung, aku bacanya udah stengah dapet hehehe…
    min buat ff yg school life, romance, tp ada yadongnya, tp endingnya sad ending boleh g? Susah bgt cari ff yg endingnya sad ending,tragic ending.. Jd pmeran cewenya mat…. Makasih min

  3. Huweeeeeee…… Author super kece ini berhasil membuatku terhanyut sama ceritanya~ tapi dimana Gary? T^T hehehe, just kidding thor. Aku suka ji hyo siapapun cowoknya >,.< daebak!

  4. Sediiiih…
    /still got me crying/
    Dan ini sisi lain dr Sophie /yg normal/No words but I love /you/ L here so much..
    and thanks for Epik High.. aku pny reference lagu lg yg oke kece.
    And last,, I love the ‘pritilan’ like Junsu as her ex /ini Junsu JYJ kan..
    Oke,very last.. I do so much love this sad beautiful story..
    Love yaa..🙂

  5. hai! salam kenal aku new readers disini.. seneng akhirnya bisa nemuin nemuin blog yg isinya karya karya tulis yg keren^^
    ini cerita nya udh bagus,tapi kok jadi gantung ^^v tapi paling ya kalo d jabarin lagi,paling jadinya readersnya ya jadi nangis bombay but good for a story

  6. Hahaaaaaa…. edan udah lama banget gue ga maen ke sini ^^v Gila ya lu soph idenya gak abis-abis =___=

    Gatau knapa gue sepanjang baca nih cerita malah sibuk bayangin Myung beneran beradegan gitu dan…

    *nyerah*
    *gabisa*
    *image dia di mata gue udah terlalu oon untuk dikasih adegan serius*

    #baiklahsalahfokus

    • AHHHH ONNIEEE *histeris
      akhirnya kau kembali maen kekekeke
      apa kabar onn? selama ini kau hibernasi dimana? *ditendang

      dasar kenapa salah fokus
      haha ini perbaikan image myung onn buahaha

  7. sumpah thorrr ini ff plng romantis yg prnh…aku baca… thor tpi ini ngegntung bgt nanggung… bikin sequel dong… hehehe… misalnya kaya ps jihyonya meninggal gtu… trus L jadi duren dah (duda keren)haaha… tpi sumpah ini NICE FF… aku tunggu sequelnya… heeheeeheee :*

  8. Coba kalo Jihyo sama Gary dipasangin, epep ini gajadi galau tapi pasti ngukuks terus wkwk.
    Tapi ini keren bgt kak. DAEBAK! Sumpah suka scene terakhir, pas Jihyo tanya2 terus dijawab sama L. Kepikiran kayak iklan Konidin yang diulang2*iniapa.-.
    Apalagi si L disini karakternya manis bgt, saking sayangnya begitu sabar. Suka bgt kak😀

  9. SONG JIHYO ITU PILIHAN TEPAT BANGET BUAT CERITA INI SOPHIE!!!! *standing applause*
    Demi apa aku nyelekit banget sama scene terakhirnya… TToTT
    Aku jadi inget drama Korea yang di Indosiar itu (lupa judulnya)😛 Sama Film Korea juga, dua”nya tentang Alzheimer… Aaaaaaahhhh~

    L, kamu cute banget sih dipasangin sama tante” itu. Hahahaha~
    Tapi Song Jihyo memang cocok banget sama peran ini, karena mukanya emang cantik” onenk gitu kan?
    Itulah kenapa aku suka dia banget…

    Ayo bikin lagi yang banyakkkk… >_<

  10. Sopphie. . . Saia kira ini komedi loh ya pas bca nmamu L, kan? Atau M N O P? gak tauny menohok bgni. Yaampun tragis amat si L. Aih, saia blm prnh dngr lgu one minute one second, dwnload entar ah. . .

    Yg bkin ternganga it wkt L jwb pertnyaan ji hyo dg sbar n senyum manis.
    “Kau tidak akan pergi keluar rumah?” tanya Ji Hyo heran.
    “Nanti, setelah pisang ini habis kumakan.” L mengunyah pisangnya. Ji Hyo hanya mengangguk dan terus melompat-lompat.
    Lalu beberapa menit kemudian ia kembali
    berhenti dan menatap L bingung.
    “Kau tidak akan pergi keluar rumah?” tanya
    Ji Hyo heran.
    “Nanti, setelah pisang ini habis kumakan.” L
    mengunyah pisangnya sembari tersenyum.

    Aaaaaah, demi deh di mana nyari org kyak bgtu >.<

    ini bneran seriusan keren (y)

    • iyaaaaaaaaaaaaaa
      aku setuju setuju banget sama komen mu
      seandainya suamiku kelak kayak gitu, aku bersyukur banget ya tuhaannn xD

      lagu itu bagus banget loh
      itu lagu jadul, tapi video klipnya jempolan deh, liriknya juga jempol bangeeeeettttt xD

      makasih udah baca dan KOMEN ^^

  11. Ceritanya sama kayak a momment to remenber, bener gak? Miris banget emg penyakit ini bahkan katanya lama2 si penderita bakalan lupa caranya nafas -_-” god

    • kayaknya iya
      padahal aku bikinnya sbelum nntn film ini
      aku cari2 hal tg penyakit lupa, karena awalnya mau bikin cast nya mia narafa *dia salah satu OC di blog ini dan suka punya penyakit lupa* sebelum akhirnya kuganti peran jadi jihyo

      aku baru tahu kalo ada film yg bhas ttg alzhaimer juga🙂

  12. sedikit mirip ama a moment to remember
    aku ridu sekali dengan tulisanmu yg agak suka ngocok perut itu ka
    pas aku ke blog ketemu ff ini pas baca awal oh pasti alzaimer dan baca ke bawh itu benar alzaimer. tapi bedanya ini sama a moment to remember jihyo masih bisa inget sama L kalo di filmnya….. yah begitu deh pasti bisa nebak sendiri

  13. Errrr… Telat gak sih komen ff yang ini sekarang? Tapi biar dbilang telat saya tetep mau komen sih soalnya ini baguuuus banget… Sumpah!!! Terharu bacanya, & ngebayangin cast Jihyo jadi pengidap alzheimer rasanya cocok banget… Heehe… Sorry Jiyho… Tapi pokoknya ini keren banget deh…

  14. ceritanya aku suka, tapi castnya agak gimanaaaaaaa gitu ya

    L kan masih muda sama Ji Hyo jauh umurnya, trus bener tuh L tipe cowok ‘kulkas’ hahaha berasa aneh dia dapet peran begini

    Ji Hyo sama Donghae aja, biar Donghae yg menderita (lagi)😀 #dipelototinfishy

      • tapi nama L yang cuma satu huruf itu makin memperdalam feel alzheimernya🙂

        foto L nya edit aja biar dia kelihatan agak tua haha😄

        • hahaha memang itu yang ngena banget. aku juga nangis pas bikin itu. bahkan nama L yang cuma satu huruf aja, Jihyo nggak hapal :((( hiks hiks hiks

          eiiii kasian nanti kalo L fotonya diedat edit. ntar tampannya hilanggg

  15. romantis? gk yakin 2h,.. ‘d’tendang’
    iy donk, qt pnggemar running man,..
    runningman is daebak,.🙂
    q suka bnget tampilan blogmu mn smua pngisiny anggota running man,..
    ckckckckckc,…
    syng suami saya gk jd member lgi d’sna,. ‘tunjuk joong ki oppa’
    T_T
    nangis bareng nenek gayung,..
    kwkwkwkw,..
    gk ad sequelny kah? ji hyo die gitu trs L ktmu am aq gitu,..
    hahahaha,.. ‘d’tampol’
    oke lah d’tunggu karya2 lainy,.
    cba qm buat yg lbh angst lgi deh biar q bsa b’kaca2 gitu,.
    fighting,..🙂🙂

    • hihii aku jugaaa
      addict bgt ama running man…
      iya sejak joongki keluar, nggak ada yang cakep lagi di rm *plak(

      eh nggak ada sekuelnya jiahahahahaha
      oke aku belajar buat angst lagi dehh
      semangat~

      makasih ya udah baca

  16. wah, sophie trnyata dirimu bsa jg buar ff angist,..
    kasian L ny,..
    but suka karakter d’sini, sangat2 mencintai ji hyo,..
    ji hyo, kau mulpakan L atw m atw o,..
    ttp ad yg lucu2nya,..
    ckckckc,..
    jihyo , qm gk inget kang gary? monday couple?
    ckckck,.
    wah, jd inget drama thousand kisses, kl gk slh,.
    ttg cew yg kena alzahimer jg,..
    nice ff,..
    d’tunggu karya lainy,..
    fighting,..🙂

  17. sesaaakkk…
    meweeekkk…

    eh, tapi…
    kenapa jihyo cuma inget junsu?
    Wae??
    apa hanya karena ingatan itu yang masih tertinggal di memori nya??

    sumpah, beneran nyesek lah jadi si L!
    teganya sophie maya melakukan ini!!

    Adegan pisang nya sukaaaaa……..
    bisa ga muak gitu si L jawab pertanyaan istrinya.
    So sweett….

  18. Jeng sophie, Ini demi apa aku berasa lagi nonton a moment to remember beneran? Aih, mana lagunya epik high favoritku lagi.

    eungh…apa ya… ini cerita udah sedih polll deh… tp tetep aja giliran anak infinite yg laen pada muncul, aku bawaannya malah pengen ketawa.
    Oh, ini ff buat arum?
    Pantes~~~
    si woohyun-nya chessy abis2an, sungjong dianggep anak di bawah umur dan masih sempat2nya ngebully si yeol. Hahahaha… ampun deh!

  19. hadeuh… L malang sekali nasibmu nak,,
    Author kenapa harus L yg menderita,
    kenapa bukan jidi ???
    FF ini sungguh mengharukan,
    Author Daebak!!!!

  20. benar2..
    Jika kita mencintai seseorang jangan melihat dari apa kekurangannya, tetapi lihat berapa bahagianya saat kita bisa berada disampingnya..
    Pelajaran yang saya ambil itu..

    Hmm.. ceritanya ada hikmahnya.. hehe

  21. Saudara kokom,,,
    anda harus bertanggung jawab karena membuat saya nangisss ;(

    filmnya juga beneran sedihh,, kenapa harus L ciiy,, dia kan tipe cowok kulkas,, kok dapet karakter mellow gitu..

  22. annyeong eonnie~~~~
    kenapa L disini dapet cerita yang menyedihkan??
    kan kasiaan TT.TT
    sebenernya aku mengharapkan endingnya happy. ternyata ._.
    dan err~~ kenapa L dipasangin sama Song Ji Hyo eonn?

    daebak eonn ffnyaa~~
    fighting~~

    • IYAAA KASIAN YA L
      HAHAHA *MALAH KETAWA
      HABIS DI BLOG KU ITU CAST CEWEKNYA SENGAJA AKU DIKITIN:
      LIZZY
      IU
      SONG JIHYO
      MIA NARAFA
      NIKI
      VICTORIA

      ITU LAH YANG BIASANYA AKU JADIIN CAST
      DAN AKU PIKIR DIANTARA SEMUA CE YG BIASA NYA AKU JADIIN CAST, KARAKTER JIHYO LAH YANG PALING COCOK DI CERITA INI
      KAN DIA AGAK2 NGE BLANK GITU ORANGNYA HAHAAA

  23. HAAAA kenapa tiba2 end? kan pengennya happy ending u,u
    aku malah baca ff ini sambil dengerin fix you-coldplay wkwkwkw tetep galau jugaaa bawaannya T.T
    jadi inget A moment to remember, tp ff ini lebih galaw lagi T.T
    Aaaaaa L kenapa kamu setia bangetsss kamu keliatan bngt sayang sama jihyo haaaaaa aku semakin mencintaimu myungsoo >< *mabok*

  24. sopp ayam … gue jugaa suka sama lagu ituu … huuwaaaa ..
    ini apaan sih arum sama elu masih ajah suka saingan2an gaje .. hahahha
    eh castnyaa song jihyo sih? bukannya jihyo ama donghae yaHH??

  25. SAIAH EPS RM JUGA PUNYA LENGKAP FULL HAHAHA😄
    BERHARAP BANGET ADA AUDISI BWT JADI GUEST DI RM MW IKUTAN GW /sarap/
    KALO SAIAH LEBIH PRO KE MONDAY COUPLE u,u

    • iyaaaa!!! sama gue juga berharap paling nggak bisa jadi pengecoh guest nya RM!!! terus dibuka topengnya sama sukjin~~!! hahahaha *sarap

      toss!! kita sama2 gila RM say xD

  26. heung…. ini mengingatkan aku ama A Moment to Remember…
    nonton itu aku banjir airmata..
    dan baca ini…
    L….
    demi apa L kasian banget disini…
    L tabah bin sabar banget disini…
    dan aku lagi-lagi banjir airmata ama cerita beginian.. hiks…
    keren penggambaran adegannya,,
    pas yang makan pisang aku nangis parah *okeh saya tahu ini lebay*

    dan endingnya ;;_;;

    aku juga suka banget lagu epik high yg one minute one second… itulah lagu hihop korea pertama yg aku suka.. mana meaningnya dalem banget lagi…

    nice FF.. hiks
    annyeong…

    • hhuuaaaaaaaaaaaaa tos samaaaa
      aku juga suka lagu mereka yang itu
      ya tuhan tablo keren bgt
      ya ampun itu lirik sederhana tapi jleb banget gitu
      ya tuhan L kok aku siksa yaaa
      ya tuhan ya tuhann… hahahaha

      makasih ya onnie udah baca
      seneng deh

  27. jadi inget film yang di tv itu
    apa ya?
    1000 days promise?
    kok jadi ketularan pikun gini sieh?
    aaaaaaa….!!!! jadi galau jadi pikun (?) gara-gara baca ff ini
    kenapa sieh mesti L?
    suami sahnya ayoemichan aka chaerin kan yeol (di infinite)
    nah kenapa g yeol aja yang lebih ditonjolkan?
    jadi kan balas dendamnya impas (nah loh?) #skyditendang
    aduuuh…sumpah ikutan nyesek saia kalo L diperlakukan seperti itu sama jihyo
    #nangisdidekapankris

  28. dulu bukannya kau pernah bikin ff dengan cerita yang sama???
    MIA AND KEY???
    Begitu bangun pagi, lupa ama suami sendiri. hahahha

    ampe Mia cemburu ama Taemin???
    #baca ff ini jadi inget ama ffmu dulu…
    kekeke

    L??? Aku suka judulnya…
    1 Moment, 1 second….
    kekeke…

    keren soph..
    suerrrr…
    jangan pernah menyia2kan waktu…

    • benerrr sama kan
      aslinya ini emang lanjutan dari ff itu
      tapi berhubung GUE GAK RELA MIA ALZHEIMER GITU LOH SAY…. gue pake jihyo ajaa *ditabok

      hahahaha

      aku juga suka judulnya
      aku sukaaaaa
      aku sukaaa L HAHAHAHA

  29. song jihyo….!!!!!!!

    yg d running man,kan??
    song song yang d frozen flower bukann??

    aye td lg iseng nyari ff song jihyo,kbykn OC yg namany song jihyo

    trnyta eh ternyata..ada jg d blog ni pke song ji hyo bneran!kya kya kya..

    oh my ji! ceritanyaa.. sedih,
    mrip crita apa gtu,tp beda bgt juga. dsni L ny lebh ckep dbndg co d cerita itu,hehe

    dan L udah nikah?? u.u
    wuah..

    setuju ama komen sbelumnya,
    adegan pisang itu kren bgt..

  30. author…yg adegan mkan pisangny itu bkin aq nangs bneran…
    aq jg ska epik high,suka bgt mv2 mrka.

    yg mv one minute,one second itu ada adegan tablo mkan pisang,trus d keluarn lagi,haha itu adegany lucu bgt.. tp km adaptasi d ff kok jd sdih gt yaa…😦

    huee.. L ..nasib mu miris bgt d tgan author..

    • hiks aku nggak nyangka itu adegan bisa bikin banyak orang nangis
      hhuhuu
      aku juga suka epik high!!! mereka itu keren
      tablo itu keren!!!
      setiap aku denger suaranya, ekspresi wajahnya di mv2, sumpah aku mikir ini cowok nggak cakep tapi WOW banget dehhhh

      itu adegan emang lucu, yang tablo itu sumpah aku aja ngekek

      makasih ya udah di baca

  31. soph, lo emang yaa, kalo mau bales gue aja baru bikin FF yang waras+nyesek kaya gini ._____.
    dan kenapa lagi-lagi Song Jihyo? Donghae sama Jihyo, kenapa ini L sama Jihyo juga? Ga ada cast lain apa? Song Chaerin gitu kek sekali-kali? *ehhh😄
    eh eh, ga jadi deh tapi, ceritanya nyesek kaya gini kok, ga mau ah Chaerin kena alzheimer :p
    oke ya, kali ini gue setuju, L di sini baik bangeeeett, pengen banget gue peluk *??*😄
    pengen punya suami kaya dy.
    btw, ini ceritanya mirip sama film yang barusan kemaren diputer di indos*ar, apa yah judulnya? kayanya ada promise2annya gitu, suaminya cewe di sana juga baik banget ya Allahhh, jadi pengen banget punya suami kaya dy TT
    udah ah, jadi bahas tentang suami gini .__.
    nicelahh.. FFmu kali ini bermakna soph :’)

    • OH JELAS ITU ONN
      FF SAD ITU HANYA UNTUK BALAS DENDAM TERHADAP SIAPAPUN YANG TELAH MENYIKSA SAYAAAHHHH, MAU PUN IKON SAYA YANG CANTIK JELITA ITU (READ:MIA)
      hahahahahahahaha

      song jihyo wajahnya punya aura2 sad ending onn
      makanya aku pake dia
      masih kebawa galau di key of heaven lagi

      aslinya kalo diperhatiin, itu jihyo kan mantannya junsu… nah di ff key of heaven kan… donghae menyerahkan jihyo kepada junsu
      so,,,, sedikit nyambung kan? hahahahaha

      film yang mana ya onn? aku malah ga tau ihhh

      okeee
      aku tapi lagi kangen bikin ff gaje ini
      semoga bisa bikin yang lucu2 lagii
      kebanyakan menggalau nih akhir2 ini HAHAHAHA

  32. sepertinya ini ff bner2 bkin L tampak kren…
    tpi ini gantung,
    bneran.
    tuh kan sukany bkin ending gantung..

    tpi ini kren bgt loh,ada maknanyaa,,
    qt kdg lpa sma hal2 biasa smpe hal2 itu trancam pergi dr khdupny

    daebak..

  33. ceritanya sedih bgt thor,y akhrny aq nangs jg bc ff d blog ini.
    huhu

    aq suka sma peran L
    sedih..

    itu jihyo yg d key of heaven bkn?

    mv nyaa..keren thor,tp lbh kren lg ff mu,
    serius
    alzheimer,jrg2 ad ff ngangkt topik ini

    as always,km bkin reader trpana..

    aq suka adegan mkan pisang nya..mengharukan,

    • hihihi kmu juga nangis pas key of heaven kan?? memang ini ff diciptakan utk bikin org nangis *plak*

      iyaaa huuuaaaaaa mv nya emang keren bangettt total kerennnn~!!!!!

      aku juga suka adegan makan pisang ituu

      makasih ya udah di baca

  34. endiingnya kok nggantung??
    sequel dog mbak soph…
    bagus..
    belakang2nya sedih2 gt..
    tapi depan2nya..
    sesuatu banget..
    ni ep ep kayanya bwt ngeledek inpinit gt..
    yg sungyeol mukanya ga lolos bwt jadi visual n lbh cocok berdiri bareng kang ho dong lah, member inpinit tingkahnya ga sesuai umur, woohyun slengekan, SKSD, dll..
    sumpaaahh..
    mw deh punya suami ky L gituuuu…
    ni si jihyo bkin iri ajaaa..
    daebak deh mbak sophie..😄

Just talking...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s